• Admisi
  • UII Gateway
  • Email
  • Kontak
  • Bahasa Indonesia
  • English
Universitas Islam Indonesia
  • PENDIDIKAN
    • Program Pendidikan
    • Penerimaan Mahasiswa Baru
    • Merdeka Belajar Kampus Merdeka
    • Informasi Beasiswa
    • Fasilitas Kampus
    • Jelajahi Yogyakarta
  • PENELITIAN
    • Pusat Studi & Laboratorium
    • Riset & Pengajaran
    • Portal Jurnal
    • Konferensi & Seminar
  • PENGABDIAN
    • Pengabdian & Dakwah
    • Lingkungan & Keberlanjutan
    • Simpul Tumbuh
    • Donasi UIIPeduli
  • INTERNASIONAL
    • International Admission
    • Kantor Urusan Internasional
    • Mobilitas Internasional
    • Program Gelar Ganda
    • Erasmus+ CBHE di UII
  • LAYANAN
    • Mahasiswa
    • Alumni
    • Kemitraan
    • Publik & Rekan Media
    • Paten & Hak Cipta
  • PROFIL
  • Click to open the search input field Click to open the search input field Search
  • Menu Menu
You are here: Home1 / Berita Kegiatan2 / Kuliah di UII dengan Beasiswa
Berita Kegiatan, Pilihan

Kuliah di UII dengan Beasiswa

Sukses Berkarir Sesuai Syariat Islam

Setiap tahun Universitas Islam Indonesia (UII) memberi kesempatan mahasiswanya untuk mendapatkan beasiswa. Beasiswa yang didapatkan beragam tergantung program yang diikuti. Mulai dari potongan SPP, hingga kuliah gratis sampai lulus dan uang saku ratusan ribu per bulan. Hal ini pun menjawab image yang kerap terdengar jika kuliah di UII mahal. Banyak mahasiswa yang sudah membuktikan jika bisa kuliah di kampus akreditasi A tanpa uang sepeserpun alias gratis. Caranya bagaimana? Tentunya dengan prestasi. Mulai dari IPK tertinggi di Program Studi/Fakultas, hafal Alquran, atlet seni, unggulan, pesantren UII, dan masih banyak lainnya baik dari internal yayasan juga eksternal.

UII banyak membuka kesempatan bagi mahasiswanya. Beasiswa yang terbaru adalah Beasiswa Akademik Tertinggi yang diperuntukkan bagi mahasiswa IPK tertinggi di setiap program studi/jurusan. Saat ini, terhitung ada 28 mahasiswa dari 8 fakultas yang menerima beasiswa tersebut. Seperti tahun-tahun sebelumnya para mahasiswa akan mendapatkan apresiasi berupa SPP tetap selama dua semester, menyesuaikan program studi atau jurusannya. Penilaian beasiswa dilakukan secara ketat dari beberapa aspek yang ditentukan yakni IPK, SKS yang ditempuh, status penerimaan beasiswa, dan kondisi ekonomi keluarga.

“Jaga terus performa akademik anda. Anda punya peluang untuk mengulangi kesempatan yang sama. Karena pendidikan merupakan key performance index yang penting,” pesan Hazhira Qudsyi, S.Psi., M.A. selaku Kepala Divisi Pembinaan Kepribadian & Kesejahteraan Direktorat Pembinaan Kemahasiswaan UII.

Raisa Kamila Putri mahasiswa Fakultas Kedokteran (FK) angkatan 2019 peraih IPK tertinggi 4.0 mengungkapkan rasa syukurnya atas capaian yang diraih. Selama belajar di FK ia mengaku selalu menikmati proses. Mulai dari memuliakan waktu, ilmu, dan guru. Lalu minta ridho Allah, orangtua, dan guru. “Mungkin itu yang membuat saya bisa seperti sekarang. Untuk teman-teman yang juga sedang berjuang semangat terus. Semua orang itu berproses dan punya porsi masing-masing. Saya juga pernah mengikuti remediasi kok. Tetep semangat, jangan jadikan kegagalan bahan insecure, tapi jadikanlah bahan bersyukur untuk terus maju,” ungkapnya.

UII memiliki visi rahmatan lil alamin, rahmat pada seluruh alam. Pengadaan beasiswa tidak hanya mengandalkan sumber dana dari internal. Namun, UII berusaha sebaik mungkin mencari jaring kerjasama dengan pihak-pihak eksternal seperti dengan Kemendikbud, Bank BPD DIY Syariah, Cendekia Baznas, Yayasan Toyota dan Astra, Bank BNI Syariah, dan banyak lainnya. Hal tersebut diharapkan dapat terus memperluas kesempatan mahasiswa untuk dapat mengakses pendidikan. Meskipun diakui tantangan luar biasa untuk mencari dana dari eksternal.

Disampaikan Hazhira Qudsyi, hal tersebut juga untuk mensiasati para calon pendaftar UII yang merasa takut karena keterbatasan ekonomi. “InsyaAllah ada banyak peluang yang bisa dimanfaatkan oleh calon pendaftar UII. Enggak usah takut dulu. Kalo kita punya prestasi yang baik insyaAllah akan jadi jalan, prestasi apapun. Sejak 2020 ada apresiasi untuk atlet seni. Kami ingin mengapresiasi atlet untuk bisa masuk UII dengan beasiswa. Kalo ada keterbatasan ekonomi bisa masuk lewat duafa. Tantangan jelas ada 50:50. Peluang itu ada asal mau ikhtiar berusaha,” pesannya.

Hazhira Qudsyi menambahkan, untuk mencari info mahasiswa bisa dilihat di website kemahasiswaan atau media sosial Instagram @kemahasiswaanuii. Disana akan di posting banyak informasi untuk beasiswa yang sedang dibuka berikut syarat-syaratnya. Terhitung setiap tahun UII menggelontorkan puluhan milyar sebagai dana beasiswa. “Semua orang punya kesempatan yang sama. Tetap semangat, ikhtiar, dan berdoa,” tutupnya. (UAH/RS)

8 Februari 2021
Share this entry
  • Share on Facebook
  • Share on X
  • Share on WhatsApp
  • Share on LinkedIn
  • Share by Mail
https://www.uii.ac.id/wp-content/uploads/2020/03/Perpustakaan-UII.jpg 450 675 humas https://www.uii.ac.id/wp-content/uploads/2026/07/Logo-UII-Kuning.png humas2021-02-08 12:08:032021-02-09 17:39:26Kuliah di UII dengan Beasiswa

Berita Terakhir

  • Perkuat Kolaborasi Internasional dan Kebudayaan, Program Studi Farmasi UII Gelar Pembukaan G-PICE 2026
  • Universitas Mohammad Natsir Pelajari Sistem Pendidikan Pondok Pesantren UII melalui Kunjungan Studi Tiru
  • CILACS UII Terima Studi Banding UPT Bahasa Universitas Negeri Padang
  • UII dan Unhan RI Perkuat Sinergi, Bahas Isu Maritim hingga Diplomasi Pertahanan
  • Sumpah Dokter ke-72 FK UII: Cetak 2.688 Alumni, Soroti Tantangan Pasien Berbekal AI hingga Peluang Bisnis Medis

Gedung GBPH Prabuningrat (Rektorat)
Kampus Terpadu Universitas Islam Indonesia
Jl. Kaliurang km. 14,5 Sleman, Yogyakarta 55584 Indonesia

Telepon: +62 274 898444
Faks: +62 274 898459
Email: info[at]uii.ac.id

Akreditasi Institusi Unggul. Universitas Islam Indonesia telah mendapatkan Akreditasi Institusi Unggul dari Badan Akreditasi Nasional Perguruan Tinggi (BAN-PT) pada tahun 2022.

© Hak Cipta 2025 - Universitas Islam Indonesia - Yayasan Badan Wakaf Universitas Islam Indonesia | Pengelolaan Situs Web | Pernyataan Sangkalan | Tampilan Lama | Konten terakhir dimutakhirkan 25 Januari 2024
Link to: Mengantisipasi Generasi yang Hilang Link to: Mengantisipasi Generasi yang Hilang Mengantisipasi Generasi yang Hilang Link to: Teliti Identitas Keislaman, Pengasuh Pondok Pesantren UII Raih Gelar Doktor Link to: Teliti Identitas Keislaman, Pengasuh Pondok Pesantren UII Raih Gelar Doktor Teliti Identitas Keislaman, Pengasuh Pondok Pesantren UII Raih Gelar Doktor Scroll to top Scroll to top Scroll to top