Universitas Islam Indonesia (UII) siap menggelar seleksi penerimaan mahasiswa baru Tahun Akademik 2019/2020 di 25 kota di Indonesia melalui pola seleksi Computer Based Test (CBT) untuk jenjang Sarjana dan Diploma. Ke-25 kota tempat pelaksanaan tes CBT tersebar di kota-kota yang ada di Pulau Jawa, Sumatera, dan Kalimantan. Secara serentak seleksi melalui pola tersebut akan mulai diselenggarakan pada 11 Januari 2019 di kampus terpadu UII dan Sekolah Menengah Atas (SMA) mitra UII yang ditunjuk. Lokasi seleksi yang tersebar di berbagai wilayah diharapkan akan memudahkan para pendaftar yang berminat melanjutkan studi di UII.

Hal ini sebagaimana tergambar dalam penandatangan MoU antara UII dengan ke-25 mitra sekolah tempat pelaksanaan tes CBT yang diwakilkan oleh Rektor UII dan kepala sekolah mitra. Acara berlangsung di Lantai 2 Gedung Prof. Dr. Sardjito, kampus terpadu UII pada Kamis (10/1).

Rektor UII, Fathul Wahid, ST, M.Sc, Ph.D pada kesempatan tersebut menyampaikan bahwa UII berkomitmen menjaring bibit-bibit unggul dari SMA yang ada di Indonesia guna dididik menjadi calon pemimpin dan cendekiawan masa depan. “Melalui proses seleksi yang jujur dan bermartabat, kami tidak ingin sekedar mencetak buruh industri, melainkan para calon pemimpin dan cendekia yang bermanfaat bagi bangsa”, ujarnya.

Guna menjamin pola seleksi yang bermartabat, ia berjanji akan menindak tegas manakala ada pihak-pihak yang terbukti melakukan kecurangan pada saat mengikuti seleksi PMB UII.
Di samping CBT, siswa yang berminat mendaftar di UII juga dapat mengakses jalur seleksi lainnya seperti Paper Based Test (PBT), Penelusuran Siswa Berprestasi (PSB), dan Penelusuran Hafiz Alquran (PHA).

Ia menuturkan, terdapat beberapa kategori pada pola seleksi PSB yakni kategori Siswa Berprestasi Bidang Akademik, kategori Siswa Berprestasi Bidang Olahraga dan Seni, kategori Beasiswa Dhuafa serta Kategori Prioritas Daerah Tertinggal, Terluar dan Terdepan (3T). UII juga menyediakan beasiswa Pondok Pesantren dan beasiswa bagi mahasiswa asing yang berasal dari negara Muslim.

Untuk itu, ia menyampaikan ungkapan terimakasih kepada segenap perwakilan mitra sekolah yang hadir karena selama ini turut berkontribusi mewujudkan hal itu. Ia juga berharap pihak sekolah selalu menjalin komunikasi yang baik dengan UII untuk terus menyempurnakan proses seleksi lewat jalur CBT.

Sementara itu, Ketua Umum Seleksi PMB UII Tahun 2019, Dr. Drs. Rohidin, M.Ag menambahkan seleksi PMB di UII selama ini berlangsung cukup kompetitif. Jumlah pendaftar pada tahun 2018 tercatat sebanyak 26.967 orang, dengan mahasiswa yang diterima hingga mengikuti kuliah perdana ada 5.638 orang.

Menurutnya hal ini sebagai bukti bahwa UII tetap menjadi salah satu tujuan belajar tervaforit bagi kalangan pelajar SMA. Pasca menandatangani MoU dengan UII, para perwakilan sekolah mitra selanjutnya mengikuti penyampaian mengenai pola seleksi CBT oleh Hangga Fathana, S.IP., B.Int.St., MA selaku Ketua I PMB UII Tahun 2019.

0 replies

Leave a Reply

Want to join the discussion?
Feel free to contribute!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *