• Admisi
  • UII Gateway
  • Email
  • Kontak
  • Bahasa Indonesia
  • English
Universitas Islam Indonesia
  • PENDIDIKAN
    • Program Pendidikan
    • Penerimaan Mahasiswa Baru
    • Merdeka Belajar Kampus Merdeka
    • Informasi Beasiswa
    • Fasilitas Kampus
    • Jelajahi Yogyakarta
  • PENELITIAN
    • Pusat Studi & Laboratorium
    • Riset & Pengajaran
    • Portal Jurnal
    • Konferensi & Seminar
  • PENGABDIAN
    • Pengabdian & Dakwah
    • Lingkungan & Keberlanjutan
    • Simpul Tumbuh
    • Donasi UIIPeduli
  • INTERNASIONAL
    • International Admission
    • Kantor Urusan Internasional
    • Mobilitas Internasional
    • Program Gelar Ganda
    • Erasmus+ CBHE di UII
  • LAYANAN
    • Mahasiswa
    • Alumni
    • Kemitraan
    • Publik & Rekan Media
    • Paten & Hak Cipta
  • PROFIL
  • Click to open the search input field Click to open the search input field Search
  • Menu Menu
You are here: Home1 / Berita Kegiatan2 / Tantangan Kemajuan Teknologi bagi Generasi Milenial
Berita Kegiatan, Pilihan

Tantangan Kemajuan Teknologi bagi Generasi Milenial

Memasuki hari ke-3 bulan Ramadan, kegiatan Safari Iman Ramadan 1440 H (SAFIR 1440 H) yang diselenggarakan oleh Takmir Masjid Ulil Albab menghadirkan pakar Hukum Internasional Prof. Jawahir Thontowi S.H., Ph.D. Pemateri yang juga merupakan Dosen Fakultas Hukum UII menyampaikan materi tentang How Millenials See the World trough Digital Technology.

Jawahir Thontowi menuturkan, karakter milenial yang memiliki keseriusan dalam menggunakan komunikasi, bisa jadi akan menyebabkan tersedotnya waktu oleh komunikasi yang tidak bermanfaat. Selain itu juga dapat memunculkan sifat milenial yang individual, pasalnya segala sesuatu dapat dikerjakan dengan cepat.

“Konten dari disrupsi yang belajar dari internet tergolong cepat, tetapi tidak memiliki keteladanan. Akibat yang ditimbulkan, generasi milenial kurang bertanggung jawab,” paparnya.

Menurut Jawahir Thontowi, perlunya mengkaji Al-Quran dalam penggunaan digital. Seperti dalam Qs Ali-Imran ayat 190 yang menjelaskan tentang ulul albab. Konsep ulul albab ini harus dibawa ke dalam kehidupan.

“Sebagai insan ulul albab yang memiliki kemampuan spiritual, di bawah kepemimpinan insan ulul albab disrupsi tidak akan terjadi. Hal mendasar yang menjadi ciri ulul albab adalah memiliki tanggung jawab,” jelasnya.

Lebih lanjut Jawahir Thontowi menegaskan, sesungguhnya kemampuan komunikasi lintas batas telah Allah ajarkan kepada manusia. Melalui kemampuan Nabi Sulaiman yang dapat berkomunikasi tanpa batas dan bahkan dengan makhluk lainnya.

Qs An-Naml 20 telah menerangkan tentang burung hud-hud. Bisa jadi burung hud-hud saat ini adalah drone melalui pengembangan teknologi. Mengingat kemampuan burung hud-hud yang dapat menyampaikan informasi.

“Jika digambarkan dalam fungsi drone, kemampuan untuk melakukan potret situasi permukaan bumi dan dijadikan sebagai sumber komunikasi saat ini,” ungkap Jawahir Thontowi.

Pada kegiatan SAFIR 1440 H kali ini juga dihadiri Fatma Al-Ghussein, seorang tamu dari Palestina yang merupakan Direktur Eksekutif NCCR (The National Center for Community Rehabilitation). Ia menuturkan konflik berkepanjangan antara Israel dan Palestina telah menyisakan kesedihan mendalam.

Fatma mengaku tergerak untuk membantu para korban yang mengalami disabilitas fisik, pemulihan kesehatan dan meningkatkan mental para korban. Dalam penuturannya, Ia juga menayangkan peristiwa pengeboman di Palestina yang terjadi beberapa hari lalu.

Menurut Jawahir Thontowi, peyerangan oleh Israel terhadap Palestina bagi kaum milenial adalah fenomena yang tidak mengenakkan akibat terjadinya disrupsi. “Hal ini terjadi akibat adanya loncatan ilmu pengetahuan dan teknologi, komunikasi yang tiada batas menembus dimensi,” tuturnya. (NR/RS)

9 Mei 2019
Share this entry
  • Share on Facebook
  • Share on X
  • Share on WhatsApp
  • Share on LinkedIn
  • Share by Mail
https://www.uii.ac.id/wp-content/uploads/2019/05/Tantangan-Kemajuan-Teknologi-bagi-Generasi-Milenial.jpg 325 487 humas https://www.uii.ac.id/wp-content/uploads/2026/07/Logo-UII-Kuning.png humas2019-05-09 14:47:592019-05-16 11:18:11Tantangan Kemajuan Teknologi bagi Generasi Milenial

Berita Terakhir

  • Perkuat Kolaborasi Internasional dan Kebudayaan, Program Studi Farmasi UII Gelar Pembukaan G-PICE 2026
  • Universitas Mohammad Natsir Pelajari Sistem Pendidikan Pondok Pesantren UII melalui Kunjungan Studi Tiru
  • CILACS UII Terima Studi Banding UPT Bahasa Universitas Negeri Padang
  • UII dan Unhan RI Perkuat Sinergi, Bahas Isu Maritim hingga Diplomasi Pertahanan
  • Sumpah Dokter ke-72 FK UII: Cetak 2.688 Alumni, Soroti Tantangan Pasien Berbekal AI hingga Peluang Bisnis Medis

Gedung GBPH Prabuningrat (Rektorat)
Kampus Terpadu Universitas Islam Indonesia
Jl. Kaliurang km. 14,5 Sleman, Yogyakarta 55584 Indonesia

Telepon: +62 274 898444
Faks: +62 274 898459
Email: info[at]uii.ac.id

Akreditasi Institusi Unggul. Universitas Islam Indonesia telah mendapatkan Akreditasi Institusi Unggul dari Badan Akreditasi Nasional Perguruan Tinggi (BAN-PT) pada tahun 2022.

© Hak Cipta 2025 - Universitas Islam Indonesia - Yayasan Badan Wakaf Universitas Islam Indonesia | Pengelolaan Situs Web | Pernyataan Sangkalan | Tampilan Lama | Konten terakhir dimutakhirkan 25 Januari 2024
Link to: Mahasiswa UII Raih Prestasi di Bidang Kaligrafi Link to: Mahasiswa UII Raih Prestasi di Bidang Kaligrafi Mahasiswa UII Raih Prestasi di Bidang Kaligrafi Link to: Memaknai Prinsip Penting Ketaqwaan Link to: Memaknai Prinsip Penting Ketaqwaan Memaknai Prinsip Penting Ketaqwaan Scroll to top Scroll to top Scroll to top