Universitas Islam Indonesia (UII) kembali masuk ke dalam jajaran 500 perguruan tinggi terbaik se-Asia dalam pemeringkatan QS Asia University Rankings (AUR) 2020. Terdapat 20 perguruan tinggi Indonesia dari 550 perguruan tinggi Asia yang masuk dalam pemeringkatan QS AUR 2020 ini.

UII bersama sejumlah universitas lain, seperti Universitas Katolik Atma Jaya Jakarta, Universitas Katholik Parahyangan, Universitas Sebelas Maret, Universitas Syiah Kuala, Universitas Telkom, dan Universitas Udayana, menempati peringkat 451-500 di Asia atau peringkat 13 di Indonesia.

Demikian disampaikan Rektor UII Fathul Wahid, S.T., M.Sc., Ph.D. di Kampus Terpadu UII, Jumat (6/12). Ditambahkan, dalam QS AUR 2020 tersebut, UII memiliki dua indikator yang menguatkan penilaian pemeringkatan, yaitu reputasi akademik dan jumlah mahasiswa pertukaran inbound.

UII memandang hasil pemeringkatan QS AUR 2020 tersebut sebagai buah atas perbaikan keberlanjutan yang selama ini diupayakan oleh segenap sivitas akademika. “Pemeringkatan bukanlah tujuan, melainkan efek samping atas upaya peningkatan kualitas di berbagai komponen dalam kinerja perguruan tinggi,” ungkap Fathul.

Pemeringkatan QS AUR 2020 tersebut dirilis pada penyelenggaraan Konferensi QS Asia-Pacific Professional Leaders in Education (APPLE) 2019 di Fukuoka, Jepang (26-28/11), yang dihadiri UII bersama lebih dari 706 delegasi dari 200 perguruan tinggi di kawasan Asia Pasifik.

Dalam kesempatan QS APPLE 2019 tersebut, selain memiliki stan pameran, UII melakukan pertemuan retensi kerja sama dengan universitas mitra yang selama ini telah berkolaborasi aktif, seperti Universiti Malaya (Malaysia), Youngsan University (Korea Selaran), dan Kumamoto University (Jepang).

Selain itu, UII juga melakukan penjajakan kerja sama di bidang pertukaran mahasiswa dan pemagangan riset mahasiswa dengan sejumlah mitra baru seperti Shibaura Institute of Technology (Jepang), Ajman University (Uni Emirat Arab), Universiti Teknologi Brunei (Brunei Darussalam), Thammasat University (Thailand), dan Mapua University (Filipina).

Pada kesempatan yang sama, UII juga melakukan penandatanganan nota kesepahaman di bidang pertukaran dosen dan mahasiswa serta kolaborasi riset dengan asosiasi perguruan tinggi Filipina, The Association of Local Colleges and Universities Commission on Accreditation (ALCUCOA).