• Admisi
  • UII Gateway
  • Email
  • Kontak
  • Bahasa Indonesia
  • English
Universitas Islam Indonesia
  • PENDIDIKAN
    • Program Pendidikan
    • Penerimaan Mahasiswa Baru
    • Merdeka Belajar Kampus Merdeka
    • Informasi Beasiswa
    • Fasilitas Kampus
    • Jelajahi Yogyakarta
  • PENELITIAN
    • Pusat Studi & Laboratorium
    • Riset & Pengajaran
    • Portal Jurnal
    • Konferensi & Seminar
  • PENGABDIAN
    • Pengabdian & Dakwah
    • Lingkungan & Keberlanjutan
    • Simpul Tumbuh
    • Donasi UIIPeduli
  • INTERNASIONAL
    • International Admission
    • Kantor Urusan Internasional
    • Mobilitas Internasional
    • Program Gelar Ganda
    • Erasmus+ CBHE di UII
  • LAYANAN
    • Mahasiswa
    • Alumni
    • Kemitraan
    • Publik & Rekan Media
    • Paten & Hak Cipta
  • PROFIL
  • Click to open the search input field Click to open the search input field Search
  • Menu Menu
You are here: Home1 / Berita Kegiatan2 / Kisah Mahasiswa UII Ikuti Pertukaran Pelajar Daring di ASEAN
Berita Kegiatan

Kisah Mahasiswa UII Ikuti Pertukaran Pelajar Daring di ASEAN

Pandemi tidak mengendorkan upaya mahasiswa UII untuk mengikuti kegiatan mobilitas internasional. Meski lebih banyak digelar secara daring, terbukti kegiatan ini tidak lantas sepi peminat. Salah satunya yakni program International Credit Transfer (ICT) yang diikuti oleh mahasiswa UII di University of Malaya dan University of Mapua. Dua orang mahasiswa yang terlibat dalam program ini yakni Akmal Maulana AR yang belajar di University of Malaya dan Shafina di Mapua University. Keduanya berbagi pengalaman dalam Talkshow bertajuk Suka Duka Mahasiswa International Credit Transfer (ICT) Selama Pandemi, pada Sabtu (29/1).

Akmal menjelaskan bahwa ia melihat perbedaan pendidikan di Indonesia dan Malaysia terletak pada sistem kurikulum yang digunakan, durasi untuk mendapatkan nilai hasil ujian serta sistem menulis essay. Sistem penilaian misalnya, menghabiskan waktu 2-3 minggu untuk mengolah nilai khususnya ketika para dosen melakukan rapat senat penentuan nilai. 

Terkait dengan sistem penulisan essay, Akmal menilai bahwa para mahasiswa di University of Malaya memberikan jawaban yang sangat detail terkait poin-poin yang diminta untuk dijabarkan. “Jadi mereka itu mengambil poin-poinnya dari ensiklopedia daring dan mencari sumbernya dari berbagai literatur.” Ujar Akmal.

Sementara Shafina bercerita di Mapua University juga merasakan 3 kali pertemuan dalam seminggu untuk satu mata kuliah dengan durasi 1 sampai 1,5 jam per pertemuan. “Kami juga memiliki waktu pengerjaan tugas yang cukup cepat seperti 2 hari untuk satu mata kuliah.” Tambah Shafina. Ia menambahkan bahwa selama mengikuti program ini, ia cukup sering menemukan mahasiswa yang aktif dan tidak memiliki rasa takut dalam tanya jawab selama sesi kelas. 

Hal lain yang menjadi perbedaan di Mapua dan UII adalah beberapa mata kuliah yang diambil harus diganti di pertengahan semester karena sudah selesai di bulan November sedangkan durasi semester yang dimiliki sampai bulan Februari. 

Terkait proses adaptasi, Akmal mengatakan bahwa ia terbantu dengan masa orientasi selama 2 minggu di awal perkuliahan. Ia juga cukup terbantu dengan durasi proses pembuatan akun sampai pemilihan mata kuliah yang cukup panjang. Selain itu, ia merasa memiliki keuntungan sebagai mahasiswa internasional melalui ketersediaan kode yang memungkinkan para mahasiswa untuk memilih mata kuliah dengan leluasa. 

Di sisi lain, Shafina merasa cukup mudah beradaptasi berkat kehadiran buddy yang sangat responsif dan bahkan mencari dia untuk membantu proses adaptasinya. Shafina juga menuturkan bahwa ia merasa senang dengan mahasiswa lokal yang sering membantunya mempelajari bahasa setempat meskipun kelas dilaksanakan secara daring.

Terkait kegiatan non-akademik, kedua mahasiswa memiliki ketertarikan yang cukup berbeda. Misalnya Akmal yang memilih untuk mengikuti kelas bahasa Jepang, Mandarin hingga Thailand yang diajarkan oleh para mahasiswa asing. Ia juga mengikuti kelas Netflix yang tidak hanya menonton film tapi juga memahami dan membedah isi yang disampaikan di dalam film tersebut. “Tapi aku tidak bisa ikut semuanya karena terkendala waktu yang tidak bisa kuikuti dengan baik dan lebih memilih untuk mengerjakan tugas.” Pungkas Akmal. (AP/ESP)

1 Februari 2022
Share this entry
  • Share on Facebook
  • Share on X
  • Share on WhatsApp
  • Share on LinkedIn
  • Share by Mail
https://www.uii.ac.id/wp-content/uploads/2021/02/Passage-To-ASEAN-P2A-Virtual-Cultural-Exchange-2021.jpg 450 675 humas https://www.uii.ac.id/wp-content/uploads/2026/07/Logo-UII-Kuning.png humas2022-02-01 17:22:532022-02-06 17:25:18Kisah Mahasiswa UII Ikuti Pertukaran Pelajar Daring di ASEAN

Berita Terakhir

  • Perkuat Kolaborasi Internasional dan Kebudayaan, Program Studi Farmasi UII Gelar Pembukaan G-PICE 2026
  • Universitas Mohammad Natsir Pelajari Sistem Pendidikan Pondok Pesantren UII melalui Kunjungan Studi Tiru
  • CILACS UII Terima Studi Banding UPT Bahasa Universitas Negeri Padang
  • UII dan Unhan RI Perkuat Sinergi, Bahas Isu Maritim hingga Diplomasi Pertahanan
  • Sumpah Dokter ke-72 FK UII: Cetak 2.688 Alumni, Soroti Tantangan Pasien Berbekal AI hingga Peluang Bisnis Medis

Gedung GBPH Prabuningrat (Rektorat)
Kampus Terpadu Universitas Islam Indonesia
Jl. Kaliurang km. 14,5 Sleman, Yogyakarta 55584 Indonesia

Telepon: +62 274 898444
Faks: +62 274 898459
Email: info[at]uii.ac.id

Akreditasi Institusi Unggul. Universitas Islam Indonesia telah mendapatkan Akreditasi Institusi Unggul dari Badan Akreditasi Nasional Perguruan Tinggi (BAN-PT) pada tahun 2022.

© Hak Cipta 2025 - Universitas Islam Indonesia - Yayasan Badan Wakaf Universitas Islam Indonesia | Pengelolaan Situs Web | Pernyataan Sangkalan | Tampilan Lama | Konten terakhir dimutakhirkan 25 Januari 2024
Link to: UII Adakan Vaksinasi Booster untuk Menambah Antibodi Link to: UII Adakan Vaksinasi Booster untuk Menambah Antibodi UII Adakan Vaksinasi Booster untuk Menambah Antibodi Link to: Terpilih, Lima Nama Calon Rektor UII 2022-2026 Link to: Terpilih, Lima Nama Calon Rektor UII 2022-2026 Terpilih, Lima Nama Calon Rektor UII 2022-2026 Scroll to top Scroll to top Scroll to top