• Admisi
  • UII Gateway
  • Email
  • Kontak
  • Bahasa Indonesia
  • English
Universitas Islam Indonesia
  • PENDIDIKAN
    • Program Pendidikan
    • Penerimaan Mahasiswa Baru
    • Merdeka Belajar Kampus Merdeka
    • Informasi Beasiswa
    • Fasilitas Kampus
    • Jelajahi Yogyakarta
  • PENELITIAN
    • Pusat Studi & Laboratorium
    • Riset & Pengajaran
    • Portal Jurnal
    • Konferensi & Seminar
  • PENGABDIAN
    • Pengabdian & Dakwah
    • Lingkungan & Keberlanjutan
    • Simpul Tumbuh
    • Donasi UIIPeduli
  • INTERNASIONAL
    • International Admission
    • Kantor Urusan Internasional
    • Mobilitas Internasional
    • Program Gelar Ganda
    • Erasmus+ CBHE di UII
  • LAYANAN
    • Mahasiswa
    • Alumni
    • Kemitraan
    • Publik & Rekan Media
    • Paten & Hak Cipta
  • PROFIL
  • Click to open the search input field Click to open the search input field Search
  • Menu Menu
You are here: Home1 / Berita Kegiatan2 / Milad ke-77 Tahun, UII Meluhurkan Peradaban
Berita Kegiatan, Pilihan

Milad ke-77 Tahun, UII Meluhurkan Peradaban

Universitas Islam Indonesia (UII) menggelar Rapat Terbuka Senat UII secara daring pada 28 Zulhijah 1441 atau Selasa (18/8) guna memperingati milad ke-77. Milad kali ini mengambil tema Meluhurkan Peradaban. Peradaban menjadi pilar penting dalam menumbuhkan karakter generasi masa depan yang adaptif untuk menghadapi perubahan tanpa menghilangkan nilai-nilai luhur bangsa.

Rektor UII Prof. Fathul Wahid, Ph.D menyatakan meluhurkan peradaban berperan menjaga jati diri bangsa yang sepatutnya di tengah dinamika global. Demi upaya meluhurkan peradaban tersebut, UII terus berkontribusi menghasilkan generasi penerus masa depan yang berilmu dan berkarakter melalui dunia pendidikan.

“Sebagai pionir pendidikan tinggi Indonesia, UII berperan aktif mencetak generasi yang berilmu amaliah dan beramal ilmiah. Di usianya yang ke-77, UII mengajak segenap sivitas akademika dan bangsa Indonesia untuk memaknai lebih dalam pentingnya merawat peradaban melalui pilar pendidikan,” ungkap Fathul.

Lebih lanjut, ia menekankan pentingnya sikap menghormati masa lalu, mengkritisi masa kini, dan menjemput masa depan dengan suka cita. Masa lalu menjadi bukti kerja keras aktor peradaban dengan meninggalkan jejak yang tidak mungkin diabaikan. Sedang di masa kini menjadi ladang dakwah yang harus terus dievaluasi sebagai pijakan maju ke depan.

“UII dan umat Islam sebagai tengahan atau ummatan washatan, umat terbaik, dan adil yang menjadi saksi aktivitas beragam kelompok lainnya. Optimisme adalah sikap tengahan antara ketakutan (khouf) dan pengharapan (raja’). Apa yang kita ikhtiarkan hari ini dibingkai dengan optimisme menjemput masa depan,” tambahnya.

Ia merangkum ada empat hal yang turut memperkuat akar UII. Keempatnya yakni integrasi ilmu pengetahuan dan agama, keragaman pemikiran Islam, kebangsaan, serta internasionalisasi. Ia juga menjelaskan beragam inisiatif dilakukan untuk menguatkan nilai keislaman oleh seluruh warga UII melalui sinergi horizontal antar unit di lingkungan Rektorat, Fakultas, Jurusan maupun program studi, dan vertikal antarunit.

“Di antaranya adalah pembuatan aplikasi berbasis Android, Al-Qur’an dan Terjemahan UII yang telah diunduh lebih dari 1.000 kali. Ini dibuat sama seperti Al-Qur’an terjemahan dan artinya versi cetak rintisan Prof. Zaini Dahlan yang terbit pada 2002,” sebut Fathul.

Di samping itu, ia juga bersyukur atas peningkatan kualitas prodi melalui akreditasi. Seperti akreditasi internasional dari Royal Society of Chemistry Inggris yang diterima Program Studi S1 Kimia. Empat program studi UII lainnya, antara lain Ilmu Hukum, Psikologi, Ekonomi Pembangunan, dan Teknik Industri sudah mendapatkan sertifikasi internasional dari AUN-QA. Akhir 2019 Program Studi Arsitektur (program sarjana dan pendidikan profesi) juga berhasil mendapatkan akreditasi ulang (re-akreditasi) dari Korea Architectural Accrediting Board (KAAB).

Sementara itu, Ketua Yayasan Badan Wakaf UII, Drs. Suwarsono Muhammad, M.A mengucapkan terima kasih kepada Rektor dan segenap sivitas academika UII. Ia mengapresiasi upaya tak kenal lelah dalam meningkatkan sistem pengajaran di lingkungan kampus. Hal ini menurutnya bagian dari ikhtiar menghasilkan lulusan yang tak hanya berilmu ilmiah namun juga beramal amaliah.

Menguatkan Kesejatian UII

Puncak Milad ke-77 UII ini juga diisi dengan penyampaian pidato ilmiah Dosen Fakultas Psikologi dan Ilmu Sosial Budaya (FPSB) UII, Dr. Sus Budiharto, S.Psi., M.Psi., Psi. Ia Mengangkat materi orasi berjudul “Menguatkan Kesejatian UII”.

Sus Budiharto menyampaikan bahwa pandemik memicu situasi yang sarat dengan TUNA, yakni Turbulence, Uncertainty, Novelty, and Ambiguity. Upaya organisasi menghadapi situasi TUNA secara umum dapat dikategorikan menjadi dua. Yaitu dengan menyesuaikan diri menggunakan konsep organisasi pembelajaran/ learning organization serta menemukan dan menguatkan kesejatian melalui konsep organisasi autentik.

Menurutnya, kesejatian merupakan kata benda yang bermakna keadaan sejati atau autentik. Sedangkan sejati merupakan kata sifat yang bermakna sebenarnya, tidak ada campurannya, berasal dari kata sifat jati yang berarti asli dan murni. Kesejatian berpadanan dengan autentisitas yang berasal dari kata autentik. Autentik juga merupakan kata sifat yang memiliki makna dapat dipercaya, asli, tulen, dan sah.

“Kesejatian atau authenticity dapat dijadikan sebagai alternatif intervensi psikologis untuk meningkatkan kualitas kehidupan manusia, seperti kesejahteraan subjektif, kesejahteraan dalam relasi antar manusia, serta student engagement,” ungkap Sus.

Lebih jauh, hasil kajian dalam dunia organisasi menunjukkan bahwa kesejatian juga memiliki peran positif terhadap kepuasan kerja, keterpikatan kerja, hingga kinerja pegawai. Perilaku kerja yang autentik juga berkorelasi positif dengan emosi yang positif, penemuan makna dalam bekerja, kepuasan kerja, serta sebaliknya, berkorelasi secara negatif dengan emosi-emosi yang negatif dalam bekerja.

Ia pun mengajak hadirin untuk menguatkan serta menggali kesejatian UII sebagai langkah untuk bertahan dan tetap berkembang di tengah situasi pandemik seperti sekarang. (SF/ESP/RS)

18 Agustus 2020
Share this entry
  • Share on Facebook
  • Share on X
  • Share on WhatsApp
  • Share on LinkedIn
  • Share by Mail
https://www.uii.ac.id/wp-content/uploads/2020/05/Kampus-UII-5.jpg 412 598 humas https://www.uii.ac.id/wp-content/uploads/2026/07/Logo-UII-Kuning.png humas2020-08-18 16:08:102020-08-18 16:14:26Milad ke-77 Tahun, UII Meluhurkan Peradaban

Berita Terakhir

  • UII dan Pemkab Bantul Perkuat Sinergi, Bahas Pengembangan RS UII hingga Peluang Program Beasiswa
  • UII dan Pemkab Ngawi Eksplorasi Kerja Sama Strategis
  • Tingkatkan Kualitas Riset, UII Gelar Workshop Penguatan Tata Kelola Jurnal Ilmiah
  • UII Inisiasi CDC Islamic Universities National Gathering, Bahas Masa Depan Karier Generasi Z
  • UII Dukung Penanganan Kenakalan Remaja di DIY

Gedung GBPH Prabuningrat (Rektorat)
Kampus Terpadu Universitas Islam Indonesia
Jl. Kaliurang km. 14,5 Sleman, Yogyakarta 55584 Indonesia

Telepon: +62 274 898444
Faks: +62 274 898459
Email: info[at]uii.ac.id

Akreditasi Institusi Unggul. Universitas Islam Indonesia telah mendapatkan Akreditasi Institusi Unggul dari Badan Akreditasi Nasional Perguruan Tinggi (BAN-PT) pada tahun 2022.

© Hak Cipta 2025 - Universitas Islam Indonesia - Yayasan Badan Wakaf Universitas Islam Indonesia | Pengelolaan Situs Web | Pernyataan Sangkalan | Tampilan Lama | Konten terakhir dimutakhirkan 25 Januari 2024
Link to: Transformasi Besar untuk Bertahan dari Disrupsi Link to: Transformasi Besar untuk Bertahan dari Disrupsi Transformasi Besar untuk Bertahan dari Disrupsi Link to: Rekonstruksi Nilai Budaya di Tengah Globalisasi Link to: Rekonstruksi Nilai Budaya di Tengah Globalisasi Rekonstruksi Nilai Budaya di Tengah Globalisasi Scroll to top Scroll to top Scroll to top