• Admisi
  • UII Gateway
  • Email
  • Kontak
  • Bahasa Indonesia
  • English
Universitas Islam Indonesia
  • PENDIDIKAN
    • Program Pendidikan
    • Penerimaan Mahasiswa Baru
    • Merdeka Belajar Kampus Merdeka
    • Informasi Beasiswa
    • Fasilitas Kampus
    • Jelajahi Yogyakarta
  • PENELITIAN
    • Pusat Studi & Laboratorium
    • Riset & Pengajaran
    • Portal Jurnal
    • Konferensi & Seminar
  • PENGABDIAN
    • Pengabdian & Dakwah
    • Lingkungan & Keberlanjutan
    • Simpul Tumbuh
    • Donasi UIIPeduli
  • INTERNASIONAL
    • International Admission
    • Kantor Urusan Internasional
    • Mobilitas Internasional
    • Program Gelar Ganda
    • Erasmus+ CBHE di UII
  • LAYANAN
    • Mahasiswa
    • Alumni
    • Kemitraan
    • Publik & Rekan Media
    • Paten & Hak Cipta
  • PROFIL
  • Click to open the search input field Click to open the search input field Search
  • Menu Menu
You are here: Home1 / Berita Kegiatan2 / Strategi Wujudkan Kampus Bersemangat Kewirausahaan
Berita Kegiatan

Strategi Wujudkan Kampus Bersemangat Kewirausahaan

Universitas yang ingin membangun semangat wirausaha tidak hanya mengandalkan mahasiswanya saja melainkan juga seluruh civitas akademika. Terdapat strategi pendekatan triangular yang diimplementasikan di Universitas Islam Indonesia untuk menciptakan lingkungan kewirausahan dalam lingkungan universitas. Pendekatan tersebut meliputi graduate entrepreneurship, entrepreneur creation, dan business university collaboration.

Demikian disampaikan Ir. Wiryono Rahardjo, M.Arch., Ph.D, Wakil Rektor UII Bidang Networking dan Kewirausahaan dalam acara Webinar IBISMA Growth Fest yang diselenggarakan belum lama ini di UII. Webinar ini juga menghadirkan narasumber Dr. Ing. Ilham Akbar, Dipl.Ing., M.B.A. yang menjabat sebagai Ketua Dewan Pembina The Habibie Center. Hilirisasi hasil inovasi bisnis serta kolaborasi antara pebisnis dan masyarakat juga menjadi tema penting dalam acara ini.

Ditambahkan Wiryono, universitas perlu menambahkan mata kuliah yang berkaitan dengan kewirausahaan yang dapat diimplementasikan di semua bidang. Salah satu mata kuliah yang perlu diberikan kepada mahasiswa maupun dosen dan tenaga pendidik juga adalah literasi mengenai finansial dan ekonomi.

“Kadang-kadang kita melihat potensi besar namun diabaikan padahal dapat bersinergi di dalamnya. Untuk menguatkannya harus cermat dan teliti dalam menghadapi keadaan dan melihat potensi yang ada” ungkap Wiryono.

Sementara itu, Ilham Habibie menekankan pentingnya kemampuan berinovasi. Inovasi bukan hanya bisa menang di satu kompetisi dengan daya saing lebih kuat. Lebih dari itu, inovasi didorong oleh satu hal yang tidak cocok dan diperlukan pergantian akan banyak hal. Apapun inovasi yang dilakukan pasti membutuhkan tantangan di dalamnya dan banyak dibantu dengan adanya teknologi.

Untuk mencari inovasi yang cocok di masa depan harus memperhatikan hal yang fundamental. Misalnya saat ini banyak sekali ketidakseimbangan dan dampak kepada iklim maupun lingkungan. Ibaratnya apabila ada yang maju pasti ada yang mundur. Kemunduran inilah yang harus diatasi dan diminimalkan.

Hal fundamental tersebut harus diperhatikan terlebih dahulu untuk menciptakan suatu inovasi yang berkelanjutan. Saat pandemi seperti sekarang, perlu dilakukan secara selektif apa yang perlu kita lakukan sekarang dan apa yang dapat ditunggu untuk dieksekusi.

“Sistem ekonomi kapitalisme dapat dijadikan sistem untuk memperbaiki ekosistem masyarakat. Kapitalisme yang diharapkan bukanlah kapitalisme yang hanya menguntungkan pemilik kepentingan saja melainkan kapitalisme yang juga memperhatikan pertumbuhan manusia, sosial, dan lingkungan. Kapitalisme yang baik tidak hanya berkepentingan mengenai uang melainkan juga human capital, social capital untuk hilirisasi terhadap inovasi”, tegas Ilham.

Dengan memperhatikan kaidah tersebut, akan ada eksistensi berkesinambungan pada beberapa puluh tahun kedepan.  Tidak kalah penting adalah kecepatan. Kecepatan dan ketepatan untuk berinovasi sangat menentukan keberhasilan dari inovasi tersebut. Misal saat ini sudah ditemukan tiga vaksin uji coba covid-19, diperlukan prioritas mana dulu yang akan didistribusikan dan dapat menjadi vaksin yang paling ampuh untuk digunakan oleh masyarakat. (HN/ESP)

 

18 November 2020
Share this entry
  • Share on Facebook
  • Share on X
  • Share on WhatsApp
  • Share on LinkedIn
  • Share by Mail
https://www.uii.ac.id/wp-content/uploads/2020/08/tugas-akhir-UII.jpg 450 675 humas https://www.uii.ac.id/wp-content/uploads/2026/07/Logo-UII-Kuning.png humas2020-11-18 20:00:202020-11-19 07:37:54Strategi Wujudkan Kampus Bersemangat Kewirausahaan

Berita Terakhir

  • UII dan Pemkab Ngawi Eksplorasi Kerja Sama Strategis
  • Tingkatkan Kualitas Riset, UII Gelar Workshop Penguatan Tata Kelola Jurnal Ilmiah
  • UII Inisiasi CDC Islamic Universities National Gathering, Bahas Masa Depan Karier Generasi Z
  • UII Dukung Penanganan Kenakalan Remaja di DIY
  • BP Inauguration 2026: Momen Selebrasi dan Transformasi Mahasiswa Bridging Program UII

Gedung GBPH Prabuningrat (Rektorat)
Kampus Terpadu Universitas Islam Indonesia
Jl. Kaliurang km. 14,5 Sleman, Yogyakarta 55584 Indonesia

Telepon: +62 274 898444
Faks: +62 274 898459
Email: info[at]uii.ac.id

Akreditasi Institusi Unggul. Universitas Islam Indonesia telah mendapatkan Akreditasi Institusi Unggul dari Badan Akreditasi Nasional Perguruan Tinggi (BAN-PT) pada tahun 2022.

© Hak Cipta 2025 - Universitas Islam Indonesia - Yayasan Badan Wakaf Universitas Islam Indonesia | Pengelolaan Situs Web | Pernyataan Sangkalan | Tampilan Lama | Konten terakhir dimutakhirkan 25 Januari 2024
Link to: Larangan Riba di Dalam Alqur’an Link to: Larangan Riba di Dalam Alqur’an Larangan Riba di Dalam Alqur’an Link to: UII Kembangkan Bahan Alam Menjadi Nanopartikel Link to: UII Kembangkan Bahan Alam Menjadi Nanopartikel UII Kembangkan Bahan Alam Menjadi Nanopartikel Scroll to top Scroll to top Scroll to top