,

UII Berpartisipasi dalam APAIE 2026: Perkuat Jejaring Global dan Kolaborasi Internasional

Universitas Islam Indonesia (UII) kembali menunjukkan komitmennya dalam penguatan jejaring global dengan berpartisipasi pada APAIE 2026 Conference and Exhibition yang diselenggarakan pada 23–27 Februari 2026 di Hong Kong. Tahun ini, APAIE mencatat angka tertinggi sejak berdiri, yaitu 3.592 peserta dari 72 negara/region, lebih dari 600 organisasi, serta 120 presentasi dan 3 plenary sessions dalam tiga hari konferensi utama.

Sebagai bagian dari Jejaring Perguruan Tinggi Nusantara (Nationwide University Network in Indonesia–NUNI), UII hadir sebagai exhibitor dan presenter, bergabung bersama 15 universitas terkemuka Indonesia dalam paviliun “Study in Indonesia.” Kehadiran UII diwakili oleh Dr. Joni Aldilla Fajri, S.T., M.Eng., Kepala Divisi Kemitraan Internasional, dan Rina Desitarahmi, S.Pd., M.Hum., Manajer Culture and Learning Centre. Melalui sinergi NUNI–Study in Indonesia, UII bersama 15 universitas Indonesia memperkuat promosi pendidikan tinggi Indonesia di panggung internasional serta memperluas peluang kemitraan global yang berdampak. Delegasi dari berbagai negara menunjukkan minat besar terhadap peluang kolaborasi akademik, program mobilitas, serta kekayaan ekosistem pendidikan tinggi Indonesia. Partisipasi UII dalam paviliun ini memperkuat positioning Indonesia sebagai destinasi yang semakin relevan dalam peta pendidikan internasional.

Dalam rangkaian kegiatan konferensi, UII berkolaborasi dengan Temasek Polytechnic, Singapura, menyampaikan presentasi bertajuk: “Empowering Global Learners: Sustaining Impactful Student Mobility through an Indonesia–Singapore Collaboration.” Presentasi ini dibawakan oleh Leslie Chan (Temasek Polytechnic) bersama Dr. Joni Aldilla Fajri dan Rina Desitarahmi.

Materi presentasi menunjukkan bahwa kolaborasi Indonesia–Singapura ini telah menghasilkan sejumlah capaian strategis. Kolaborasi tersebut menampilkan praktik terbaik dalam pembelajaran yang inklusif dan experiential, sekaligus menggambarkan bagaimana program mobilitas yang dirancang secara personal dapat menjawab kebutuhan beragam mahasiswa serta mendorong perkembangan holistik mereka.

Presentasi ini juga menegaskan bahwa kemitraan antara UII dan Temasek Polytechnic menjadi contoh nyata kolaborasi regional yang efektif dalam memperkuat global citizenship dan kompetensi interkultural dimana dua kemampuan ini penting bagi lulusan yang siap berkiprah di tingkat global. Selain itu, kerja sama ini turut berkontribusi pada pencapaian tujuan institusional dan nasional melalui pembukaan jalur baru untuk mobilitas mahasiswa dan pertukaran akademik yang semakin luas dan berdampak.

Keikutsertaan UII dalam APAIE 2026 mencerminkan komitmen berkelanjutan untuk memperluas jaringan global, memperdalam kerja sama lintas negara, dan menghadirkan pengalaman pembelajaran yang berskala internasional bagi mahasiswa. Melalui kolaborasi, presentasi, dan diskusi strategis yang dilakukan sepanjang konferensi, UII terus memperkuat perannya sebagai institusi pendidikan tinggi Indonesia yang aktif berkontribusi dalam lanskap pendidikan global. (RD/AHR/RS)