• Admisi
  • UII Gateway
  • Email
  • Kontak
  • Bahasa Indonesia
  • English
Universitas Islam Indonesia
  • PENDIDIKAN
    • Program Pendidikan
    • Penerimaan Mahasiswa Baru
    • Merdeka Belajar Kampus Merdeka
    • Informasi Beasiswa
    • Fasilitas Kampus
    • Jelajahi Yogyakarta
  • PENELITIAN
    • Pusat Studi & Laboratorium
    • Riset & Pengajaran
    • Portal Jurnal
    • Konferensi & Seminar
  • PENGABDIAN
    • Pengabdian & Dakwah
    • Lingkungan & Keberlanjutan
    • Simpul Tumbuh
    • Donasi UIIPeduli
  • INTERNASIONAL
    • International Admission
    • Kantor Urusan Internasional
    • Mobilitas Internasional
    • Program Gelar Ganda
    • Erasmus+ CBHE di UII
  • LAYANAN
    • Mahasiswa
    • Alumni
    • Kemitraan
    • Publik & Rekan Media
    • Paten & Hak Cipta
  • PROFIL
  • Click to open the search input field Click to open the search input field Search
  • Menu Menu
You are here: Home1 / Berita Kegiatan2 / Empat Kiat Agar Bisnis Berkembang di Era Pandemi
Berita Kegiatan, Covid19

Empat Kiat Agar Bisnis Berkembang di Era Pandemi

Pandemi covid-19 membawa perubahan yang cukup signifikan, terutama dalam lingkup ekonomi. Gaya hidup serta selera konsumen yang bervariasi, sedikit demi sedikit berangsur menyesuaikan dengan keadaan pandemi. Perubahan ini hendaknya segera dilirik oleh pebisnis agar mendapatkan peluang emas dalam meraup keuntungan.

Sebagaimana tergambar dalam acara Kajian Entrepreneurship bertema “Kiat-kiat Membangun Peluang Bisnis di Era Pandemi” yang diselenggarakan oleh Takmir Masjid FH UII secara daring belum lama ini. Acara ini menghadirkan Muhammad Fajar Ahsanul Hakim (Presma BEM KM UNNES 2020, sekaligus Owner Spacebook.id dan Owner Semesta Grup Indonesia).

Ia memaparkan bahwa daya beli masyarakat Indonesia mengalami penurunan sepanjang pandemi covid-19 ini. Menurutnya, hal ini wajar terjadi karena sesuai dengan teori Maslow Hierarchy of Needs, kebutuhan pokok manusia itu terbagi ke dalam lima tingkatan. Kelimanya yaitu physiological, safety, love/social, esteem, dan self act. 

Dari lima kebutuhan pokok tersebut, setidaknya ada dua kebutuhan pokok primer yang akan selalu dibutuhkan manusia dalam keadaan apapun, yaitu physiological atau kebutuhan yang berkaitan dengan kesehatan psikologi manusia seperti hiburan. Selanjutnya adalah safety atau kebutuhan yang berkaitan dengan keamanan manusia, seperti rumah, tempat tinggal, dll. 

“Jika kita bisa mengamati dua kebutuhan pokok ini, tentu saja dapat menjadi peluang usaha yang menggiurkan di tengah pandemi covid-19 ini. Contohnya yang sekarang sangat dibutuhkan masyarakat dan laris dijual adalah wastafel portable, yang bisa berkembang pesat selama 3-4 bulan ini dan tentunya memberikan keuntungan yang sangat besar bagi produsennya.” Ujar Muhammad Fajar.

Ia menambahkan ada empat hal yang perlu diperhatikan agar bisnis tetap berkembang dan maju selama pandemi. Yang pertama, bisnisnya harus bersifat go online. Hal ini dikarenakan selera masyarakat saat ini yang enggan untuk keluar rumah dan lebih menyukai sistem belanja melalui online. Oleh karenanya, sistem promosi secara online terutama melalui sosial media perlu ditingkatkan. 

Kedua, produk yang akan dijual harus bisa memenuhi kebutuhan kebutuhan akan aspek psikologis dan rasa aman masyarakat. Ketiga, supporting kegiatan online, yaitu produk-produk yang akan dijual harus bisa mendukung kegiatan online, seperti headset/headphone, kuota, dll. Keempat, sesuai kebutuhan aktual, yaitu produk yang dijual harus sesuai dengan kebutuhan masyarakat saat ini, seperti masker, hand sanitizer, jas hujan, dll. 

Di akhir sesi, Muhammad Fajar menyampaikan bahwa banyak bisnis yang bisa dikembangkan di masa pandemi ini, asalkan kita mau untuk melihat peluang yang ada. Selain itu, dia juga mengapresiasi mahasiswa-mahasiswa yang mau belajar untuk mengembangkan bisnis di masa pandemi. “Bagi saya, tidak sesuap pun makanan yang lebih baik dari seorang yang makan dari hasil jerih payahnya sendiri,” pungkasnya. (EDN/ESP)

15 Maret 2021
Share this entry
  • Share on Facebook
  • Share on X
  • Share on WhatsApp
  • Share on LinkedIn
  • Share by Mail
https://www.uii.ac.id/wp-content/uploads/2020/04/warung-rakyat-uii.jpg 450 675 humas https://www.uii.ac.id/wp-content/uploads/2026/07/Logo-UII-Kuning.png humas2021-03-15 12:03:442021-03-15 12:07:09Empat Kiat Agar Bisnis Berkembang di Era Pandemi

Berita Terakhir

  • UII dan Pemkot Pekalongan Jalin Kerja Sama Strategis Perkuat Pendidikan dan Pengembangan Daerah
  • UII dan Pemkab Bantul Perkuat Sinergi, Bahas Pengembangan RS UII hingga Peluang Program Beasiswa
  • UII dan Pemkab Ngawi Eksplorasi Kerja Sama Strategis
  • Tingkatkan Kualitas Riset, UII Gelar Workshop Penguatan Tata Kelola Jurnal Ilmiah
  • UII Inisiasi CDC Islamic Universities National Gathering, Bahas Masa Depan Karier Generasi Z

Gedung GBPH Prabuningrat (Rektorat)
Kampus Terpadu Universitas Islam Indonesia
Jl. Kaliurang km. 14,5 Sleman, Yogyakarta 55584 Indonesia

Telepon: +62 274 898444
Faks: +62 274 898459
Email: info[at]uii.ac.id

Akreditasi Institusi Unggul. Universitas Islam Indonesia telah mendapatkan Akreditasi Institusi Unggul dari Badan Akreditasi Nasional Perguruan Tinggi (BAN-PT) pada tahun 2022.

© Hak Cipta 2025 - Universitas Islam Indonesia - Yayasan Badan Wakaf Universitas Islam Indonesia | Pengelolaan Situs Web | Pernyataan Sangkalan | Tampilan Lama | Konten terakhir dimutakhirkan 25 Januari 2024
Link to: Mendokumentasikan Karya Arsitektur Secara Digital Link to: Mendokumentasikan Karya Arsitektur Secara Digital Mendokumentasikan Karya Arsitektur Secara Digital Link to: Pengobatan Islam dan Nanomedicine Untuk Memerangi Covid-19 Link to: Pengobatan Islam dan Nanomedicine Untuk Memerangi Covid-19 covid-19Pengobatan Islam dan Nanomedicine Untuk Memerangi Covid-19 Scroll to top Scroll to top Scroll to top