Kajian Spesial Sate Qurban Adha Fest 1447 H Soroti Pentingnya Mengelola Asupan dan Mensyukuri Rezeki Allah

Acara Adha Fest 1447 H kembali diadakan oleh Takmir Masjid Ulil Albab (TMUA) Universitas Islam Indonesia (UII) dengan menggelar kajian Spesial Sate Qurban di pelataran Auditorium Prof. K.H. Abdul Kahar Muzakkir, Kampus Terpadu UII pada Minggu (31/5). Acara yang mengangkat tema “Menata Asupan, Menguatkan Kebersamaan, Mewujudkan Kebermanfaatan” mengundang dr. Veby Novri Yendri Sp.THT-KL, Dosen Fakultas Kedokteran UII yang dihadiri peserta dari berbagai latar belakang, baik mahasiswa maupun masyarakat umum.

Pada kajian ini, dr. Veby memaparkan bahwa manusia tidak hanya butuh asupan nutrisi untuk menjaga kesehatan tubuh, tetapi juga asupan batin yang diperoleh melalui ibadah, beramal, dan menuntut ilmu. Menurutnya rezeki yang diberikan oleh Allah SWT bertujuan untuk menjadikan manusia menjadi hamba yang penuh rasa syukur. Serta ia menjelaskan pentingnya mensyukuri kesehatan dengan fisik digunakan untuk melakukan hal-hal yang diridhai Allah, seperti melangkahkan kaki ke masjid dan mendengarkan nasihat agama.

Veby juga menekankan pentingnya mengonsumsi makanan yang halal dan thayyib atau baik bagi kesehatan, sebagaimana diperintahkan dalam Al-Qur’an pada QS. Al-Baqarah ayat 168, يٰٓاَيُّهَا النَّاسُ كُلُوۡا مِمَّا فِى الۡاَرۡضِ حَلٰلًا طَيِّبًا . Ia juga mengajak peserta untuk menerapkan pola makan yang diajarkan Rasulullah SAW, yaitu makan secukupnya dan tidak berlebihan.

Dalam kesempatan tersebut, adapun kutipan riwayat dari Siti Aisyah RA yang menyebutkan bahwa Rasulullah SAW tidak pernah kenyang dua kali dalam sehari.  Ia mengingatkan anjuran Nabi agar lambung diisi sepertiga untuk makanan, sepertiga untuk minuman, dan sepertiga untuk udara. Serta makan berlebihan dapat berdampak buruk bagi kesehatan serta menurunkan semangat beribadah. Karena itu, peserta diajak menikmati hidangan kurban dengan penuh syukur tanpa berlebihan, sejalan dengan firman Allah SWT yang melarang sikap berlebih-lebihan dalam makan dan minum dalam QS. Al- Araf ayat 31, وَّكُلُوْا وَاشْرَبُوْا وَلَا تُسْرِفُوْاۚ اِنَّهٗ لَا يُحِبُّ الْمُسْرِفِيْنَ .

Di akhir kajian, ia mengajak peserta menerapkan pola hidup sehat sesuai ajaran Islam dan mengajak peserta menjadi pribadi yang bermanfaat bagi sesama dengan meneladani sahabat Abu Bakar RA yang dikenal gemar bersedekah dan membantu orang lain. Menurutnya, rasa syukur atas nikmat kesehatan, keamanan, dan rezeki dapat diwujudkan melalui amal serta kontribusi positif kepada masyarakat.

Talitha Syifa Al Fath, mahasiswa Program Studi Sistem Informasi UPN Veteran Yogyakarta angkatan 2025, salah satu peserta kajian turut memberikan kesannya terhadap kajian ini. “Materi yang disampaikan menarik karena memadukan perspektif Islam dan sains dengan bahasa yang mudah dipahami. Kajian tersebut memberikan pemahaman mengenai pentingnya menjaga kondisi fisik dan mental sebagai penunjang aktivitas sehari-hari dan ibadah. Dengan menjaga pola hidup yang seimbang, seseorang dapat menjalankan aktivitas dengan lebih optimal, berpikir lebih positif, serta melaksanakan ibadah dengan lebih baik,” katanya.

Setelah kajian, rangkaian kegiatan diakhiri dengan makan sate kurban bersama yang diikuti seluruh peserta. Kajian Spesial Sate Qurban ini diharapkan mampu memberikan pembelajaran kepada peserta untuk meningkatkan rasa syukur baik dengan menjaga kesehatan fisik hingga mendekatkan diri kepada Allah. (DHP/AHR/RS)