• Admisi
  • UII Gateway
  • Email
  • Kontak
  • Bahasa Indonesia
  • English
Universitas Islam Indonesia
  • PENDIDIKAN
    • Program Pendidikan
    • Penerimaan Mahasiswa Baru
    • Merdeka Belajar Kampus Merdeka
    • Informasi Beasiswa
    • Fasilitas Kampus
    • Jelajahi Yogyakarta
  • PENELITIAN
    • Pusat Studi & Laboratorium
    • Riset & Pengajaran
    • Portal Jurnal
    • Konferensi & Seminar
  • PENGABDIAN
    • Pengabdian & Dakwah
    • Lingkungan & Keberlanjutan
    • Simpul Tumbuh
    • Donasi UIIPeduli
  • INTERNASIONAL
    • International Admission
    • Kantor Urusan Internasional
    • Mobilitas Internasional
    • Program Gelar Ganda
    • Erasmus+ CBHE di UII
  • LAYANAN
    • Mahasiswa
    • Alumni
    • Kemitraan
    • Publik & Rekan Media
    • Paten & Hak Cipta
  • PROFIL
  • Click to open the search input field Click to open the search input field Search
  • Menu Menu
You are here: Home1 / Berita Kegiatan2 / Kenali Potensimu untuk Menjadi Pemimpin yang Profesional
Berita Kegiatan, Pilihan

Kenali Potensimu untuk Menjadi Pemimpin yang Profesional

Direktorat Pengembangan Karier dan Pemberdayaan Alumni Universitas Islam Indonesia (DPKA UII) mengundang seorang senior lawyer yang juga alumni UII, Dr. Ari Yusuf Amir, S.H., M.H., dalam acara Career Mentoring dengan tema ‘Know Your Talent to Become Professional Leader’ pada Sabtu (9/4) melalui zoom meeting. Jalannya talkshow dipandu oleh Dian Ayu Amalia, S.Psi., M.Psi.

Mengawali talkshow, Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan, Keagamaan, dan Alumni UII, Dr. Drs. Rohidin, S.H., M.Ag, dalam sambutannya menyampaikan bahwa Career Mentoring ini adalah sebuah kegiatan dimana para alumni yang telah berkarir di berbagai industri melakukan mentoring kepada adik-adik mahasiswa yang masih duduk dibangku kuliah, maupun yang fresh graduate. Harapannya dengan adanya acara ini dapat menginspirasi adik-adik mahasiswa agar mendapatkan gambaran yang komprehensif kedepannya dalam menggapai karir yang diinginkan.

Selanjutnya, Ari yang saat ini juga sebagai Sekretaris Jenderal Dewan Pengurus Pusat Ikatan Keluarga Alumni UII menjelaskan bahwa UII mempunyai modal sosial yang kuat dalam membina mahasiswa, sekaligus membedakan dengan banyak perguruan tinggi lain. Modal tersebut adalah tradisi egaliter yang selama ini dibangun dengan adagium “the long tradition of freedom”.

Tradisi tersebut menciptakan hubungan yang kolaboratif dalam proses belajar mengajar antara dosen dan mahasiswa. Mahasiswa dapat menggali keilmuan dosen secara dialektis tanpa rasa sungkan dan beban psikis lainnya. Baik di dalam kelas maupun di ruang kelas.

Ari menjelaskan tips sukses dengan persiapan sejak dini. “Sebagai jembatan menuju kecemerlangan karier di masa depan, masa kuliah di S1 sangat menentukan. Disinilah semua pra kondisi harus disiapkan dan kesemuanya tergantung kemampuan kita memanfaatkan waktu serta mengelola manajemen personal,” ujarnya.

Menurutnya, setidaknya ada tujuh tips yang harus dilakukan sejak mahasiswa untuk membentuk pribadi sukses, calon pemimpin di masing-masing profesi. Beberapa tips tersebut diantaranya adalah bangun personal branding, aktif di organisasi kemahasiswaan, ikut serta dalam kompetensi ilmiah, berkontribusi di program magang, tingkatkan kapasitas diri, kuasai kemampuan komunikasi, dan berikutnya keterpaduan Iman, Ilmu, dan Amal.

Ia menjelaskan, personal branding adalah proses memasarkan diri ke masyarakat umum melalui suatu citra yang dibentuk. “Untuk membuat citra yang baik, kita harus dikenal sebagai orang yang baik, cerdas, dan kompeten. Citra yang baik dapat dibentuk ketika menduduki bangku kuliah antara lain menjadi mahasiswa yang aktif berdiskusi, memberikan banyak masukan yang positif, mengambil inisiatif dalam kegiatan mahasiswa dan menghasilkan karya yang bermanfaat di lingkungan kampus,” tandasnya.

Ari menjelaskan pentingnya mengikuti organisasi. Organisasi sejatinya adalah miniatur masyarakat dan dunia kerja. Keaktifan di organisasi akan menjadi kawah candradimuka yang melatih mahasiswa mengelola keberlangsungan sebuah entitas. “Di organisasi kita akan belajar menyusun dan menjalankan program kerja, belajar manajemen konflik, problem solving, administrasi persuratan, membangun jaringan, menyusun argumen dan keberanian untuk berbicara di depan umum. Kesemuanya itu sangat dibutuhkan di dunia kerja manapun,” paparnya.

“Di bangku kuliah hal itu tidak diajarkan. Ingat IPK tinggi tanpa bekal kemampuan lainnya, hanya akan mengantarkan pada lolos seleksi administrasi, selebihnya adalah kecakapan kita yang menentukan. Bekal keaktifan di organisasi sangat membantu,” tambahnya.

Lebih lanjut Ari menyebut bahwa mengikuti program magang sangat penting. “Mengikuti program magang di perusahaan atau instansi akan memberikan banyak benefit. Kita akan mendapatkan gambaran langsung di dunia kerja, sehingga kita dapat menyiapkan diri untuk berkompetisi nantinya di dunia kerja yang kita impikan. Program magang biasanya menjadi nilai tambah bagi pelamar di banyak perusahaan/institusi,” tandasnya

Selain itu, mengikuti kompetisi ilmiah menurutnya memiliki urgensi tersendiri. Hal ini akan membentuk mental untuk terbiasa dalam iklim persaingan yang ketat. Selain itu juga akan memperkaya pengetahuan, memperluas jaringan dan pengalaman baru yang akan meningkatkan portofolio. “Hal ini akan sangat bermanfaat untuk persiapan karir kita di masa depan,” tutur Ari.

Menurutnya, peningkatan kapasitas diri harus terus dilakukan di tengah dunia yang terus berubah dengan cepat, ditengah persaingan yang kian kompetitif. “Sering-seringlah mengikuti kursus, seminar, pelatihan dan sejenisnya. Apalagi upaya untuk itu lebih mudah dengan banyaknya platform digital yang menyelenggarakan kegiatan ilmiah secara daring,” pesan Ari.

Disampaikan Ari, di Ull kita diajarkan integrasi iman, ilmu dan amal. Inilah kelebihan kita yang membedakan dengan kampus-kampus lainnya. Prinsip profetik tersebut harus dipegang teguh dan diimplementasikan seluruh alumni Ull dimanapun, termasuk di dunia kerja. Sehingga tanggungjawab kita bukan hanya dengan lingkungan kerja, tetapi juga secara transendental terhadap Allah Swt.

Dalam kesempatannya Ari Yusuf berpesan kepada adik-adik mahasiswa untuk terus berusaha menjadi yang terbaik, ingat masa depan kita ada ditangan kita sendiri. Mengutip pesan dari salah satu pendiri UII, K.H. Wahid Hasyim, “Setiap manusia adalah anak dari jerih payahnya. Semakin keras berusaha, semakin pantas ia jaya. Cita-cita yang tinggi dapat mengangkatnya ke derajat yang tinggi. Semakin keras berkemauan, semakin terang derajat itu. Tak ada langkah mundur bagi orang yang ingin maju. Tak ada kemajuan bagi orang yang menghendaki mundur,” pungkasnya. (A/RS)

11 April 2022
Share this entry
  • Share on Facebook
  • Share on X
  • Share on WhatsApp
  • Share on LinkedIn
  • Share by Mail
https://www.uii.ac.id/wp-content/uploads/2022/04/Dr.-Ari-Yusuf-Amir-S.H.-M.H.-dalam-acara-Career-Mentoring-yang-diselenggarakan-Direktorat-Pengembangan-Karier-dan-Pemberdayaan-Alumni-UII.jpg 450 800 humas https://www.uii.ac.id/wp-content/uploads/2026/07/Logo-UII-Kuning.png humas2022-04-11 09:57:002022-04-11 12:00:50Kenali Potensimu untuk Menjadi Pemimpin yang Profesional

Berita Terakhir

  • UII dan Pemkot Pekalongan Jalin Kerja Sama Strategis Perkuat Pendidikan dan Pengembangan Daerah
  • UII dan Pemkab Bantul Perkuat Sinergi, Bahas Pengembangan RS UII hingga Peluang Program Beasiswa
  • UII dan Pemkab Ngawi Eksplorasi Kerja Sama Strategis
  • Tingkatkan Kualitas Riset, UII Gelar Workshop Penguatan Tata Kelola Jurnal Ilmiah
  • UII Inisiasi CDC Islamic Universities National Gathering, Bahas Masa Depan Karier Generasi Z

Gedung GBPH Prabuningrat (Rektorat)
Kampus Terpadu Universitas Islam Indonesia
Jl. Kaliurang km. 14,5 Sleman, Yogyakarta 55584 Indonesia

Telepon: +62 274 898444
Faks: +62 274 898459
Email: info[at]uii.ac.id

Akreditasi Institusi Unggul. Universitas Islam Indonesia telah mendapatkan Akreditasi Institusi Unggul dari Badan Akreditasi Nasional Perguruan Tinggi (BAN-PT) pada tahun 2022.

© Hak Cipta 2025 - Universitas Islam Indonesia - Yayasan Badan Wakaf Universitas Islam Indonesia | Pengelolaan Situs Web | Pernyataan Sangkalan | Tampilan Lama | Konten terakhir dimutakhirkan 25 Januari 2024
Link to: Masa Depan Milik Mereka yang Mempersiapkan Diri Link to: Masa Depan Milik Mereka yang Mempersiapkan Diri Masa Depan Milik Mereka yang Mempersiapkan Diri Link to: Tips Bagaimana Memperbaiki Diri dan Akhlak di Bulan Ramadan Link to: Tips Bagaimana Memperbaiki Diri dan Akhlak di Bulan Ramadan Tips Bagaimana Memperbaiki Diri dan Akhlak di Bulan Ramadan Scroll to top Scroll to top Scroll to top