• Admisi
  • UII Gateway
  • Email
  • Kontak
  • Bahasa Indonesia
  • English
Universitas Islam Indonesia
  • PENDIDIKAN
    • Program Pendidikan
    • Penerimaan Mahasiswa Baru
    • Merdeka Belajar Kampus Merdeka
    • Informasi Beasiswa
    • Fasilitas Kampus
    • Jelajahi Yogyakarta
  • PENELITIAN
    • Pusat Studi & Laboratorium
    • Riset & Pengajaran
    • Portal Jurnal
    • Konferensi & Seminar
  • PENGABDIAN
    • Pengabdian & Dakwah
    • Lingkungan & Keberlanjutan
    • Simpul Tumbuh
    • Donasi UIIPeduli
  • INTERNASIONAL
    • International Admission
    • Kantor Urusan Internasional
    • Mobilitas Internasional
    • Program Gelar Ganda
    • Erasmus+ CBHE di UII
  • LAYANAN
    • Mahasiswa
    • Alumni
    • Kemitraan
    • Publik & Rekan Media
    • Paten & Hak Cipta
  • PROFIL
  • Click to open the search input field Click to open the search input field Search
  • Menu Menu
You are here: Home1 / Berita Kegiatan2 / Kiat Universitas di Inggris dan Taiwan Menyiasati Pandemi Covid-19
Berita Kegiatan

Kiat Universitas di Inggris dan Taiwan Menyiasati Pandemi Covid-19

covid-19

Pandemi virus corona (Covid-19) membuat perguruan tinggi harus putar otak agar layanan pendidikannya tetap berjalan optimal. Selain mulai beralih ke platform daring, perguruan tinggi juga mengubah sistem pelayanan, asesmen penilaian, dan metode pembelajaran dalam praktek mengajar. Hal ini guna memastikan agar mahasiswa tetap mendapat kualitas pelayanan dan pendidikan yang sama layaknya sebelum pandemi. Seperti tengah diupayakan universitas yang ada di Inggris dan Taiwan.
Topik tersebut tercermin dalam kegiatan Webinar Series Mobilitas dan Internasionalisasi Perguruan Tinggi di Masa Pandemi Covid-19, Sharing session from UK and Taiwan. Kegiatan berlangsung pada Kamis (23/04) melalui aplikasi pertemuan daring.

“Segenap sivitas akademik segera memikirkan bermacam-macam skenario tepat setelah Inggris ditetapkan lockdown. Yang paling diperlukan adalah komunikasi top-down yang jelas dari pimpinan hingga dosen,” ungkap Nadine Sulkowski, pembicara pertama dari International Developmental Lead, University of Gloucestershire, Inggris.

“Sebelum pandemi, mahasiswa sudah terbiasa untuk mengumpulkan tugas secara daring. Namun ada hal-hal yang kurang bisa dinilai secara daring seperti kerja kelompok dan presentasi. Tidak hanya mengubah asesmen penilaian, para dosen juga perlu menyiapkan beberapa format pembelajaran,” tuturnya.

Belajar mandiri dan membuka forum diskusi daring adalah beberapa dari pilihan strategis. “Dengan menyiapkan catatan pedoman, dipastikan mahasiswa dapat mengakses layanan dan sumber referensi yang diperlukan,”

Lalu bagaimana mahasiswa internasional yang sedang menyelesaikan disertasinya?. Nadine menjelaskan bahwa pihak universitas menyediakan pilihan bagi mahasiswa tergantung dengan keadaan. Seperti membantu perpanjangan visa, walaupun pihak kampus juga merekomendasikan mereka untuk mendengarkan anjuran universitas dari negara asal mereka.

Langkah Universitas di Taiwan

Pembicara kedua kegiatan ini adalah Pei-chih Lin, Global Program and Internal Bachelor Degree Program, National Tsing Hua University, Taiwan. Berbeda dengan Nadine, Lin menjelaskan langkah preventif yang dilakukan pemerintah Taiwan untuk menghadapi wabah Covid-19.

Pertama ada konferensi pers, melaporkan semua informasi yang telah diperoleh dan mengimbau langkah yang perlu dilakukan masyarakat Taiwan. Kedua ada tracking footprint yang dilakukan secara massal. Dan terakhir memberlakukan kebijakan terkait masker,” ungkap Lin.

Dalam kebijakan masker, Taiwan mengambil pendekatan teknologi untuk penyebaran masker. Lin mengungkapkan bahwa satu orang warga Taiwan dapat membeli masker maksimal sembilan buah dalam satu minggu yang dapat dibeli melalui vending machine. “Masyarakat Taiwan juga dapat mencari vending machine terdekat melalui aplikasi di ponselnya,”

“Untuk ranah institusi, National Tsing Hua University (NTSU) Taiwan membuat komite Covid-19,” jelas Lin yang dalam bulan Januari lalu masih tercatat beraktivitas di kampus seperti biasa, walaupun secara geografis letak Taiwan tidak jauh dari China.

Dengan dibentuknya komite ini, setidaknya sudah ada langkah preventif untuk NTSU. Yang pertama adalah menutup pelayanan restoran atau kantin di area kampus dan acara dalam-ruangan yang tidak diperlukan. “Seperti acara selebrasi dan pesta, bisa diganti ke media daring,” tutur Lin.

Selanjutnya mengembangkan kebijakan perpustakaan dan pengukuran suhu tubuh sebelum memasuki kampus. “Dosen juga perlu mempertimbangkan untuk mengadakan kelas daring bila jumlah mahasiswa di kelas tersebut melebihi 40 orang,” (IG/ESP)

25 April 2020
Share this entry
  • Share on Facebook
  • Share on X
  • Share on WhatsApp
  • Share on LinkedIn
  • Share by Mail
https://www.uii.ac.id/wp-content/uploads/2020/03/covid-19-UII-avigan-klorokuin.jpg 450 800 humas https://www.uii.ac.id/wp-content/uploads/2026/07/Logo-UII-Kuning.png humas2020-04-25 09:56:532020-04-28 09:59:21Kiat Universitas di Inggris dan Taiwan Menyiasati Pandemi Covid-19

Berita Terakhir

  • Perkuat Kolaborasi Internasional dan Kebudayaan, Program Studi Farmasi UII Gelar Pembukaan G-PICE 2026
  • Universitas Mohammad Natsir Pelajari Sistem Pendidikan Pondok Pesantren UII melalui Kunjungan Studi Tiru
  • CILACS UII Terima Studi Banding UPT Bahasa Universitas Negeri Padang
  • UII dan Unhan RI Perkuat Sinergi, Bahas Isu Maritim hingga Diplomasi Pertahanan
  • Sumpah Dokter ke-72 FK UII: Cetak 2.688 Alumni, Soroti Tantangan Pasien Berbekal AI hingga Peluang Bisnis Medis

Gedung GBPH Prabuningrat (Rektorat)
Kampus Terpadu Universitas Islam Indonesia
Jl. Kaliurang km. 14,5 Sleman, Yogyakarta 55584 Indonesia

Telepon: +62 274 898444
Faks: +62 274 898459
Email: info[at]uii.ac.id

Akreditasi Institusi Unggul. Universitas Islam Indonesia telah mendapatkan Akreditasi Institusi Unggul dari Badan Akreditasi Nasional Perguruan Tinggi (BAN-PT) pada tahun 2022.

© Hak Cipta 2025 - Universitas Islam Indonesia - Yayasan Badan Wakaf Universitas Islam Indonesia | Pengelolaan Situs Web | Pernyataan Sangkalan | Tampilan Lama | Konten terakhir dimutakhirkan 25 Januari 2024
Link to: Sebaran Dokter di Indonesia Belum Merata Link to: Sebaran Dokter di Indonesia Belum Merata Sebaran Dokter di Indonesia Belum MerataPernyataan Sikap UII Link to: Upaya Universitas di Thailand Merespon Covid-19 Link to: Upaya Universitas di Thailand Merespon Covid-19 covid-19Upaya Universitas di Thailand Merespon Covid-19 Scroll to top Scroll to top Scroll to top