• Admisi
  • UII Gateway
  • Email
  • Kontak
  • Bahasa Indonesia
  • English
Universitas Islam Indonesia
  • PENDIDIKAN
    • Program Pendidikan
    • Penerimaan Mahasiswa Baru
    • Merdeka Belajar Kampus Merdeka
    • Informasi Beasiswa
    • Fasilitas Kampus
    • Jelajahi Yogyakarta
  • PENELITIAN
    • Pusat Studi & Laboratorium
    • Riset & Pengajaran
    • Portal Jurnal
    • Konferensi & Seminar
  • PENGABDIAN
    • Pengabdian & Dakwah
    • Lingkungan & Keberlanjutan
    • Simpul Tumbuh
    • Donasi UIIPeduli
  • INTERNASIONAL
    • International Admission
    • Kantor Urusan Internasional
    • Mobilitas Internasional
    • Program Gelar Ganda
    • Erasmus+ CBHE di UII
  • LAYANAN
    • Mahasiswa
    • Alumni
    • Kemitraan
    • Publik & Rekan Media
    • Paten & Hak Cipta
  • PROFIL
  • Click to open the search input field Click to open the search input field Search
  • Menu Menu
You are here: Home1 / Berita Kegiatan2 / UII Kembali Dipercaya Menjadi Bagian dari Konsorsium Erasmus+ iHiLead
Berita Kegiatan, Pilihan

UII Kembali Dipercaya Menjadi Bagian dari Konsorsium Erasmus+ iHiLead

Mengawali tahun 2021 ini, Universitas Islam Indonesia (UII) kembali dipercaya menjadi bagian dari konsorsium Erasmus+ Indonesian Higher Education Leadership (iHiLead) yang terdiri atas 7 universitas dari Indonesia, 3 universitas dari Uni Eropa, dan Ditjen Pendidikan Tinggi Kementerian Pendidikan Nasional. Ini adalah proyek ke 5 Erasmus+ CBHE (Capacity Building for Higher Education) yang diterima oleh UII.

Hal tersebut dikemukakan Wakil Rektor Bidang Networking dan Kewirausahaan UII Ir. Wiryono Raharjo, M.Arch., Ph.D. di sela-sela mengikuti iHiLead Project Opening Remarks & Press Conference, yang digelar secara daring melalui platform Zoom pada Rabu (2/3) malam. Wiryono menuturkan Tim UII dikoordinir oleh Dr.-Ing. Ir. Ilya Fadjar Maharika, MA., IAI., yang akan menjalankan proyek ini selama 3 tahun ke depan. “Program yang dijalankan akan difokuskan pada pelatihan kepemimpinan pengampu manajemen kunci perguruan tinggi,” jelasnya.

Direktur Jendral Pendidikan Tinggi, Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) Republik Indonesia, Prof. Ir. Nizam, M.Sc., DIC., Ph.D. dalam sambutannya memperkenalkan Program Kampus Merdeka yang baru saja diresmikan oleh pemerintah Indonesia. Nizam mengatakan bahwa Program Kampus Merdeka ini bertujuan untuk memberikan kesempatan kepada setiap universitas untuk berkembang menjadi lebih kompeten.

“Hal ini dilakukan dengan memberikan kesempatan kepada setiap mahasiswa untuk lebih terbuka dan mempunyai pembelajaran yang fleksibel dengan mengizinkan mahasiswa dari satu jurusan belajar di jurusan lain di universitas berbeda,” paparnya.

Lebih lanjut, Nizam menyamakan konsep Kampus Merdeka dengan sistem belajar Erasmus+ yang memungkinkan para mahasiswa belajar di universitas yang terletak di wilayah berbeda. Kampus Merdeka menurutnya memiliki lebih banyak program pertukaran pelajar yang diharapkan mampu mengembangkan pemikiran, memperluas relasi, dan mengenalkan lebih banyak budaya kepada para mahasiswa.

Diharapkan nantinya mampu memupuk semangat Bhineka Tunggal Ika dan saling pemahaman dari ruang lingkup budaya dan agama. “Oleh karena itu, kampus merdeka lebih banyak fokus pada pertukaran seperti yang dilakukan oleh EU dan Erasmus dibandingkan magang,” tandasnya.

Hadirnya program ini mendapatkan apresiasi dari H.E. Vincent Piket, M.A., Ph.D., yang menilai bahwa Kampus Merdeka merupakan jawaban yang bagus dari Kemendikbud dalam menjawab tantangan pendidikan yang saat ini tengah dihadapi oleh Indonesia.

Vincent Piket yang merupakan duta besar Uni Eropa untuk Indonesia dan Brunei Darussalam dalam Opening Remarks & Press Conference menyampaikan bahwa iHiLead Project terlaksana berkat kerjasama antara beberapa universitas di Indonesia dan Eropa, serta didukung oleh Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia.

Vincent Piket menjelaskan bahwa di Indonesia, ada beberapa program peningkatan kemampuan yang dirancang melalui kerjasama tersebut seperti 42 program yang melibatkan 100 universitas. Peningkatan kapasitas bertujuan untuk menguatkan kerjasama antara Indonesia dan EU yang bertujuan untuk meningkatkan SDM Indonesia yang dibutuhkan dalam pengembangan ekonomi di masa yang akan datang. Vincent juga menekankan bahwa Indonesia memiliki kemampuan untuk membangun program dan menerapkan melalui kerja sama dengan berbagai universitas di seluruh dunia.

Pertukaran sumber daya manusia antar universitas yang meliputi dosen, mahasiswa, dan para staf memberikan kesempatan dalam membentuk ikatan dan kesepahaman bersama yang bisa menjadikan Indonesia sebagai salah satu mitra Uni Eropa. “Kemampuan ini dapat membangun koneksi yang mendukung adaptasi kurikulum program pembelajaran di berbagai institusi di Indonesia,” jelas Vincent.

Sementara David Dawson, Ph.D., FCIPD., SHEA., koordinator iHiLead dari University of Gloucestershire, Inggris, menjelaskan bahwa iHiLead Project bertujuan untuk meciptakan pemimpin masa depan yang diharapkan mampu menciptakan program-program yang lebih baik dan mewujudkan keberhasilan program dalam 50 tahun yang akan datang.

Selain itu, David juga menekankan bahwa kerja sama yang terjalin antar universitas di Indonesia dan Eropa ini bertujuan untuk menciptakan suatu sistem pendidikan tinggi yang lebih baik dan modern bagi warga negara di kedua kawasan.

“Institusi Eropa coba membantu institusi yang ada di Indonesia untuk melakukan pekerjaan dan menciptakan program yang lebih baik dalam 15 sampai 20 tahun yang akan datang. Dengan demikian, jejaring yang diciptakan melalui prosedur dan program yang ada diharapkan mampu membantu mencapai hal tersebut.” terang David. (AP/RS)

3 Maret 2021
Share this entry
  • Share on Facebook
  • Share on X
  • Share on WhatsApp
  • Share on LinkedIn
  • Share by Mail
https://www.uii.ac.id/wp-content/uploads/2021/03/Direktur-Jendral-Pendidikan-Tinggi-Kementerian-Pendidikan-dan-Kebudayaan-Republik-Indonesia-Prof.-Ir.-Nizam-M.Sc_.-DIC.-Ph.D..jpg 450 828 humas https://www.uii.ac.id/wp-content/uploads/2026/07/Logo-UII-Kuning.png humas2021-03-03 12:25:372021-03-03 12:46:59UII Kembali Dipercaya Menjadi Bagian dari Konsorsium Erasmus+ iHiLead

Berita Terakhir

  • Perkuat Kolaborasi Internasional dan Kebudayaan, Program Studi Farmasi UII Gelar Pembukaan G-PICE 2026
  • Universitas Mohammad Natsir Pelajari Sistem Pendidikan Pondok Pesantren UII melalui Kunjungan Studi Tiru
  • CILACS UII Terima Studi Banding UPT Bahasa Universitas Negeri Padang
  • UII dan Unhan RI Perkuat Sinergi, Bahas Isu Maritim hingga Diplomasi Pertahanan
  • Sumpah Dokter ke-72 FK UII: Cetak 2.688 Alumni, Soroti Tantangan Pasien Berbekal AI hingga Peluang Bisnis Medis

Gedung GBPH Prabuningrat (Rektorat)
Kampus Terpadu Universitas Islam Indonesia
Jl. Kaliurang km. 14,5 Sleman, Yogyakarta 55584 Indonesia

Telepon: +62 274 898444
Faks: +62 274 898459
Email: info[at]uii.ac.id

Akreditasi Institusi Unggul. Universitas Islam Indonesia telah mendapatkan Akreditasi Institusi Unggul dari Badan Akreditasi Nasional Perguruan Tinggi (BAN-PT) pada tahun 2022.

© Hak Cipta 2025 - Universitas Islam Indonesia - Yayasan Badan Wakaf Universitas Islam Indonesia | Pengelolaan Situs Web | Pernyataan Sangkalan | Tampilan Lama | Konten terakhir dimutakhirkan 25 Januari 2024
Link to: Menyoal Penyelewengan Dana Bansos, Jiwasraya, dan Asabri Link to: Menyoal Penyelewengan Dana Bansos, Jiwasraya, dan Asabri Menyoal Penyelewengan Dana Bansos, Jiwasraya, dan Asabri Link to: Student Connect Bagikan Pengalaman Alumni Berkarir Link to: Student Connect Bagikan Pengalaman Alumni Berkarir Student Connect Bagikan Pengalaman Alumni Berkarir Scroll to top Scroll to top Scroll to top