Kegiatan berlevel internasional bukan menjadi hal yang asing bagi mahasiswa Universitas Islam Indonesia (UII). Mereka rajin mengikuti berbagai kegiatan berlevel internasional baik di bidang akademik, seni, olahraga, maupun budaya. Inilah yang juga menjadi salah satu daya tarik UII bagi calon mahasiswa. Fenomena ini ditanggapi oleh komunitas UII Golden yang bernaung di bawah Kantor Urusan Internasional (KUI) UII lewat kegiatan international golden camp. Panitia acara kegiatan tersebut secara resmi mendapat pengarahan Wakil Rektor Bidang Networking dan Kewirausahaan UII, Ir. Wiryono Raharjo, M.Arch., Ph.D pada Jum’at (28/2) di Gedung Prof. Dr. Sardjito UII.

Wiryono Rahardjo dalam paparannya bertema Design Thinking and Prototype menyampaikan bahwa design thinking terdiri atas empathy, define objective, problem formulation, research, idea, prototype, implement. “Dalam kepanitiaan perlu diadakan kolaborasi, empati, dan investasi untuk membangun relasi dan mendesain sebuah komunitas yang tadinya tidak ada tempat untuk mengambil sebuah keputusan menjadi ada”, jelasnya.

Sedangkan menurutnya, sebenarnya setiap orang memiliki Design thinking namun terkadang banyak yang tidak menyadarinya sehingga tidak dapat mengelolanya dengan baik.

“Kita dapat membuat suatu pertanyaan mengapa orang lain harus bergabung pada kegiatan international golden camp? Sehingga dari pertanyaan tersebut muncul sebuah prototype atau skenario yang menjadi gambaran mengenai kegiatan tersebut”, imbuhnya. Setelah tahap prototype maka harus ada tahap implementasi yang harus direalisasikan.

Namun demikian, panitia juga jangan melupakan tahap Formulating problems sebagai kunci suksesnya desain. “Selalu menanyakan permasalahan yang akan dihadapi saat proses sebelum kegiatan berlangsung, seperti bagaimana cara mendapat dana operasional? berapakah mahasiswa yang akan disubsidi? Dan lainnya. Lakukanlah penelitian untuk mencari informasi untuk merespon problem formulation. Misalnya dengan cara preseden atau mengumpulkan karya sebelumnya dan dikolaborasikan untuk menciptakan sebuah terobosan baru”, tutupnya.

Sementara itu, Aryo Bimo selaku ketua panitia mengutarakan tujuan kegiatan international golden camp adalah memperkenalkan UMKM kepada para partisipan golden camp yang berasal dari luar negeri. Ia berharap hal itu dapat berkontribusi pada peningkatan ekonomi masyarakat. Para peserta golden camp sendiri nantinya akan mendapatkan beasiswa partisipasi kegiatan dari KUI UII. (FNJ/ESP)