FH UII Gelar Pelepasan dan Pembekalan Alumni Periode Juni 2026
Fakultas Hukum (FH)Universitas Islam Indonesia (UII) menyelenggarakan acara Pelepasan dan Pembekalan Alumni Periode V Tahun Akademik 2025/2026 pada Kamis (25/6) di Auditorium Lantai 4 FH UII. Kegiatan ini mengusung tema “Konsisten Mencetak Profil Lulusan yang Unggul, Berintegritas, dan Berdaya Saing Global.”
Acara tersebut diikuti oleh para alumni dari tiga jenjang pendidikan di lingkungan FH UII, yaitu Program Studi Hukum Program Sarjana (PSHPS), Program Studi Hukum Program Magister (PSHPM), dan Program Studi Hukum Program Doktor (PSHPD).
Dalam sesi pembekalan, hadir tiga narasumber yang merupakan akademisi dan praktisi di lingkungan Fakultas Hukum UII. Pembicara pertama, Muhammad Hanif, S.H., M.H., alumni FH UII sekaligus founder partner Firmly Law Firm menyampaikan materi yang menekankan pentingnya integritas dan profesionalisme bagi lulusan hukum. “Jangan hinakan gelar yang teman-teman peroleh dengan melakukan tindakan yang bertentangan dengan hukum, bertentangan dengan etika, dan bertentangan dengan integritas,” ujarnya. Ia mengingatkan bahwa seorang sarjana hukum tidak hanya dituntut memiliki kemampuan akademik yang baik, tetapi juga harus menjunjung tinggi nilai-nilai etika dan tanggung jawab dalam menjalankan profesinya.
Selanjutnya, sebagai pembicara kedua, Ali Rido, S.H., M.H., alumni FH UII sekaligus dosen Universitas Trisakti memberikan pandangan mengenai tantangan dunia kerja dan perkembangan profesi hukum di tengah dinamika masyarakat serta perkembangan teknologi, salah satunya adalah Artificial Intelligence (AI). “Kalau kita tidak punya perbendaharaan ilmu dan kemampuan analisis yang cukup, maka AI hanya akan memberikan informasi biasa. Kualitas pertanyaan menunjukkan kualitas cara berpikir kita,” ungkapnya. Di tengah perkembangan kecerdasan buatan (AI), ia menilai kemampuan berpikir kritis tetap menjadi modal utama yang tidak dapat digantikan teknologi.
Sementara itu, Direktur Pengembangan Karier dan Alumni UII, Allan Fatchan Gani Wardhana, S.H., M.H., menyoroti masih rendahnya angka partisipasi pendidikan tinggi di Indonesia. Ia menyebut hanya sekitar 10,8 persen masyarakat Indonesia yang berhasil menempuh pendidikan tinggi sehingga para lulusan perguruan tinggi memiliki tanggung jawab yang besar di tengah masyarakat. Ia juga mendorong para wisudawan untuk menjadi lulusan yang unggul dan profesional. Menurutnya, profesionalisme ditunjukkan melalui kemampuan bekerja melampaui ekspektasi. “Orang yang profesional adalah dia yang bisa bekerja melampaui ekspektasi orang lain,” ujarnya. Terakhir, Ia juga mengingatkan para lulusan agar mempersiapkan diri untuk bersaing di tingkat internasional dan menurutnya, negara-negara di kawasan Asia Tenggara, khususnya Singapura, dapat menjadi salah satu tujuan strategis untuk mengembangkan karier di tingkat global.
Kegiatan pelepasan dan pembekalan ini menjadi momentum penting bagi para lulusan sebelum memasuki dunia profesional maupun melanjutkan pengabdian di masyarakat. Acara ditutup dengan pesan kepada para alumni agar senantiasa menjaga nilai-nilai keislaman yang menjadi ciri khas lulusan UII dalam menjalankan profesi hukum. Fakultas Hukum UII berharap para alumni mampu menjadi insan hukum yang adaptif, berintegritas, dan berdaya saing global serta membawa nama baik almamater di tengah masyarakat. (JP/AHR/RS)





