• Admisi
  • UII Gateway
  • Email
  • Kontak
  • Bahasa Indonesia
  • English
Universitas Islam Indonesia
  • PENDIDIKAN
    • Program Pendidikan
    • Penerimaan Mahasiswa Baru
    • Merdeka Belajar Kampus Merdeka
    • Informasi Beasiswa
    • Fasilitas Kampus
    • Jelajahi Yogyakarta
  • PENELITIAN
    • Pusat Studi & Laboratorium
    • Riset & Pengajaran
    • Portal Jurnal
    • Konferensi & Seminar
  • PENGABDIAN
    • Pengabdian & Dakwah
    • Lingkungan & Keberlanjutan
    • Simpul Tumbuh
    • Donasi UIIPeduli
  • INTERNASIONAL
    • International Admission
    • Kantor Urusan Internasional
    • Mobilitas Internasional
    • Program Gelar Ganda
    • Erasmus+ CBHE di UII
  • LAYANAN
    • Mahasiswa
    • Alumni
    • Kemitraan
    • Publik & Rekan Media
    • Paten & Hak Cipta
  • PROFIL
  • Click to open the search input field Click to open the search input field Search
  • Menu Menu
You are here: Home1 / Berita Kegiatan2 / Belajar Mempertahankan Bisnis dari Itaewon Class
Berita Kegiatan

Belajar Mempertahankan Bisnis dari Itaewon Class

Meskipun telah menyiapkan rencana jangka panjang, aktivitas bisnis terkadang berjalan tidak sesuai dengan harapan, atau fluktuatif. Seperti saat ini misalnya, kehadiran pandemi Covid-19 telah menyebabkan beberapa sektor bisnis mulai merosot, bahkan tergantikan dengan bisnis yang lain. Dalam keadaan seperti sekarang, para pelaku bisnis perlu memutar otak untuk melakukan pengembangan strategi bisnis demi mempertahankan bisnisnya.

Terinspirasi dari serial drama korea Itaewon Class, Bincang Asyik Seputar Ekonomi (BAKSO) yang digagas Program Studi Ekonomi Islam UII pekan ini, Sabtu (11/7), menghadirkan Rheyza Virgiawan, Lc., ME, Dosen Ekonomi Islam UII yang juga pelaku bisnis Azeera Make-up sebagai pembicara dalam tema Business Survival Strategy.

Belajar dari karakter utama drama Itaewon Class, Park Seo Ro Yi yang berhasil membangun kedai Danbam bersama teman-temannya meskipun harus bersaing dengan perusahaan kuliner ternama di Korea, Jangga. Melalui perjuangan Seo Ro Yi dalam membangun bisnisnya, Rheyza Virgiawan menyampaikan pentingnya memiliki modal yang tepat, modal yang dimaksud dalam bisnis tidak melulu soal cuan (uang).

“Salah satu faktor keberhasilan Soe Ro Yi dalam membangun bisnisnya adalah modal tepat yang ia miliki, yaitu teman-temannya sebagai partner bisnis. Seo Ro Yi tidak membangun bisnisnya sendirian, ia memiliki banyak bantuan dari partner bisnisnya. Dari mereka lah Soe Ro Yi mampu mendapatkan banyak pendapat untuk terus mengembangkan bisnisnya,” bebernya.

Selain modal, karakter Soe Ro Yi juga menunjukkan betapa pentingnya memiliki dana darurat sebagai investasi bisnis. Setelah kematian ayahnya, Soe Ro Yi mendapatkan uang asuransi yang tidak ia belanjakan secara sembarangan. Ia menyimpannya sebagai dana darurat bisnisnya. Perjalanan bisnis memang tidak bisa ditebak (fluktuatif), oleh karenanya pelaku bisnis perlu menyiapkan dana darurat. Soe Ro Yi dan partner bisnisnya memang bukanlah para ahli bisnis. Mereka semua merupakan orang-orang yang masih pada tataran belajar berbisnis. Meskipun demikian, Soe Ro Yi mengajarkan keberanian dalam mengambil resiko.

Rheyza Virgiawan mengatakan, semakin besar resiko yang diambil, semakin besar pula pengembalian yang akan kita terima. Soe Ro Yi dalam drama tersebut pernah mengambil resiko yang besar dengan membeli tempat di daerah Itaewon-dong, tempat di sana terbilang sangat mahal. Namun pengambilan resiko ini berhasil menaikkan bisnisnya. Hal ini juga difaktori dengan modal yang ia miliki, yaitu partner bisnisnya. Soe Ro Yi memiliki partner bisnis yang solid, sehingga segala resiko dapat dilalui bersama partnernya.

Aktivitas bisnis yang fluktuatif membuat pelaku bisnis perlu menyiapkan seluruh rencana baik jangka pendek maupun jangka panjang. Seperti yang dilakukan Soe Ro Yi setelah keluar dari penjara, Ia telah menyiapkan seluruh rencananya hingga 15 tahun ke depan. Meskipun terkadang Ia bingung bagaimana cara merealisasikan rencana tersebut, namun Rheyza Virgiawan menyampaikan yang terpenting adalah memiliki rencana dahulu.

“Business is all about people”, Rheyza Virgiawan menyampaikan, pentingnya memanusiakan manusia, dalam berbisnis kita perlu membangun hubungan yang baik dengan seluruh stakeholders. Seperti yang dilakukan Soe Ro Yi yang selalu berusaha memperlakukan karyawannya dengan baik, begitu pula dengan pelanggannya. Selain karakter Park Seo Ro Yi, Rheyza Virgiawan juga terinspirasi dari karakter pesaing Seo Ro Yi yaitu, Jang Dae Hee. Dalam salah satu adegan, Dae Hee menyampaikan salah satu kunci suksesnya dengan perusahaan Jangga adalah pada diferensiasi pasar. Perusahaan Jangga memiliki perbedaan yang cukup kental dengan perusahaan kuliner lainnya.

Terakhir, Rheyza Virgiawan menjelaskan perlunya melakukan riset pasar sebelum menjalankan bisnis. Riset pasar perlu dilakukan secara serius, bahkan hingga melihat pesaing bisnis kita. Dengan mengetahui karakter bisnis dari pesaing, kita bisa menentukan titik diferensiasi yang akan diberikan. (VTR/RS)

13 Juli 2020
Share this entry
  • Share on Facebook
  • Share on X
  • Share on WhatsApp
  • Share on LinkedIn
  • Share by Mail
https://www.uii.ac.id/wp-content/uploads/2020/06/FIAI-UII-1.jpg 450 651 humas https://www.uii.ac.id/wp-content/uploads/2026/07/Logo-UII-Kuning.png humas2020-07-13 06:33:142020-07-13 06:33:39Belajar Mempertahankan Bisnis dari Itaewon Class

Berita Terakhir

  • UII dan Pemkab Bantul Perkuat Sinergi, Bahas Pengembangan RS UII hingga Peluang Program Beasiswa
  • UII dan Pemkab Ngawi Eksplorasi Kerja Sama Strategis
  • Tingkatkan Kualitas Riset, UII Gelar Workshop Penguatan Tata Kelola Jurnal Ilmiah
  • UII Inisiasi CDC Islamic Universities National Gathering, Bahas Masa Depan Karier Generasi Z
  • UII Dukung Penanganan Kenakalan Remaja di DIY

Gedung GBPH Prabuningrat (Rektorat)
Kampus Terpadu Universitas Islam Indonesia
Jl. Kaliurang km. 14,5 Sleman, Yogyakarta 55584 Indonesia

Telepon: +62 274 898444
Faks: +62 274 898459
Email: info[at]uii.ac.id

Akreditasi Institusi Unggul. Universitas Islam Indonesia telah mendapatkan Akreditasi Institusi Unggul dari Badan Akreditasi Nasional Perguruan Tinggi (BAN-PT) pada tahun 2022.

© Hak Cipta 2025 - Universitas Islam Indonesia - Yayasan Badan Wakaf Universitas Islam Indonesia | Pengelolaan Situs Web | Pernyataan Sangkalan | Tampilan Lama | Konten terakhir dimutakhirkan 25 Januari 2024
Link to: Ini Yang Perlu Kamu Tahu Sebelum Meluncurkan Produk di Pasar Link to: Ini Yang Perlu Kamu Tahu Sebelum Meluncurkan Produk di Pasar Ini Yang Perlu Kamu Tahu Sebelum Meluncurkan Produk di Pasar Link to: Perang Dagang dan Pandemi Mengguncang Perekonomian Link to: Perang Dagang dan Pandemi Mengguncang Perekonomian Pernyataan Sikap UIIPerang Dagang dan Pandemi Mengguncang Perekonomian Scroll to top Scroll to top Scroll to top