• Admisi
  • UII Gateway
  • Email
  • Kontak
  • Bahasa Indonesia
  • English
Universitas Islam Indonesia
  • PENDIDIKAN
    • Program Pendidikan
    • Penerimaan Mahasiswa Baru
    • Merdeka Belajar Kampus Merdeka
    • Informasi Beasiswa
    • Fasilitas Kampus
    • Jelajahi Yogyakarta
  • PENELITIAN
    • Pusat Studi & Laboratorium
    • Riset & Pengajaran
    • Portal Jurnal
    • Konferensi & Seminar
  • PENGABDIAN
    • Pengabdian & Dakwah
    • Lingkungan & Keberlanjutan
    • Simpul Tumbuh
    • Donasi UIIPeduli
  • INTERNASIONAL
    • International Admission
    • Kantor Urusan Internasional
    • Mobilitas Internasional
    • Program Gelar Ganda
    • Erasmus+ CBHE di UII
  • LAYANAN
    • Mahasiswa
    • Alumni
    • Kemitraan
    • Publik & Rekan Media
    • Paten & Hak Cipta
  • PROFIL
  • Click to open the search input field Click to open the search input field Search
  • Menu Menu
You are here: Home1 / Berita Kegiatan2 / Kenali Penanganan Tepat Cedera Jaringan Lunak
Berita Kegiatan

Kenali Penanganan Tepat Cedera Jaringan Lunak

Setelah membahas mengenai cedera patah tulang, pada sesi dua Scientific Update and Clinical Approach of Musculoskeletal Trauma (SKELETON) Continuous Medical Education (CME) FK UII membahas mengenai cedera jaringan lunak. Disampaikan oleh dr. Asa Ibrahim Zainal Arifin, Sp.OT, Dokter Praktik RSUD Arifin Achmad Pekanbaru, jaringan lunak adalah bagian tubuh di antara kulit dan jaringan, termasuk otot, tendon, saraf, fascia, ligament, lemak, pembuluh darah, pembuluh limfa, dan kartilago.

dr. Asa menjelaskan bahwa otot merupakan jaringan dalam tubuh manusia yang menggerakan tulang dibantu oleh tendon. Tendon sendiri merupakan jaringan tebal yang berfungsi menempelkan otot dengan tulang. Agar mampu bergerak tubuh butuh peran dari saraf. Secara umum cara kerja saraf adalah dengan mengumpulkan informasi (sensorik) dari luar tubuh manusia untuk dikirimkan ke otak. Selanjutnya, otak akan memproses informasi dan memberikan informasi (motorik) ke otot, kelenjar, dan organ.

Langkah awal penanganan pada cedera jaringan lunak hampir sama dengan cedera patah tulang. Menurut dr. Asa, saat melakukan pemeriksaan awal cedera, contohnya adalah cedera pada lengan bawah. Maka tidak cukup untuk memeriksa pada bagian tersebut saja. Periksalah bagian jari-jari tangan apakah mampu bergerak untuk mengetahui apakah terjadi kerusakan pada saraf. 

Selanjutnya adalah amati penampakan pada luka. Contohnya luka tampak pucat, maka kemungkinan adanya kerusakan pembuluh darah lokal. Namun, saat pucat terjadi pada seluruh hampir bagian tubuh, maka kemungkinannya adalah pasien mengalami cedera pada arteri (pembuluh darah besar). “Pemeriksaan gold standar cedera jaringan lunak adalah dengan MRI,” tambahnya.

Lanjutnya, MRI (Magnetic Resonance Imaging) adalah suatu teknologi yang menggunakan magnet dan energi gelombang tubuh untuk melihat kondisi organ tubuh. Apabila x-ray hanya mampu menghasilkan gambar dua dimensi. Berbeda dengan MRI yang mampu menampilkan hasil tiga dimensi dengan lebih detail. Namun, penggunaan alat MRI tersebut biasanya terbatas di rumah sakit besar. Pilihan lain adalah dengan menggunakan USG (Ultrasonografi). USG selain mudah ditemukan di berbagai fasilitas kesehatan, juga memiliki biaya yang lebih terjangkau.

Materi seminar ditutup oleh dr. Agus Taufiqurrohman, M.Kes, Sp.S mengenai sudut pandang Islam terhadap cedera tulang dan otot. Dia mengingatkan audiens terhadap suatu hadits Bukhari, bahwa Allah tidak menurunkan satu penyakit pun melainkan Allah turunkan pula obat baginya. 

Penanaman rasa sabar oleh dokter kepada pasien berpengaruh kepada proses penyembuhan. Tanamkan rasa optimis, mengingatkan pasien mengenai makna mensyukuri apa yang dimiliki. Dia memberi contoh sebuah cerita sebuah kasus pasien yang menderita sakit di kaki kirinya. 

Ada dua jenis respon disini, pertama adalah “Aduh sakit sekali kaki kiri saya,” kedua “Alhamdulillah kaki kanan saya masih sehat.” Ia meyakini respon positif akan mempercepat proses penyembuhan. (UAH/ESP)

19 September 2022
Share this entry
  • Share on Facebook
  • Share on X
  • Share on WhatsApp
  • Share on LinkedIn
  • Share by Mail
https://www.uii.ac.id/wp-content/uploads/2022/09/pexels-jim-de-ramos-1277396.png 450 675 humas https://www.uii.ac.id/wp-content/uploads/2026/07/Logo-UII-Kuning.png humas2022-09-19 14:46:362022-09-19 15:00:11Kenali Penanganan Tepat Cedera Jaringan Lunak

Berita Terakhir

  • UII dan Pemkab Bantul Perkuat Sinergi, Bahas Pengembangan RS UII hingga Peluang Program Beasiswa
  • UII dan Pemkab Ngawi Eksplorasi Kerja Sama Strategis
  • Tingkatkan Kualitas Riset, UII Gelar Workshop Penguatan Tata Kelola Jurnal Ilmiah
  • UII Inisiasi CDC Islamic Universities National Gathering, Bahas Masa Depan Karier Generasi Z
  • UII Dukung Penanganan Kenakalan Remaja di DIY

Gedung GBPH Prabuningrat (Rektorat)
Kampus Terpadu Universitas Islam Indonesia
Jl. Kaliurang km. 14,5 Sleman, Yogyakarta 55584 Indonesia

Telepon: +62 274 898444
Faks: +62 274 898459
Email: info[at]uii.ac.id

Akreditasi Institusi Unggul. Universitas Islam Indonesia telah mendapatkan Akreditasi Institusi Unggul dari Badan Akreditasi Nasional Perguruan Tinggi (BAN-PT) pada tahun 2022.

© Hak Cipta 2025 - Universitas Islam Indonesia - Yayasan Badan Wakaf Universitas Islam Indonesia | Pengelolaan Situs Web | Pernyataan Sangkalan | Tampilan Lama | Konten terakhir dimutakhirkan 25 Januari 2024
Link to: Masa Depan Yogya Terletak Pada Transportasi Massal Link to: Masa Depan Yogya Terletak Pada Transportasi Massal Masa Depan Yogya Terletak Pada Transportasi Massal Link to: Tangani Patah Tulang Dengan Baik, Guna Sembuh Maksimal Link to: Tangani Patah Tulang Dengan Baik, Guna Sembuh Maksimal Tangani Patah Tulang Dengan Baik, Guna Sembuh Maksimal Scroll to top Scroll to top Scroll to top