Skuad Tim Nasional (Timnas) U-16 memilih UII Training Ground (UTG) sebagai tempat pemusatan latihan selama di Yogyakarta, jelang gelaran Piala AFF U-16 dan Piala Asia U-16 2020. Pemusatan latihan yang dihelat sejak dua pekan terakhir ini diikuti oleh 24 pemain, yang sebelumnya telah melalui seleksi cukup ketat.

Skuad Garuda Muda, biasa disebut, di damping jajaran pelatih. Di antaranya legenda sepak bola Indonesia Bima Sakti, mantan penjaga gawang Markus Horison (Markus Haris Maulana), dan Gilang. Dipilihnya (UTG) sebagai tempat latihan tentunya bukan tanpa alasan. Salah satunya untuk memberikan suasana baru kepada pemain, setelah sebelumnya hanya berkutat di stadion dengan pemandangan yang sama.

“Lapangan UII (UTG) ini bagus sekali, saya juga kemarin mendapat rekomendasi dari coach Markus sama coach Gilang, yang sebelumnya melakukan lisensi B AFC di sini. Lapangan juga sangat bagus, cuaca, suhu juga bagus, pemain juga merasa nyaman, karena tidak melulu berupa stadion ada tribun, ada atap tribun, itu kadang bikin bosan juga. Di sini beda, bisa melihat alam bebas, ada suara burung dan yang lainnya,” papar Bima Sakti pada Kamis (27/2) di sela-sela latihan.

Bima Sakti mengungkapkan selama Training Camp (TC) di UTG, anak asuhnya telah menunjukkan banyak perkembangan yang baik. “Alhamdulillah hampir dua minggu kita TC di Yogyakarta, progresnya sangat signifikan, banyak pemain yang secara individu, tak-tik mereka sudah banyak yang paham. Kita berharap besok saat uji coba melawan Sleman, yang notabene kemarin kita juga sempat ketemu, timnya juga bagus,” ujarnya.

Mereka (Sleman) banyak memberikan tekanan kepada kita, semoga besok kita bisa sama-sama improve, take and give, sama-sama belajar, dan kita bisa memahami kekurangan kita,” lanjut Bima Sakti.

Bima sakti, usai latihan sempat ungkapkan kekecewaan karena dibatalkannya pertandingan dengan kesebelasan Thailand. Kendati demikian, Timnas U-16 akan tetap melaksanakan laga uji coba dengan PSS Sleman U-16, yang pada laga uji coba sebelumnya berakhir dengan skor imbang 0-0.

“Yang pasti kecewa, karena kita berharap ada pertandingan internasional melawan tim negara lain. Ya kita berharap bulan depan bisa ada pertandingan internasional dari negera lain, karena kemarin kondisi virus Corona. Kami berharap tidak menjadi kerugian bagi kita. Jadi kita positif saja, kita gantikan pertandingan besok (28/2) melawan Sleman,” jelas mantan gelandang Timnas Indonesia.

Komposisi pemain menurut Bima Sakti sudah cukup lengkap, setelah sebelumnya kehilangan bek kanan karena meninggalnya seorang pemain, Alfin Lestaluhu pada 31 Oktober 2019 lalu. “Mungkin setelah kepergian Alfin, kami kekurangan di bek kanan ya, tapi kita sudah ada pengganti, seperti ada Rangga, ada Yandra juga yang bisa mengisi posisi tersebut,” ungkapnya.

Rencanannya, setelah TC dan uji coba melawan PSS Sleman U-16, para pemain akan kembali ke tempat masing-masing. “Setelah uji coba kita rencana balik ke rumah masing-masing, karena mereka juga harus izin sekolah lagi, kembali ke sekolah dan kembali ke klub masing-masing,” tandas Bima Sakti. (D/RS)