• Admisi
  • UII Gateway
  • Email
  • Kontak
  • Bahasa Indonesia
  • English
Universitas Islam Indonesia
  • PENDIDIKAN
    • Program Pendidikan
    • Penerimaan Mahasiswa Baru
    • Merdeka Belajar Kampus Merdeka
    • Informasi Beasiswa
    • Fasilitas Kampus
    • Jelajahi Yogyakarta
  • PENELITIAN
    • Pusat Studi & Laboratorium
    • Riset & Pengajaran
    • Portal Jurnal
    • Konferensi & Seminar
  • PENGABDIAN
    • Pengabdian & Dakwah
    • Lingkungan & Keberlanjutan
    • Simpul Tumbuh
    • Donasi UIIPeduli
  • INTERNASIONAL
    • International Admission
    • Kantor Urusan Internasional
    • Mobilitas Internasional
    • Program Gelar Ganda
    • Erasmus+ CBHE di UII
  • LAYANAN
    • Mahasiswa
    • Alumni
    • Kemitraan
    • Publik & Rekan Media
    • Paten & Hak Cipta
  • PROFIL
  • Click to open the search input field Click to open the search input field Search
  • Menu Menu
You are here: Home1 / Berita Kegiatan2 / UII Mewisuda 735 Lulusan
Berita Kegiatan, Pilihan

UII Mewisuda 735 Lulusan

Rektor Universitas Islam Indonesia (UII), Fathul Wahid, S.T., M.Sc., Ph.D. mewisuda 735 lulusan doktor, magister, sarjana dan diploma, pada upacara wisuda UII periode III TA 2018/2019, di Auditorium Prof. Dr. Abdulkahar Mudzakir, Kampus Terpadu UII, Sabtu (26/1). Terdiri dari 13 ahli madia, 674 sarjana, 47 magister, dan 1 doktor. Sampai saat ini, UII telah meluluskan lebih dari 95.571 alumni.

Indeks Prestasi Kumulatif (IPK) tertinggi pada jenjang magister diraih Toni Hartadi dari Program Studi (Prodi) Magister Akuntansi, lulus dengan IPK 3,92. Sementara pada jenjang sarjana berhasil diraih Nafilatur Rohmah, dari Prodi Ekonomi Islam dengan IPK 3,96. Sedangkan pada jenjang diploma, IPK tertinggi 3,77, diraih Muhammad Indra Septiaji dari Prodi Diploma Tiga Analisis Kimia

Di hadapan wisudawan, Fathul Wahid menegaskan bahwa perkuliahan di perguruan tinggi bukanlah akhir dari sebuah perjalanan studi. Dalam pandangan Islam, belajar adalah misi sepanjang hayat, selama nyawa masih melekat, selama nafas belum tersendat, tidak ada garis finis dalam belajar.

“Meskipun sudah lulus satu tahapan pendidikan, pada program doktor sekalipun, ilmu yang kita dapatkan masih sangat sedikit. Manusia tidak diberi ilmu oleh Allah, melainkan hanya sedikit (QS 17:85), sedangkan ilmu Allah tidak bertepi, tak berbatas,” tuturnya.

Fathul Wahid berpesan untuk terus belajar, yakni dengan lebih sering membaca, piknik, dan diskusi. Membaca adalah ikhtiar membuka jendela dunia. Dengan membaca bisa menyelami beragam pemikiran, memperluas perspektif, memperkaya inspirasi, dan memperjauh horizon.

“Dengan membaca, bisa ‘lompat pagar’ dan memahami orang lain dengan logika dan argumen yang dikembangkannya. Membaca di sini tidak hanya terbatas pada teks, tetapi juga pada fenomena alam dan social,” imbuhnya.

Menurut Fathul Wahid, banyak hikmah yang bisa dipetik ketika rajin melakukan piknik. Piknik juga merupakan upaya ‘membaca’ ayat-ayat kauniyah, tanda-tanda keagungan Allah yang menempel di alam semesta. Sementara diskusi adalah ikhtiar lain dalam belajar. Kemampuan pemahaman dan jangkauan bacaan kita terbatas.

“Diskusi akan memantik banyak hal yang selama ini sudah mapan diyakini. Diskusi juga akan membawa perspektif baru yang mungkin belum diakses sebelumnya. Diskusi akan membangun komunitas pembelajaran,” jelasnya.

Disampaikan Kepala Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi Wilayah V Daerah Istimewa Yogyakarta, Dr. Ir. Bambang Supriyadi, CES., DEA., lulusan perguruan tinggi sampai saat ini belum mendominasi SDM di Indonesia. Dimana keberadaannya masih sekitar 15 persen, selebihnya SDM yang ada merupakan lulusan SD sampai SMA.

Selain itu dalam sambutannya, Bambang Supriyadi berharap lulusan perguruan tinggi berani mendukung kebenaran, dan berprilaku kebenaran. Disampaikan, indeks presepsi korupsi Indonesia masih di angka 37. Ia membandingkan dengan Newzealand, yang indeks presepsi korupsinya sudah cukup baik. Hal ini menurutnya juga didukung oleh kualitas lulusan dari perguruan tinggi.

Sementara disampaikan wakil alumni UII, Iqbal Himawan, S.E., untuk mewujudkan mimpi, dibutuhkan komitmen dan konsistensi. Di sisi lain, konsistensi pada satu bidang bisa membuat kita terjebak dalam rutinitas dan Comfort Zone. “Jangan pernah takut dengan tantangan-tantangan baru, dengan resiko yang juga berbeda-beda. Resiko inilah yang akan membuat kita selalu terpacu dan terhindar dari titik jenuh,” tuturnya.

Iqbal Himawan menambahkan, memasuki era industri 4.0 akan ada peralihan teknologi dari tenaga manusia ke robot, dimana empati yang akan membedakannya. “Saat bekerja dalam sebuah team besar, saat harus menjadi leader dan mengambil keputusan yang menyangkut nasib orang banyak dibutuhkan Empati,” ujar Iqbal Himawan yang merupakan anchor di PT. Media Televisi Indonesia.

29 Januari 2019
Share this entry
  • Share on Facebook
  • Share on X
  • Share on WhatsApp
  • Share on LinkedIn
  • Share by Mail
https://www.uii.ac.id/wp-content/uploads/2019/01/Wisuda-UII-Periode-III-2.jpeg 305 443 humas https://www.uii.ac.id/wp-content/uploads/2026/07/Logo-UII-Kuning.png humas2019-01-29 11:08:282019-04-25 14:07:48UII Mewisuda 735 Lulusan

Berita Terakhir

  • Tingkatkan Kualitas Riset, UII Gelar Workshop Penguatan Tata Kelola Jurnal Ilmiah
  • UII Inisiasi CDC Islamic Universities National Gathering, Bahas Masa Depan Karier Generasi Z
  • UII Dukung Penanganan Kenakalan Remaja di DIY
  • BP Inauguration 2026: Momen Selebrasi dan Transformasi Mahasiswa Bridging Program UII
  • Jawab Kebutuhan Pasien Internasional, CILACS UII dan RS Panti Nugroho Teken MoU Interpreter Bahasa Arab 

Gedung GBPH Prabuningrat (Rektorat)
Kampus Terpadu Universitas Islam Indonesia
Jl. Kaliurang km. 14,5 Sleman, Yogyakarta 55584 Indonesia

Telepon: +62 274 898444
Faks: +62 274 898459
Email: info[at]uii.ac.id

Akreditasi Institusi Unggul. Universitas Islam Indonesia telah mendapatkan Akreditasi Institusi Unggul dari Badan Akreditasi Nasional Perguruan Tinggi (BAN-PT) pada tahun 2022.

© Hak Cipta 2025 - Universitas Islam Indonesia - Yayasan Badan Wakaf Universitas Islam Indonesia | Pengelolaan Situs Web | Pernyataan Sangkalan | Tampilan Lama | Konten terakhir dimutakhirkan 25 Januari 2024
Link to: IPDC UII Siap Bertanding dalam Festival Tari Internasioanal di Catalunya, Spanyol Link to: IPDC UII Siap Bertanding dalam Festival Tari Internasioanal di Catalunya, Spanyol IPDC UII Siap Bertanding dalam Festival Tari Internasioanal di Catalunya, S... Link to: Indahnya Membina Generasi Penghafal Quran Link to: Indahnya Membina Generasi Penghafal Quran Indahnya Membina Generasi Penghafal Quran Scroll to top Scroll to top Scroll to top