• Admisi
  • UII Gateway
  • Email
  • Kontak
  • Bahasa Indonesia
  • English
Universitas Islam Indonesia
  • PENDIDIKAN
    • Program Pendidikan
    • Penerimaan Mahasiswa Baru
    • Merdeka Belajar Kampus Merdeka
    • Informasi Beasiswa
    • Fasilitas Kampus
    • Jelajahi Yogyakarta
  • PENELITIAN
    • Pusat Studi & Laboratorium
    • Riset & Pengajaran
    • Portal Jurnal
    • Konferensi & Seminar
  • PENGABDIAN
    • Pengabdian & Dakwah
    • Lingkungan & Keberlanjutan
    • Simpul Tumbuh
    • Donasi UIIPeduli
  • INTERNASIONAL
    • International Admission
    • Kantor Urusan Internasional
    • Mobilitas Internasional
    • Program Gelar Ganda
    • Erasmus+ CBHE di UII
  • LAYANAN
    • Mahasiswa
    • Alumni
    • Kemitraan
    • Publik & Rekan Media
    • Paten & Hak Cipta
  • PROFIL
  • DAFTAR SEKARANG
  • Click to open the search input field Click to open the search input field Search
  • Menu Menu
You are here: Home1 / Berita Kegiatan2 / Konsep Ulil Albab Mengupas Ekonomi Syariah
Berita Kegiatan

Konsep Ulil Albab Mengupas Ekonomi Syariah

Kemajuan perekonomian dan keuangan syariah di Indonesia ditandai dengan posisi Indonesia yang menduduki peringkat satu pada Islamic Finance Country Index (IFCI) 2019. Takmir Masjid Ulil Albab UII dan Direktorat Pembinaan dan Pengembangan Agama Islam (DPPAI) UII mengadakan kajian tematik pada Selasa (3/12) bertemakan Memprediksi Masa Depan Ekonomi dan Keuangan Islam Indonesia. Kajian yang dibawakan oleh Ust. Dr. Nur Kholis, S.Ag., S.E. Sy., M.Sh., EC ini berlangsung di Masjid Ulil Albab UII.

Dalam kajiannya, Nur Kholis menyampaikan alasan mengapa Indonesia dapat menduduki peringkat pertama pada IFCI. “Di antara faktor pendorong yang paling pokok mengapa Indonesia bisa menempati pertama adalah regulasi yang diikuti oleh peningkatan ekosistem industri perbankan dan keuangan syariah. Indonesia merupakan negara dengan jumlah institusi keuangan syariah terbanyak di dunia dengan regulasi yang sangat memadai, yakni lebih dari 5.000 institusi yang terdiri dari bank syariah, asuransi syariah, modal venture syariah, BPRS, BMT dan pegadaian syariah.”

Ia juga menjelaskan mengenai poin penting dan peran pemerintah dalam perkembangan perekonomian dan keuangan syariah. “Perkembangan penting dalam lima tahun terakhir adalah keseriusan pemerintah memajukan ekonomi syariah. Hal itu direalisasikan dengan penyusunan Masterplan Arsitektur Keuangan Syariah Indonesia (MAKSI) 2019-2024 oleh Bappenas. Selain itu, juga diinisiasi Pembentukan Komite Nasional Keuangan Syariah (KNKS) oleh Kepala Negara, melalui Peraturan Presiden nomor 91 tahun 2016”, katanya.

Dalam MAKSI terungkap empat rencana besar yakni penguatan halal value chain dengan fokus pada sektor yang dinilai potensial dan berdaya saing tinggi, penguatan sektor keuangan syariah dengan rencana induk, kemudian penguatan sektor Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM) sebagai penggerak utama halal value chain dan yang terakhir adalah penguatan di bidang ekonomi digital utamanya perdagangan (e-commerce, market place) dan keuangan (teknologi finansial).

“Sekarang tidak hanya di bidang ekonomi saja yang menjadi sektor dari halal economy tetapi juga merambah kepada beberapa sektor baru seperti makanan, keuangan, pakaian, turisme, rekreasi, farmasi, dan juga kosmetik”, pungkas Nurcholis yang juga dosen Ekonomi Islam UII. (DRD/ESP)

5 Desember 2019
Share this entry
  • Share on Facebook
  • Share on X
  • Share on WhatsApp
  • Share on LinkedIn
  • Share by Mail
https://www.uii.ac.id/wp-content/uploads/2019/12/ekonomi-syariah-UII.jpg 450 616 humas https://www.uii.ac.id/wp-content/uploads/2026/07/Logo-UII-Kuning.png humas2019-12-05 14:23:282019-12-09 14:23:58Konsep Ulil Albab Mengupas Ekonomi Syariah

Berita Terakhir

  • Perkuat Tata Kelola Keuangan dan Usaha Kampus, UII Jalin Kerja Sama dengan Universitas Lancang Kuning
  • Dorong Kepedulian Kesehatan Mental Mahasiswa, UII Gelar Seminar Youth Mental Health
  • UII Bersama Kemendiktisaintek Gelar Workshop Penulisan Proposal Hibah Nasional bagi Dosen Muda dan Vokasi
  • UII Jadi Tuan Rumah Liga Voli Mahasiswa 2026
  • Rapat Kerja UII 2026 Usung Tema Meneguhkan Jati Diri UII di Tengah Disrupsi Global

Gedung GBPH Prabuningrat (Rektorat)
Kampus Terpadu Universitas Islam Indonesia
Jl. Kaliurang km. 14,5 Sleman, Yogyakarta 55584 Indonesia

Telepon: +62 274 898444
Faks: +62 274 898459
Email: info[at]uii.ac.id

Akreditasi Institusi Unggul. Universitas Islam Indonesia telah mendapatkan Akreditasi Institusi Unggul dari Badan Akreditasi Nasional Perguruan Tinggi (BAN-PT) pada tahun 2022.

Gedung GBPH Prabuningrat (Rektorat)
Kampus Terpadu Universitas Islam Indonesia
Jl. Kaliurang km. 14,5 Sleman, Yogyakarta 55584 Indonesia

Telepon: +62 274 898444
Faks: +62 274 898459
Email: info[at]uii.ac.id

Akreditasi Institusi Unggul. Universitas Islam Indonesia telah mendapatkan Akreditasi Institusi Unggul dari Badan Akreditasi Nasional Perguruan Tinggi (BAN-PT) pada tahun 2022.

© Hak Cipta 2026 - Universitas Islam Indonesia - Yayasan Badan Wakaf Universitas Islam Indonesia | Pengelolaan Situs Web | Pernyataan Sangkalan | Tampilan Lama | Konten terakhir dimutakhirkan 10 Oktober 2026
Link to: Penerjemah Jadi Pekerjaan yang Menantang Link to: Penerjemah Jadi Pekerjaan yang Menantang Penerjemah Jadi Pekerjaan yang Menantang Link to: UII Kembali Tempati Peringkat 500 Universitas Terbaik Asia versi QS Link to: UII Kembali Tempati Peringkat 500 Universitas Terbaik Asia versi QS UII Kembali Tempati Peringkat 500 Universitas Terbaik Asia versi QS Scroll to top Scroll to top Scroll to top