Diplomasi antarwarga (people-to-people diplomacy) berperan penting dalam hubungan bilateral Indonesia dengan negara tetangga, Australia. Universitas Islam Indonesia (UII), melalui program mobilitas mahasiswa dan kerja sama dengan sejumlah Universitas di Australia, turut berperan dalam upaya diplomasi antar-warga secara berkelanjutan.


Sepanjang tahun 2013 hingga 2017, tercatat ratusan mahasiswa Australia telah berkunjung ke UII untuk program pertukaran mahasiswa, kunjungan budaya, dan pemagangan. Untuk menguatkan diplomasi antarwarga tersebut, Kedutaan Besar Australia di Indonesia bekerjasama dengan UII akan menghadirkan sebuah pusat informasi Australia di Perpustakaan Pusat UII dengan nama #AussieBanget Corner.

Demikian disampaikan Direktur Pemasaran, Kerja Sama, dan Alumni UII, Hangga Fathana dalam kunjungan ke Kedutaan Besar Australia di Patra Kuningan, Jakarta, Jumat (10/3). Turut hadir dalam pertemuan tersebut Annabelle Strang, Policy Support Officer serta Grace Maria dari Political Section Kedutaan Besar Australia.

Disampaikan Hangga Fathana, #AussieBanget Corner di UII akan menjadi satu-satunya pusat informasi Australia di lingkungan perguruan tinggi wilayah Yogyakarta dan kedua di Indonesia setelah Universitas Bina Nusantara, Jakarta.

Kedutaan Besar Australia akan memfasilitasi #AussieBanget Corner dengan puluhan koleksi buku studi Australia yang mencakup bidang sejarah, budaya, sastra, biografi tokoh, hubungan internasional, studi Aborigin, dan politik luar negeri Australia. Pojok ini juga akan menyediakan informasi studi lanjut di Australia, termasuk profil singkat berbagai perguruan tinggi di Australia.

“Selain itu, #AussieBanget Corner juga akan dilengkapi dengan akses daring (online) koleksi National Library of Australia yang mencakup ratusan ribu artikel jurnal, buku, majalah dan koran,” ungkap Annabelle.

Sementara itu, Pelaksana Tugas Rektor, Dr-Ing. Ir. Ilya Fadjar Maharika, MA, IAI menyambut baik rencana pembukaan #AussieBanget Corner di UII yang akan diresmikan akhir April 2017 tersebut. “Pojok ini berperan strategis untuk semakin menguatkan kemitraan UII dengan Australia di masa mendatang”, ungkap Ilya. (HF/KUD)