Tim mahasiswa Fakultas Hukum Universitas Islam Indonesia (FH UII) kembali meraih juara dalam kompetisi bergengsi nasional. Kali ini, Tim FH UII yang dinaungi oleh Forum Kajian dan Penulisan Hukum (FKPH) berhasil meraih Juara 1 dan Berkas Terbaik dalam Kompetisi Perancangan Perubahan Undang Undang Dasar Negara Republik Indonesia (UUD NRI) Tahun 1945 atau Constitusional Drafting pada tanggal 8–10 Oktober 2021. Tim ini beranggotakan 5 (lima) orang, yakni Arrival Nur Ilahi, Adibil Putra Anam, Jihan Sekar Putri, Atika Nur Dzakkiyah, dan Muhammad Anugerah Perdana, yang terpilih dari hasil rekruitmen terbuka dan pelatihan yang diadakan oleh FKPH FH UII.

Kompetisi Constitusional Drafting tersebut diselenggarakan oleh Majelis Permusyawaratan Republik Indonesia (MPR RI) dengan mengangkat tema Pokok-pokok Haluan Negara (PPHN). Peserta kompetisi merupakan mahasiswa fakultas hukum dari universitas-universitas di Indonesia, baik negeri maupun swasta. Kompetisi yang mulai diselenggarakan pada bulan Juli 2021 ini, terbagi dalam 2 (dua) tahap, yaitu Tahap Penyisihan Berkas dan Tahap Final. Pada Tahap Final 10 tim terbaik melakukan presentasi terkait ide yang ditawarkan mengenai pembentukan, pelaksanaan serta pengawasan PPHN.

Arrival sebagai Ketua Tim Consdraft FH UII mengatakan bahwa persiapan untuk mengikuti kompetisi ini mencapai waktu tiga bulan. “Dari awal pembentukan tim, kemudian kita mengumpulkan daftar inventaris masalah, hingga masa pemberkasan, kurang lebih memakan waktu sampai tiga bulan,” ungkapnya saat diminta keterangan pada Selasa (12/10).

Arrival menyampaikan bahwa selama masa pemberkasan, Tim FH UII senantiasa dibimbing dan diarahkan oleh Dosen-Dosen FH UII, seperti diantaranya Allan Fatchan Gani Wardhana, S.H., M.H., Prof. Dr. Ni’matul Huda, S.H., M.Hum., Ayunita Nur Rohanawati, S.H., M.H.

Lebih lanjut kemukakan Arrival, kompetisi yang dilaksanakan di tengah pandemi covid-19 ini cukup menjadi kendala Tim FH UII saat masa pemberkasan. Hal ini dikarenakan kurangnya komunikasi antar anggota tim dan wilayah yang berbeda dari masing-masing anggota tim. Hal ini kerap kali menyulitkan koordinasi penulisan. Untuk menghadapi hal ini, Arrival mengambil langkah dengan mengharuskan ada dua orang yang dapat bertemu langsung untuk menggabungkan tulisan dan gagasan dari masing-masing anggota tim.

“Dalam hal ini, saya bersama Anugerah bertemu dalam satu ruangan, untuk melakukan konstruksi terhadap banyak tulisan dari anggota tim lain. Tulisan-tulisan tersebut kita susun ulang, agar antara satu gagasan dan gagasan lainnya saling terkait, sehingga tulisan tersebut dapat menjadi satu fikiran,” ucapnya.

Meraih Juara 1 dan Berkas Terbaik dalam kompetisi bergengsi ini, tidak kemudian membuat anggota tim merasa cepat berpuas. Mereka mengaku motivasi terbesar untuk mengikuti perlombaan ini adalah sebagai bentuk ikhtiar untuk terus belajar dan menjaga tradisi keilmuan di lingkungan FH UII. Selain itu, juga bertujuan untuk dapat terus mengaharumkan nama FKPH dan FH UII. Tidak hanya untuk saat ini, tapi juga ke depannya.

“Kita percaya bahwa kita juara itu bukan karena diri kita sendiri. Melainkan karena banyak peran di dalamnya. Seperti peran dari dosen-dosen kita yang selalu membantu kita di masa pemberkasan. Tanpa bantuan dari para dosen dan teman-teman juga yang selalu mendoakan dan mendukung, kita tidak akan menjadi juara. Inilah yang membuat Tim Consdraft senantiasa semangat untuk mengikuti kompetisi ini,” ungkap Arrival.

Terakhir, Tim Consdraft FH UII menyampaikan bahwa pencapaian ini diharapkan dapat menjadi sebuah motivasi bagi mahasiswa UII agar senantiasa semangat untuk berkarya dan terus ingin memberikan sesuatu untuk FH UII. Ucapan terimakasih juga disampaikan tim atas dukungan FH UII yang telah banyak membantu dalam hal fasilitas, dukungan, dll. “Juara kami juga tidak terlepas dari sumbangsih Kampus UII. Terimakasih untuk FH UII,” tutupnya. (EDN/RS)