Terjun ke dalam dunia usaha merupakan salah pilihan terbaik bagi lulusan UII. Karena itu, berbagai cara ditempuh UII untuk meningkatkan profil lulusan yang terbaik dalam hal kewirausahaan. Salah satunya yaitu dengan mengadakan “Corporate Business and Investor Gathering 2019” yang diselenggarakan oleh Direktorat Pembinaan & Pengembangan Kewirausahaan/Simpul Tumbuh UII bersama dengan Direktorat Pengembangan Karier & Alumni UII. Acara berlangsung pada Jum’at (22/11), di Keraton Ballroom Hotel Marriott, Yogyakarta.

Kegiatan dengan tema “Sinergy and Sharing for Link and Match” ini bertujuan mengembangkan sinergi yang erat antara Universitas Islam Indonesia (UII) dengan para mitra bisnis, investor maupun alumni serta Stakeholder Eksternal.

Karena itu, lebih dari 100 mitra bisnis diundang pada pergelaran tersebut. Beberapa diantaranya seperti Polda DIY, Akademi Angkatan Udara (AAU), Rektor Universitas Jenderal Ahmad Yani, Rektor Universitas Nahdlatul Ulama Sulawesi Tenggara, beberapa perwakilan rumah sakit, tigabelas instansi perbankan, pemerintah kota dan lainnya.
Disampaikan oleh Rektor UII Fathul Wahid, Ph.D dalam sambutan bahwa ada tiga tujuan utama yang ingin dicapai melalui penyelenggaraan kegiatan. Pertama adalah Fathul ingin agar para perusahaan memberikan evaluasi terhadap para lulusan UII yang tengah bekerja di berbagai industri yang merupakan mitra.

“Kami mau pergi jauh maka kami mengajak bapak ibu untuk bergabung bersama kami. Kami ingin bapak/ibu membantu kami mengevaluasi kompetensi lulusan, alumni kami yang kebetulan saat ini bekerja atau berkarya di lembaga yang bapak ibu pimpin.” Terang Fathul.

Yang kedua, kegiatan ini juga dimaksudkan untuk mendapatkan umpan balik terkait dengan kerjasama yang selama ini telah dilaksanakan antara UII dengan beberapa mitra. Dan terakhir Fathul berharap ada beberapa mitra tertarik untuk menjadi investor bagi mahasiswa binaan Inkubasi Bisnis & Inovasi Bersama (IBISMA) terkait bisnis yang tengah dikembangkan.

Bagi Fathul berbisnis atau menjadi pengusaha merupakan pilihan yang sangat baik. Hal ini karena salah satu hadits menerangkan bahwa seorang pengusaha yang jujur dan dapat dipercaya maka nanti ia akan bersama para syuhada.

“Seorang pedagang muslim yang jujur dan amanah (terpercaya) akan (dikumpulkan) bersama para Nabi, orang-orang shiddiq dan orang-orang yang mati syahid pada hari kiamat (nanti).”

“Syaratnya dua yakni jujur dan dapat dipercaya.” Imbuh Fathul.

Startup Mahasiswa UII Presentasikan Bisnis

Di hadapan 150 mitra yang tandang, tiga perwakilan startup binaan IBISMA UII, melakukan presentasi terkait dengan bisnis mereka. Ketiga startup tersebut yaitu The Keraton Care, Portabox, dan Elcreativeon.com.
Dijelaskan oleh Fajarruddin Achmad Muharom bahwa The Keraton Care adalah produk natural kosmetik perawatan kulit. Berawal dari maraknya permasalahan pada wajah perempuan, Fajar melihat ada peluang untuk membuat produk dengan keunggulan khas. Lebih jauh, Fajar menjelaskan beberapa keunggulan produknya yaitu dibuat sendiri, bahan lokal, natural, dan memiliki sertifikasi halal.

“Keunggulan dari produk kami yaitu kami memformulasikannya sendiri, bahannya bahan lokal dan natural, bersertifikasi halal, dan memiliki brand yang strategis.” Jelas Fajar.

Di sisi lain, Portabox juga menawarkan solusi atas permasalahan terkait sukarnya melakukan distribusi vaksin ke Indonesia. Hal ini terjadi karena minimnya distribusi kotak penyimpanan yang memadai. Hal ini mendorong Muhammad Nur Imansyah dengan beberapa karibnya membuat satu inovasi yang mereka namakan Portabox.

“Portabox merupakan terobosan suplai pendingin yang ringkas dan dapat diatur sesuai kebutuhan. Suhunya antara 30 sampai 8 derajat celcius, mudah digunakan dan harga terjangkau, dibandingkan produk pesaing, serta kekuatan daya hingga tiga hari tanpa henti.” Jelas Nur Imansyah.

Sementara itu, startup lainnya yakni elcreativeon.com mengutip data Kementerian Koperasi, Usaha Kecil dan Menengah (Kemenkop) bahwa 59,2 Juta UMKM yang ada saat ini, baru sekitar 3,79 yang terhubung dalam internet. Beranjak dari kerisauan itulah elcreativeon.com lahir di tangan anak muda yang niat membantu.

Dijelaskan oleh CEO elcreativeon.com bahwa permasalahan yang dihadapi UMKM adalah brand yang kurang menarik, packaging, akses, desain dan modal. Karena itu mereka mencoba membuat inovasi yang membantu kesulitan tersebut.

“Elcreativeon.com adalah platform pertama di Yogyakarta yang menyediakan jasa desain, editing, web developer, fotografi, media partner, bisnis partner, digital printing, aplikasi, analisis data, dan learning profesional berbentuk aplikasi yang menghubungkan customer dan partner atau freelance.” Jelasnya.

Di dalam rangkaian kegiatan, IBISMA juga menyelenggarakan prosesi Kelulusan Program Inkubasi Startup binaan IBISMA. Antara lain, ALGIST (Alarm Gas Medis Digital), DENITECH (Packaging Machinery), GUDFRISCH (Susu Biofermentasi Mikroenkapsulasi), The Keraton Care (Masker Bioselulosa Phytofera), LATAL (Lampu Tenaga Air Laut), Bikin.Co (B2B Makers Marketplace), PIJAR Career (Vocational Talent Pool), yang ditandai dengan pemberian plakat secara simbolik oleh Wakil Rektor Bidang Networking dan Kewirausahaan UII Ir. Wiryono Raharjo., M.Arch., Ph.D. (DD/ESP)