DPKA Gelar Kelas Karier, Bahas Peluang Menjadi Content Creator
Direktorat Pengembangan Karier dan Alumni (DPKA) Universitas Islam Indonesia (UII) menyelenggarakan Kelas Karier #1 dengan tema Content Creator Starter Pack: Branding, Skill, dan Strategi Bertumbuh. Kegiatan yang dilaksanakan pada Kamis (18/6) di Ruang Teatrikal Timur Lantai 2, Gedung Prof. Dr. Sardjito, Kampus Terpadu UII ini menjadi langkah awal DPKA UII dalam menghadirkan rangkaian kelas karier yang relevan bagi mahasiswa.
Kegiatan ini menghadirkan Muhammad Alfian, S.I.Kom., alumni Program Studi Ilmu Komunikasi Program Sarjana Angkatan 2017 sekaligus Content Creator @coffeemarket__, sebagai pemateri. Kelas Karier ini dimoderatori oleh Fitrur Rahman Albalbi Umam selaku Career Buddy DPKA UII.
Kepala Divisi Pemberdayaan Alumni DPKA UII, Mujiati Dwi Kartikasari, S.Si., M.Sc. dalam sambutannya menyampaikan bahwa pengembangan karier mahasiswa tidak hanya bergantung pada pencapaian akademik, tetapi juga kemampuan profesional yang sesuai dengan kebutuhan dunia kerja saat ini.
Ia menjelaskan bahwa kemampuan membangun personal branding di ruang digital menjadi salah satu keterampilan penting yang perlu dimiliki mahasiswa. Melalui berbagai program pengembangan karier, DPKA UII berupaya menghadirkan wadah pembelajaran yang dapat menjadi penghubung antara mahasiswa, alumni, dan praktisi dengan pengalaman serta keahlian di bidang tertentu.
Sebagai pemateri, Muhammad Alfian membagikan pengalamannya sebagai seorang content creator melalui pendekatan storytelling. Ia menyusun materi ke dalam tiga babak perjalanan yang menggambarkan proses membangun karier di dunia kreatif, mulai dari tantangan awal hingga strategi untuk terus berkembang.
Pada sesi pertama membahas tantangan yang dihadapi Alfian ketika memulai perjalanan sebagai content creator. Ia menceritakan bahwa tantangan terbesar yang dihadapinya bukan hanya berkaitan dengan proses membuat konten, tetapi juga bagaimana meyakinkan orang-orang di sekitarnya mengenai pilihan karier tersebut. Pada awal perjalanannya, ia sempat menghadapi keraguan dari lingkungan sekitar yang belum sepenuhnya melihat profesi kreator konten sebagai bidang yang menjanjikan.
Memasuki sesi kedua, Alfian mengajak peserta memahami berbagai hal yang sering terlewatkan dalam proses pembuatan konten, khususnya mengenai bagaimana membangun cerita yang mampu diterima oleh audiens. Dalam sesi ini, ia membagikan story brand framework yang mengacu pada konsep dalam buku Building a StoryBrand karya Donald Miller.
Melalui pendekatan tersebut, peserta diperkenalkan pada tujuh alur storytelling yang dapat membantu kreator menyusun pesan secara lebih terarah agar mudah dipahami oleh audiens. Alfian juga menekankan bahwa sebuah konten tidak hanya bertujuan untuk mendapatkan perhatian, tetapi juga harus memiliki nilai dan manfaat bagi orang lain.
Pada babak ketiga, Alfian membagikan pengalaman mengenai titik terendah yang pernah ia hadapi selama membangun karier sebagai kreator konten. Ia mengajak peserta untuk memahami bahwa perjalanan di dunia digital membutuhkan konsistensi, keberanian menghadapi tantangan, serta kemauan untuk terus belajar dan beradaptasi. Menurutnya, setiap proses memiliki tantangan tersendiri sehingga seseorang perlu memiliki ketekunan dan tidak mudah menyerah dalam mengembangkan potensi serta mencapai tujuan yang ingin diraih.
Setelah pemaparan materi, kegiatan dilanjutkan dengan sesi diskusi interaktif. Dalam sesi tersebut, Alfian menjawab berbagai pertanyaan dari peserta sekaligus membagikan tips dan trik berdasarkan pengalamannya sebagai content creator, khususnya dalam membangun konten dan mengembangkan personal branding di era digital.
Salah satu peserta, Adelia Putri Girindani, menyampaikan bahwa UII Career memberikan pengalaman yang lebih dari sekadar kegiatan pengembangan karier. Menurutnya, kegiatan tersebut menjadi wadah yang memberikan motivasi serta wawasan mengenai persiapan menghadapi dunia profesional setelah lulus.
“Menurut saya, UII Career bukan sekadar acara biasa, tetapi merupakan paket lengkap yang memberikan pengalaman, motivasi, serta insight mengenai persiapan karier setelah lulus. Lewat acara ini, saya mendapatkan banyak pengingat berharga, salah satunya untuk terus konsisten mencoba dan pantang menyerah dalam berproses,” ungkapnya. (AA/AHR/RS)





