• Admisi
  • UII Gateway
  • Email
  • Kontak
  • Bahasa Indonesia
  • English
Universitas Islam Indonesia
  • PENDIDIKAN
    • Program Pendidikan
    • Penerimaan Mahasiswa Baru
    • Merdeka Belajar Kampus Merdeka
    • Informasi Beasiswa
    • Fasilitas Kampus
    • Jelajahi Yogyakarta
  • PENELITIAN
    • Pusat Studi & Laboratorium
    • Riset & Pengajaran
    • Portal Jurnal
    • Konferensi & Seminar
  • PENGABDIAN
    • Pengabdian & Dakwah
    • Lingkungan & Keberlanjutan
    • Simpul Tumbuh
    • Donasi UIIPeduli
  • INTERNASIONAL
    • International Admission
    • Kantor Urusan Internasional
    • Mobilitas Internasional
    • Program Gelar Ganda
    • Erasmus+ CBHE di UII
  • LAYANAN
    • Mahasiswa
    • Alumni
    • Kemitraan
    • Publik & Rekan Media
    • Paten & Hak Cipta
  • PROFIL
  • Click to open the search input field Click to open the search input field Search
  • Menu Menu
You are here: Home1 / Berita Kegiatan2 / Mendokumentasikan Karya Arsitektur Secara Digital
Berita Kegiatan

Mendokumentasikan Karya Arsitektur Secara Digital

Mahasiswa Program Studi Arsitektur Universitas Islam Indonesia belajar mendokumentasikan karyanya secara digital. Hal ini terungkap lewat workshop Digital Documentation, yang dibawakan oleh  Syarifah Ismailiyah Al Athas, MT., GP beberapa waktu lalu secara daring.

Disampaikan Syarifah, digital documentation memiliki beberapa keuntungan seperti tingkat akurasi desain yang lebih tinggi, kemampuan untuk menganalisa data dengan jumlah yang lebih besar, cukup praktis digunakan di semua aplikasi, hingga pemanfaatan data desain lama untuk proyek desain baru yang relevan.

Ia juga menambahkan tentang dua bentuk Digital Documentation yang bisa digunakan yakni Photogrammetry dan Architectural Presentation Board. 

“Photogrammetry merupakan sebuah program aplikasi digital yang mampu mengubah potret rancangan 2 dimensi menjadi bentuk 3 dimensi. Hal ini dilakukan dengan mengambil photo rancangan yang telah dibuat oleh mahasiswa yang kemudian disatukan dengan aplikasi hingga berbentuk seperti sebuah rancangan 3 dimensi”, jelasnya. 

Hal yang membuat program ini menarik adalah penggunaan alat-alat sederhana seperti kamera, tripod, Chalk Spray Paint, latar foto berwarna hitam atau putih, motorized photography turntable, dan beberapa alat lainnya. 

“Kameranya sendiri tidak harus menggunakan kamera DSLR namun juga bisa menggunakan kamera gawai yang sederhana.” Ujar Syarifah. Dia juga mengatakan bahwa penggunaan tripod disini untuk menjaga stabilitas kamera dan mahasiswa bisa menggunakan tangan mereka untuk menggerakkan benda yang hendak diambil gambarnya. 

Selanjutnya, motorized photography turntable bisa diganti dengan menggunakan gallon yang diletakkan di atas sebuah penyangga hingga bisa digerakkan. 

Konsep digital documentation yang dikenalkan oleh Syarifah adalah Architectural Presentation Board. Konsep ini memberikan nilai tambah dalam presentasi rancangan bangunan yang hendak dilaksanakan oleh mahasiswa. Nilai plus tersebut diharapkan mampu menambah kepercayaan diri dengan menampilkan beberapa efek selama presentasi. 

Walaupun demikian, Syarifah mengingatkan kepada segenap mahasiswa untuk memperhatikan beberapa aspek dalam membuat Architectural Presentation Board. Di antaranya seperti ukuran dan orientasi rancangan, layout yang bisa digunakan baik berupa template yang sudah ada maupun garis-garis horizon berupa grid triangular dan rectangular yang didesain oleh mahasiswa. 

Aspek lain yang harus diperhatikan meliputi penempatan desain dan pemilihan zona. Background dan warna yang hendak digunakan agar tidak bertabrakan dengan rancangan yang dimiliki yang akan membuat kurang fokusnya presentasi terhadap rancangan bangunan yang telah didesain. 

Selain itu, mahasiswa juga harus memperhatikan hierarki visual, meminimalisir penggunaan teks dengan cara memaksimalkan penggunaan sketsa dalam menjelaskan maksud dari poin-poin yang hendak dipresentasikan. Mahasiswa juga diingatkan untuk tidak berlebihan dalam melakukan Architectural Presentation Board. Di akhir presentasinya, Syarifah memperkenalkan tiga aplikasi yang bisa digunakan oleh mahasiswa untuk menerapkan digital documentation yakni photoshop, Illustrator, hingga InDesign. (AP/ESP)

14 Maret 2021
Share this entry
  • Share on Facebook
  • Share on X
  • Share on WhatsApp
  • Share on LinkedIn
  • Share by Mail
https://www.uii.ac.id/wp-content/uploads/2021/03/Mendokumentasikan-Karya-Arsitektur-Secara-Digital.jpg 450 803 humas https://www.uii.ac.id/wp-content/uploads/2026/07/Logo-UII-Kuning.png humas2021-03-14 13:02:402021-03-15 13:10:58Mendokumentasikan Karya Arsitektur Secara Digital

Berita Terakhir

  • Perkuat Kolaborasi Internasional dan Kebudayaan, Program Studi Farmasi UII Gelar Pembukaan G-PICE 2026
  • Universitas Mohammad Natsir Pelajari Sistem Pendidikan Pondok Pesantren UII melalui Kunjungan Studi Tiru
  • CILACS UII Terima Studi Banding UPT Bahasa Universitas Negeri Padang
  • UII dan Unhan RI Perkuat Sinergi, Bahas Isu Maritim hingga Diplomasi Pertahanan
  • Sumpah Dokter ke-72 FK UII: Cetak 2.688 Alumni, Soroti Tantangan Pasien Berbekal AI hingga Peluang Bisnis Medis

Gedung GBPH Prabuningrat (Rektorat)
Kampus Terpadu Universitas Islam Indonesia
Jl. Kaliurang km. 14,5 Sleman, Yogyakarta 55584 Indonesia

Telepon: +62 274 898444
Faks: +62 274 898459
Email: info[at]uii.ac.id

Akreditasi Institusi Unggul. Universitas Islam Indonesia telah mendapatkan Akreditasi Institusi Unggul dari Badan Akreditasi Nasional Perguruan Tinggi (BAN-PT) pada tahun 2022.

© Hak Cipta 2025 - Universitas Islam Indonesia - Yayasan Badan Wakaf Universitas Islam Indonesia | Pengelolaan Situs Web | Pernyataan Sangkalan | Tampilan Lama | Konten terakhir dimutakhirkan 25 Januari 2024
Link to: Mahasiswa Komunikasi, Kuasai Skill Ini Agar Sukses Berkarir Link to: Mahasiswa Komunikasi, Kuasai Skill Ini Agar Sukses Berkarir Mahasiswa Komunikasi, Kuasai Skill Ini Agar Sukses Berkarir Link to: Empat Kiat Agar Bisnis Berkembang di Era Pandemi Link to: Empat Kiat Agar Bisnis Berkembang di Era Pandemi Empat Kiat Agar Bisnis Berkembang di Era Pandemi Scroll to top Scroll to top Scroll to top