• Admisi
  • UII Gateway
  • Email
  • Kontak
  • Bahasa Indonesia
  • English
Universitas Islam Indonesia
  • PENDIDIKAN
    • Program Pendidikan
    • Penerimaan Mahasiswa Baru
    • Merdeka Belajar Kampus Merdeka
    • Informasi Beasiswa
    • Fasilitas Kampus
    • Jelajahi Yogyakarta
  • PENELITIAN
    • Pusat Studi & Laboratorium
    • Riset & Pengajaran
    • Portal Jurnal
    • Konferensi & Seminar
  • PENGABDIAN
    • Pengabdian & Dakwah
    • Lingkungan & Keberlanjutan
    • Simpul Tumbuh
    • Donasi UIIPeduli
  • INTERNASIONAL
    • International Admission
    • Kantor Urusan Internasional
    • Mobilitas Internasional
    • Program Gelar Ganda
    • Erasmus+ CBHE di UII
  • LAYANAN
    • Mahasiswa
    • Alumni
    • Kemitraan
    • Publik & Rekan Media
    • Paten & Hak Cipta
  • PROFIL
  • DAFTAR SEKARANG
  • Click to open the search input field Click to open the search input field Search
  • Menu Menu
You are here: Home1 / Innovation2 / 20223 / Agustus
humas
Berita Kegiatan, Pilihan

Terjunkan 3.661 Mahasiswa KKN, UII Siap Lebih Dekat Dengan Masyarakat 

Direktorat Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (DPPM) Universitas Islam Indonesia (UII) menggelar pelepasan mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) angkatan 65 tahun akademik 2022/2023 pada Senin (01/08). Acara yang dihelat di Auditorium Prof. K.H. Abdul Kahar Muzakkir dihadiri oleh perwakilan mahasiswa per unit masing-masing.

Dalam sambutannya Prof. Fathul Wahid, ST., M.Sc., Ph.D. berpesan agar mahasiswa bisa mengaplikasikan ilmu yang dimiliki dengan baik. KKN ini merupakan wadah bagi mahasiswa untuk terjun langsung ke masyarakat serta mengaplikasikan ilmu yang dimiliki.

Read more

1 Agustus 2022
https://www.uii.ac.id/wp-content/uploads/2022/08/Terjunkan-3.661-Mahasiswa-KKN-UII-Siap-Lebih-Dekat-Dengan-Masyarakat-2.jpg 458 675 humas https://www.uii.ac.id/wp-content/uploads/2026/07/Logo-UII-Kuning.png humas2022-08-01 15:33:502022-08-01 15:46:27Terjunkan 3.661 Mahasiswa KKN, UII Siap Lebih Dekat Dengan Masyarakat 
humas
Berita Kegiatan

Musyrif dan Musyrifah UII Diajak Kenali Prinsip SMART

Direktorat Pendidikan dan Pembinaan Agama Islam (DPPAI) Universitas Islam Indonesia (UII) mengadakan kegiatan Pembekalan Musyrif dan Musyrifah Tahun Ajaran 2022/2023 di Ruang Audiovisual Perpustakaan Pusat UII pada Sabtu (30/7). Adapun pemateri dan topik kegiatan ini adalah Fajar Fandi Atmaja, Lc., M.S.I. untuk Materi I: matrikulasi PNDI 1, Herman Felani, S.S., M.A. untuk Materi II: Manajemen Kelas dan Ice Breaking, serta pemateri terakhir yaitu Iwan Awaluddin Yusuf, S.IP., M.Si. untuk Materi III: Kesiapan menjadi MC dan moderator.

Read more

1 Agustus 2022
https://www.uii.ac.id/wp-content/uploads/2022/08/Musyrif-dan-Musyrifah-UII-Diajak-Kenali-Prinsip-SMART-2.jpg 450 675 humas https://www.uii.ac.id/wp-content/uploads/2026/07/Logo-UII-Kuning.png humas2022-08-01 15:00:252022-08-09 15:08:02Musyrif dan Musyrifah UII Diajak Kenali Prinsip SMART
985230102
Pojok Rektor

Dakwah Kontekstual

Bagi seorang muslim, dakwah merupakan kerja sepanjang hayat. Potongan hadis yang berarti, “sampaikan dariku meskipun satu ayat”, sering dijadikan basis. Penyampaian ayat ini tampaknya bisa diartikan lebih luas, tidak hanya dalam bentuk ajakan lisan, tetapi termasuk pemberian contoh dalam aktivitas sehari-hari untuk mengedukasi orang lain tentang nilai-nilai baik dan kebenaran.

Seorang muslim yang menampilkan sikap ramah terhadap sesama, dapat bermuatan dakwah. Dampak sikap ramah ini akan sangat luar biasa di konteks ketika islamofobia berkembang pesat.

 

Belajar dari Salah

Mohamed Salah, pemain sepakbola muslim klub Liverpool, Inggris, yang berasal dari Mesir merupakan contoh fenomenal untuk memberikan ilustrasi. Kehadirannya di Merseyside, lokasi klub, telah berandil dalam penurunan kriminalitas sebanyak 18,9%. Cuit anti-Muslim di Twitter yang diunggah oleh pendukung Liverpool pun menurun 50%.

Salah yang menampilkan diri sebagai seorang ayah yang ceria dan pesepakbola yang ramah dan fantastik telah membalikkan kesan negatif terhadap Islam yang dipersepsikan menakutkan. Seorang Salah telah mengakrabkan penggemarnya dengan Islam. Kesimpulan ini didasarkan pada survei terhadap 8.000 penggemar Liverpool yang dilakukan oleh tim dari Stanford University[1].

Inilah yang saya sebut sebagai contoh dakwah kontekstual. Tentu, nomenklatur ini melengkapi pendekatan lain yang sudah ada. Cerita yang terekam hadis ketika Rasulullah melarang sahabatnya menghardik seorang badui yang kencing di dalam masjid di Madinah, memberikan referensi penting. Justru keramahan Rasulullah terhadap orang badui, yang belum paham dengan ajaran Islam, tersebutlah yang telah menyentuh hatinya.

 

Sesuaikan dengan konteks

Berkait dengan isu ini, dakwah kontekstual dapat secara sederhana didefinisikan sebagia ikhtiar mengajak orang lain kepada nilai-nilai baik dan kebenaran yang disesuaikan dengan konteks: lokasi geografis dan kualifikasi personal audiens. Ilustrasi Salah di Liverpool bisa menjadi contoh lokasi geografis dakwah dan pendekatan Rasulullah terhadap orang badui merupakan amsal audiens dakwah.

Ilustrasi lain bisa diberikan. Seorang penceramah di kawasan kumuh, misalnya, akan lebih terasa relevansinya jika mengajak audiens untuk bekerja keras dan menyukuri nikmat yang diterima, dibandingkan misalnya, dengan tema zakal mal. Dakwah kepada mereka yang masih belum akrab dengan ajaran Islam, tentu memerlukan cara khusus, supaya tidak justru menjauh.

Rasulullah diutus dengan peran sekaligus: membawa kabar gembira dan memberi peringatan. Dalam dakwah kita beritibak kepadanya. Tapi di lapangan, kita seringkali justru lebih banyak berfokus kepada yang kedua, sehingga mengesankan surga menjadi sangat elitis. Kabar gembira jarang didendangkan dalam dakwah.

Ayat 125 dari Surat An-Nahal dapat memberikan inspirasi terkait dengan pendekatan dakwah yang bisa didiskusikan dan diadopsi. Terdapat tidak pendekatan di sana: bi al-hikmah, bi al-mauidlati al-hasanah, dan bi al-mujadalah.

Ibarat bepergian bersama menggunakan mobil, hikmah digunakan untuk mengajak orang yang baru berjumpa untuk naik mobil. Kesan pertama haruslah baik supaya orang tergerak.

Setelah orang tersebut naik mobil bolehlah kita mengenal lebih jauh. Di sini pertukaran ide baik mulai terjadi. pendekatan bi al-mauidlati al-hasanah dengan pemberian nasihat,  bimbingan, atau peringatan yang baik, digunakan di sini.

Ketika kedekatan sudah terjalin di dalam mobil, barulah diskusi atau debat dengan logika mungkin berlangsung dengan baik. Inilah strategi mujadalah yang dapat digunakan untuk membangun hubungan yang lebih akrab.

Salah memahami konteks, seperti membalik urutan dakwah, berpotensi menimbulkan masalah. Apa yang terjadi, misalnya, ketika strategi debat langsung digunakan di awal ketika orang belum mengenal ajaran Islam? Alih-alih mendekat, kesan yang muncul pun bisa tidak seperti harapan, apalagi jika debat terjebak pada emosi yang tidak terkendali.

Karenanya, kesan pertama sangatlah penting. Sahabat kita yang non-muslim tidak membaca Al-Qur’an dan Hadis sebagai sumber ajaran Islam. Yang mereka baca adalah perilaku kita. Tentu, akan sulit meyakinkan mereka bahwa ajaran Islam penuh kedamaian jika perilaku kita sebaliknya.

Elaborasi ringkat dari poin-poin pada sambutan pengantar sebuah buku yang ditulis pada 24 Februari 2022.

[1] https://www.weforum.org/agenda/2019/06/how-mo-salah-might-have-reduced-islamophobia-in-liverpool/

1 Agustus 2022
https://www.uii.ac.id/wp-content/uploads/2022/08/m-salah.jpg 1125 2000 985230102 https://www.uii.ac.id/wp-content/uploads/2026/07/Logo-UII-Kuning.png 9852301022022-08-01 07:30:232022-08-01 07:30:23Dakwah Kontekstual
Page 5 of 512345

Berita Terakhir

  • UII Gelar Pelatihan Pengelolaan Konten Berbasis SEO dan AI
  • UII, MUTU International, dan CSU Taiwan Resmi Perluas Kolaborasi Jagad Lestari Center
  • UII Resmi Buka PMB Tahun Ajaran 2027/2028, Gandeng MGBK DIY dan Jawa Tengah
  • UII Sambut Mahasiswa Internasional melalui Program Orientasi Kampus Tahun Akademik 2026/2027
  • Mahasiswa Temasek Polytechnic Ikuti Program Cultural Immersion di UII

Gedung GBPH Prabuningrat (Rektorat)
Kampus Terpadu Universitas Islam Indonesia
Jl. Kaliurang km. 14,5 Sleman, Yogyakarta 55584 Indonesia

Telepon: +62 274 898444
Faks: +62 274 898459
Email: info[at]uii.ac.id

Akreditasi Institusi Unggul. Universitas Islam Indonesia telah mendapatkan Akreditasi Institusi Unggul dari Badan Akreditasi Nasional Perguruan Tinggi (BAN-PT) pada tahun 2022.

© Hak Cipta 2025 - Universitas Islam Indonesia - Yayasan Badan Wakaf Universitas Islam Indonesia | Pengelolaan Situs Web | Pernyataan Sangkalan | Tampilan Lama | Konten terakhir dimutakhirkan 25 Januari 2024
Scroll to top Scroll to top Scroll to top