Satu lagi kado istimewa yang diterima oleh Universitas Islam Indonesia (UII) di penghujung tahun 2018. UII kembali mendapat penghargaan pada UI GreenMetric World University Rankings 2018. Kali ini, secara nasional, UII menempati urutan ke-8, atau urutan pertama untuk perguruan tinggi swasta (PTS). Peringkat pertama diraih oleh Universitas Indonesia, yang juga sebagai penggagas penghargaan ini.

Pada 2018, UI GreenMetric diikuti oleh 719 PT dari 81 negara. Secara global, UII menempati ranking 106. Urutan pertama diraih oleh Wegeningen University and Research, Belanda, yang dikuti oleh University of Nothingham, Inggris, dan University of California Davis, Amerika Serikat. Pada 2017, UII menempati peringkat 167 dunia.

UI GreenMetric berbeda dengan pemeringkatan lain, karena adalah satu-satunya di dunia yang menilai perguruan tinggi dari sisi kelestarian yang dihubungkan dengan beragam aspek. Termasuk di antaranya adalah manajemen energi, limbah, dan air, serta pendidikan yang sensitif dengan kelestarian lingkungan.

Penghargaan diberikan di Kampus Universitas Indonesia oleh Dr. Muhammad Dimyati, Direktur Jenderal Penguatan Riset dan Pengembangan, yang mewakili Menteri Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi, yang didampingi oleh Dr. Agus Justianto, Kepala Badan Penelitian, Pengembangan, dan Inovasi, Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan. Di acara yang diselenggarakan pada 19 Desember 2018 tersebut UII diwakili oleh Fathul Wahid, S.T., M.Sc., Ph.D, Rektor UII dan Eko Siswoyo, Ph.D., Ketua Jurusan Teknik Lingkungan, yang ikut mengawal pengisian borang.

“Ini adalah penghargaan untuk warga UII. Selamat untuk kita semua. Ke depan, nampaknya kita perlu lebih sensitif dengan isu kelestarian dalam manajemen perguruan tinggi,” ungkap Fathul Wahid, ketika dimintai tanggapannya.