• Admisi
  • UII Gateway
  • Email
  • Kontak
  • Bahasa Indonesia
  • English
Universitas Islam Indonesia
  • PENDIDIKAN
    • Program Pendidikan
    • Penerimaan Mahasiswa Baru
    • Merdeka Belajar Kampus Merdeka
    • Informasi Beasiswa
    • Fasilitas Kampus
    • Jelajahi Yogyakarta
  • PENELITIAN
    • Pusat Studi & Laboratorium
    • Riset & Pengajaran
    • Portal Jurnal
    • Konferensi & Seminar
  • PENGABDIAN
    • Pengabdian & Dakwah
    • Lingkungan & Keberlanjutan
    • Simpul Tumbuh
    • Donasi UIIPeduli
  • INTERNASIONAL
    • International Admission
    • Kantor Urusan Internasional
    • Mobilitas Internasional
    • Program Gelar Ganda
    • Erasmus+ CBHE di UII
  • LAYANAN
    • Mahasiswa
    • Alumni
    • Kemitraan
    • Publik & Rekan Media
    • Paten & Hak Cipta
  • PROFIL
  • Click to open the search input field Click to open the search input field Search
  • Menu Menu
You are here: Home1 / Berita Kegiatan2 / UII Wisuda 31 Peserta Sekolah Lansia EduSia Maharani
Berita Kegiatan, Kampus Berdampak, Pendidikan, Pilihan

UII Wisuda 31 Peserta Sekolah Lansia EduSia Maharani

Universitas Islam Indonesia (UII) melalui Direktorat Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (DPPM) kembali menunjukkan komitmennya dalam pemberdayaan lanjut usia dengan menyelenggarakan Wisuda Sekolah Lansia Standar 1 EduSia UII Maharani pada Selasa (7/7) di Auditorium Fakultas Kedokteran UII lantai 4, Kampus Terpadu UII.  Sebanyak 31 warga belajar lansia resmi diwisuda setelah menyelesaikan rangkaian pembelajaran selama lebih dari satu tahun.

Wisuda tersebut menandai berakhirnya Program Sekolah Lansia Standar 1 yang diselenggarakan melalui kolaborasi antara UII, BKKBN Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta, serta Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk, dan Keluarga Berencana (P3AP2KB) Kota Yogyakarta. Edusia UII Maharani berlokasi di Kampung Basen, Kelurahan Purbayan, Kemantren Kotagede, Kota Yogyakarta. Acara wisuda dihadiri oleh Wakil Rektor Bidang Riset, Inovasi, dan Kewirausahaan UII Prof. Ir. Eko Siswoyo, S.T., M.Sc.ES., Ph.D., IPU., Kepala Perwakilan BKKBN Provinsi DIY Rohina, M.Si., Kepala Dinas P3AP2KB Kota Yogyakarta Retnanintyas, S.STP., M.IP., perwakilan pemerintah daerah, fasilitator, serta pengurus Sekolah Lansia EduSia UII Maharani.

Dalam sambutannya, Eko Siswoyo menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah mendukung penyelenggaraan Sekolah Lansia EduSia UII Maharani. Menurutnya, program tersebut memberikan manfaat bagi masyarakat dan menjadi wujud nyata kolaborasi antara perguruan tinggi, pemerintah, dan masyarakat dalam menciptakan lansia yang sehat, mandiri, aktif, dan bermartabat.

“Jadi, saya pikir sekolah lansia itu adalah salah satu program yang sangat bagus, kolaborasi antara UII dengan berbagai dinas yang mendukung,” Ujarnya.

Ia juga menilai semangat belajar dan tetap aktif pada usia lanjut merupakan salah satu kunci untuk menjaga kesehatan dan kualitas hidup. Karena itu, para peserta diharapkan terus melanjutkan proses belajar meskipun telah menyelesaikan jenjang pertama pendidikan lansia.

Kepala Dinas P3AP2KB Kota Yogyakarta, Retnanintyas menyebut keberadaan sekolah lansia memiliki peran penting dalam meningkatkan kualitas hidup masyarakat lanjut usia. Menurutnya, aktivitas belajar dan interaksi sosial yang terbangun melalui sekolah lansia mampu membantu lansia tetap sehat secara fisik maupun mental.

“Sehingga saat ini sekolah lansia ini sangat luar biasa untuk menambah usia harapan hidup dan menambah kesehatan lansia yang ada, khususnya untuk Kota Yogyakarta,” Ujarnya

Ia mengungkapkan bahwa saat ini Kota Yogyakarta telah memiliki 15 sekolah lansia. Namun, tingginya minat masyarakat menyebabkan masih banyak calon peserta yang masuk dalam daftar tunggu. Kondisi tersebut menunjukkan semakin besarnya kebutuhan terhadap program pendidikan dan pemberdayaan lansia di masyarakat. pemerintah kota terus berupaya memperluas jangkauan sekolah lansia melalui kolaborasi dengan berbagai pihak, termasuk perguruan tinggi. Langkah tersebut dinilai penting mengingat jumlah penduduk lansia di Kota Yogyakarta telah mencapai sekitar 16 persen dari total populasi, sementara jumlah sekolah lansia yang tersedia masih belum mampu memenuhi seluruh kebutuhan masyarakat.

Sementara itu, Kepala Perwakilan BKKBN Provinsi DIY, Rohina menegaskan bahwa pendidikan bagi lansia merupakan bagian dari konsep pembelajaran sepanjang hayat. Menurutnya, meningkatnya jumlah penduduk lanjut usia di Daerah Istimewa Yogyakarta perlu diimbangi dengan program yang mampu menjaga kesehatan, kemandirian, dan produktivitas lansia.

“Perlu kita ketahui bersama bahwa jumlah lansia saat ini mengalami peningkatan, termasuk di Daerah Istimewa Yogyakarta ini adalah lansia paling tinggi di Indonesia,” Tuturnya

Rohina menambahkan bahwa kondisi tersebut menuntut keterlibatan berbagai pihak dalam menciptakan lingkungan yang mendukung kesejahteraan lansia. Ia menilai perguruan tinggi memiliki peran strategis dalam menghadirkan program pemberdayaan yang mendorong lansia tetap aktif dan berdaya di tengah masyarakat.

Serta semangat para peserta yang tetap mengikuti pembelajaran di usia lanjut menjadi bukti bahwa proses belajar tidak mengenal batas usia. Ia berharap para wisudawan dapat menjadi inspirasi bagi masyarakat sekaligus menerapkan ilmu yang diperoleh untuk tetap sehat, produktif, dan bahagia. “Usia tidak menjadi penghalang untuk menambah ilmu. Semoga wisuda ini dapat menjadi titik tolak untuk menjadi insan yang mandiri, produktif, dan menjadi motivasi bagi lansia yang lain,” tuturnya.

Dalam laporan akademiknya, Ketua Tim EduSia UII, dr. Riana Rahmawati, M.Kes, Ph.D. menjelaskan bahwa selama program berlangsung peserta mengikuti 10 sesi pembelajaran yang didukung oleh 11 narasumber dari berbagai bidang keilmuan dan profesi. Materi yang diberikan mencakup proses menua sehat, pengelolaan penyakit kronis, gizi lansia, aktivitas fisik, kesehatan mental, spiritualitas, literasi digital, kesehatan kulit, hingga pengembangan kreativitas lansia.

Selain mengikuti pembelajaran, para peserta juga menjalani berbagai pemeriksaan kesehatan, antara lain skrining faktor risiko penyakit, kesehatan mental, keseimbangan tubuh, risiko jatuh, pemeriksaan laboratorium sederhana, pemeriksaan kepadatan tulang, dan pengukuran kekuatan otot. Program tersebut dirancang untuk mendukung deteksi dini masalah kesehatan sekaligus menyesuaikan kebutuhan edukasi bagi para peserta.

Hasil evaluasi menunjukkan tingkat partisipasi yang tinggi dengan rata-rata kehadiran mencapai 94 persen. Berdasarkan penilaian terhadap kehadiran, keterlibatan dalam pembelajaran, dan capaian program, seluruh peserta dinyatakan lulus dan berhak mengikuti prosesi wisuda. Para lulusan selanjutnya akan melanjutkan pembelajaran pada Sekolah Lansia Standar 2 yang direncanakan mulai berjalan pada Agustus 2026.

Mewakili para wisudawan, Gunarti Supeni menyampaikan rasa syukur atas kesempatan yang diberikan untuk mengikuti program tersebut. Ia menilai sekolah lansia tidak hanya memberikan pengetahuan baru, tetapi juga menjadi ruang bagi para peserta untuk memperluas pergaulan dan menjaga semangat belajar di usia lanjut.

Rangkaian acara kemudian dilanjutkan dengan prosesi pengukuhan lulusan, penyerahan cenderamata kepada pengelola Sekolah Lansia EduSia UII Maharani, serta ditutup dengan penampilan warga belajar berupa murotal Q.S. Al-Lail ayat 1–21 dan menyanyikan Mars Lansia.

Terselenggaranya wisuda ini menjadi penanda keberhasilan 31 warga belajar dalam menyelesaikan Sekolah Lansia Standar 1 sekaligus menegaskan pentingnya pendidikan bagi kelompok lanjut usia. Melalui program EduSia UII Maharani, para lulusan diharapkan terus mengembangkan potensi diri, menjaga peran aktif di lingkungan keluarga dan masyarakat, serta menjadi inspirasi bahwa usia tidak menjadi penghalang untuk terus belajar, berkarya, dan memberikan manfaat bagi sesama. (DHP/AHR/RS)

8 Juli 2026
Share this entry
  • Share on Facebook
  • Share on X
  • Share on WhatsApp
  • Share on LinkedIn
  • Share by Mail
https://www.uii.ac.id/wp-content/uploads/2026/07/Wisuda-Sekolah-Lansia-EduSia-Maharani-scaled.jpeg 1709 2560 Humas https://www.uii.ac.id/wp-content/uploads/2026/07/Logo-UII-Kuning.png Humas2026-07-08 09:46:292026-07-17 11:20:44UII Wisuda 31 Peserta Sekolah Lansia EduSia Maharani

Berita Terakhir

  • UII dan Pemkab Bantul Perkuat Sinergi, Bahas Pengembangan RS UII hingga Peluang Program Beasiswa
  • UII dan Pemkab Ngawi Eksplorasi Kerja Sama Strategis
  • Tingkatkan Kualitas Riset, UII Gelar Workshop Penguatan Tata Kelola Jurnal Ilmiah
  • UII Inisiasi CDC Islamic Universities National Gathering, Bahas Masa Depan Karier Generasi Z
  • UII Dukung Penanganan Kenakalan Remaja di DIY

Gedung GBPH Prabuningrat (Rektorat)
Kampus Terpadu Universitas Islam Indonesia
Jl. Kaliurang km. 14,5 Sleman, Yogyakarta 55584 Indonesia

Telepon: +62 274 898444
Faks: +62 274 898459
Email: info[at]uii.ac.id

Akreditasi Institusi Unggul. Universitas Islam Indonesia telah mendapatkan Akreditasi Institusi Unggul dari Badan Akreditasi Nasional Perguruan Tinggi (BAN-PT) pada tahun 2022.

© Hak Cipta 2025 - Universitas Islam Indonesia - Yayasan Badan Wakaf Universitas Islam Indonesia | Pengelolaan Situs Web | Pernyataan Sangkalan | Tampilan Lama | Konten terakhir dimutakhirkan 25 Januari 2024
Link to: UII Gelar Bedah Buku Mahfud MD, Angkat Dinamika Hukum dan Politik Nasional Link to: UII Gelar Bedah Buku Mahfud MD, Angkat Dinamika Hukum dan Politik Nasional UII Gelar Bedah Buku Mahfud MD, Angkat Dinamika Hukum dan Politik Nasional Link to: UII Perluas Kemitraan dengan Pemkab Temanggung Link to: UII Perluas Kemitraan dengan Pemkab Temanggung UII Perluas Kemitraan dengan Pemkab Temanggung Scroll to top Scroll to top Scroll to top