• Admisi
  • UII Gateway
  • Email
  • Kontak
  • Bahasa Indonesia
  • English
Universitas Islam Indonesia
  • PENDIDIKAN
    • Program Pendidikan
    • Penerimaan Mahasiswa Baru
    • Merdeka Belajar Kampus Merdeka
    • Informasi Beasiswa
    • Fasilitas Kampus
    • Jelajahi Yogyakarta
  • PENELITIAN
    • Pusat Studi & Laboratorium
    • Riset & Pengajaran
    • Portal Jurnal
    • Konferensi & Seminar
  • PENGABDIAN
    • Pengabdian & Dakwah
    • Lingkungan & Keberlanjutan
    • Simpul Tumbuh
    • Donasi UIIPeduli
  • INTERNASIONAL
    • International Admission
    • Kantor Urusan Internasional
    • Mobilitas Internasional
    • Program Gelar Ganda
    • Erasmus+ CBHE di UII
  • LAYANAN
    • Mahasiswa
    • Alumni
    • Kemitraan
    • Publik & Rekan Media
    • Paten & Hak Cipta
  • PROFIL
  • Click to open the search input field Click to open the search input field Search
  • Menu Menu
You are here: Home1 / Berita Kegiatan2 / Eco Powerbank, Menggali Potensi Energi Alternatif Dari Limbah Puntung ...
Berita Kegiatan, Pilihan

Eco Powerbank, Menggali Potensi Energi Alternatif Dari Limbah Puntung Rokok

Menjadi negara dengan jumlah perokok terbanyak di dunia tentu melahirkan berbagai dampak, baik dampak positif maupun dampak negatif. Terlepas dari bahaya rokok bagi kesehatan yang kerap diabaikan para penghisapnya, ternyata limbah rokok masih memiliki potensi manfaat yang dapat digali. Manfaat itu justru muncul dari potensi energi alternatif yang dapat diolah dari limbah puntung rokok. Pemanfaatan limbah puntung rokok ini tentunya akan mengurangi banyaknya puntung rokok yang dibuang begitu saja.

Hal inilah yang kini tengah digagas Yosi Mutiara Pertiwi (Teknik Lingkungan UII/2013) dan timnya yang serius menggarap limbah puntung rokok menjadi Eco Powerbank. Menurut penelitian mereka, limbah puntung rokok yang diolah dengan metode khusus dapat menghasilkan sejumlah energi listrik yang dapat menghidupi peralatan elektronik. Berawal dari ide inilah, mereka kemudian menciptakan alat bernama eco powerbank.

Disampaikan Yosi, untuk membuat satu eco powerbank dibutuhkan sekitar 300-350 puntung rokok, sehingga itu artinya akan ada 300 puntung rokok yang bisa dimanfaatkan daripada dibuang dan menjadi racun bagi bumi.

Sebelum dapat dimanfaatkan, puntung rokok harus melalui proses pirolisis (pembakaran) untuk memisahkan zat yang terkandung di dalamnya. Hasil akhir berupa arang karbon nantinya menjadi sel yang digunakan untuk mengisi powerbank.

“Pada dasarnya, Eco Powerbank bekerja menggunakan konsep pergantian bahan dasar penyimpan energi dengan arang hasil pirolisis filter pada puntung rokok. Di dalam puntung rokok terdapat zat selulosa asetat yang mengandung karbon. Karbon sendiri merupakan penghantar listrik yang paling baik dan mampu menyimpan energi layaknya baterei”, ujar mahasiswi angkatan 2013 itu.

Berbekal peralatan seperti tangki drum, gunting multimeter, powersupply, tang kabel, dan obeng, mereka dengan telaten memisahkan filter puntung rokok, untuk selanjutnya dibersihkan, dan menjalani proses pirolisis.

Setelah berhasil dirakit, eco powerbank karya para mahasiswa UII ini berhasil menghidupkan lampu led selama beberapa waktu. Tim masih harus bekerja keras untuk meningkatkan efisiensi eco powerbank agar lebih tahan lama dipakai menghidupi peralatan elektronik dengan daya yang lebih besar, seperti smartphone.

Tidak Risih Mengumpulkan Puntung Rokok

Mengumpulkan limbah yang sudah tidak diinginkan tentunya menjadi tantangan sendiri bagi Yosi, dkk. Untuk mengumpulkan puntung rokok, ia membuat iklan di berbagai media sosial, mencari di sekitar lingkungan kampus, hingga mengaisnya di bak sampah. “Sering diejek sama temen, tapi saya nggak risih karena niat kita baik untuk mengurangi sampah”, ujarnya.

Menurut Yosi, melimpahnya limbah puntung rokok menjadi masalah karena masa penguraiannya yang cukup lama dan terdapat berbagai zat berbahaya yang dikandungnya. “Daripada berbahaya lebih baik kita manfaatkan”, ungkapnya.

Dengan tekad yang kuat mengurangi bahaya lingkungan akibat puntung rokok, Yosi dan teman-temannya tidak pernah menyerah untuk mewujudkan idenya. Ke depan, mereka juga ingin menjadikan penelitian ini sebagai bagian dari pengabdian yang melibatkan peran masyarakat. (EF)

5 Juni 2017
Share this entry
  • Share on Facebook
  • Share on X
  • Share on WhatsApp
  • Share on LinkedIn
  • Share by Mail
https://www.uii.ac.id/wp-content/uploads/2017/05/aaa_170519_0012-1.jpg 330 498 Direktorat Humas UII https://www.uii.ac.id/wp-content/uploads/2026/07/Logo-UII-Kuning.png Direktorat Humas UII2017-06-05 11:31:322017-06-05 13:20:38Eco Powerbank, Menggali Potensi Energi Alternatif Dari Limbah Puntung Rokok

Berita Terakhir

  • UII Buka PPDS Patologi Klinik, Perkuat Kemitraan dengan Pemkab Sragen
  • UII dan Badilag MA RI Gelar Seminar Nasional, Bahas Arah Baru Penyelesaian Sengketa Ekonomi Syariah di Era Digital
  • UII Lepas Mahasiswa Pengabdian Masyarakat SINERA 2026 ke Kabupaten Buton
  • UII Luncurkan Fakultas Teknik Desain Inovasi, Perkuat Kolaborasi untuk Masa Depan Berkelanjutan
  • FIAI UII Gelar Diskusi Kajian Turats Bahas Implementasi Epistemologi Ulil Albab dalam Ilmu Sosial

Gedung GBPH Prabuningrat (Rektorat)
Kampus Terpadu Universitas Islam Indonesia
Jl. Kaliurang km. 14,5 Sleman, Yogyakarta 55584 Indonesia

Telepon: +62 274 898444
Faks: +62 274 898459
Email: info[at]uii.ac.id

Akreditasi Institusi Unggul. Universitas Islam Indonesia telah mendapatkan Akreditasi Institusi Unggul dari Badan Akreditasi Nasional Perguruan Tinggi (BAN-PT) pada tahun 2022.

© Hak Cipta 2025 - Universitas Islam Indonesia - Yayasan Badan Wakaf Universitas Islam Indonesia | Pengelolaan Situs Web | Pernyataan Sangkalan | Tampilan Lama | Konten terakhir dimutakhirkan 25 Januari 2024
Link to: Safari Ramadan: Menggali Inspirasi dari Tokoh Pendukung Difabel Link to: Safari Ramadan: Menggali Inspirasi dari Tokoh Pendukung Difabel Safari Ramadan: Menggali Inspirasi dari Tokoh Pendukung Difabel Link to: Berbahan Bakar Arang, Alat Gasifikasi Hidupkan Genset dan Kompor Link to: Berbahan Bakar Arang, Alat Gasifikasi Hidupkan Genset dan Kompor Berbahan Bakar Arang, Alat Gasifikasi Hidupkan Genset dan Kompor Scroll to top Scroll to top Scroll to top