• Admisi
  • UII Gateway
  • Email
  • Kontak
  • Bahasa Indonesia
  • English
Universitas Islam Indonesia
  • PENDIDIKAN
    • Program Pendidikan
    • Penerimaan Mahasiswa Baru
    • Merdeka Belajar Kampus Merdeka
    • Informasi Beasiswa
    • Fasilitas Kampus
    • Jelajahi Yogyakarta
  • PENELITIAN
    • Pusat Studi & Laboratorium
    • Riset & Pengajaran
    • Portal Jurnal
    • Konferensi & Seminar
  • PENGABDIAN
    • Pengabdian & Dakwah
    • Lingkungan & Keberlanjutan
    • Simpul Tumbuh
    • Donasi UIIPeduli
  • INTERNASIONAL
    • International Admission
    • Kantor Urusan Internasional
    • Mobilitas Internasional
    • Program Gelar Ganda
    • Erasmus+ CBHE di UII
  • LAYANAN
    • Mahasiswa
    • Alumni
    • Kemitraan
    • Publik & Rekan Media
    • Paten & Hak Cipta
  • PROFIL
  • Click to open the search input field Click to open the search input field Search
  • Menu Menu
You are here: Home1 / Berita Kegiatan2 / Kuliah Lancar, Bisnis Gemilang
Berita Kegiatan

Kuliah Lancar, Bisnis Gemilang

Sukses membawa bisnisnya hingga ke kancah mancanegara tak lantas membuat Syarif Ihsanuddin menelantarkan perkuliahannya. Mahasiswa semester enam Program Studi Ekonomi Islam Universitas Islam Indonesia (UII) ini mengaku sudah mengenal bisnis sejak 2016 saat dirinya masih menempuh pendidikan di bangku Sekolah Menengah Atas (SMA). “Karena latar belakang orang tua juga pengusaha, jadi dari dulu saya udah nggak asing lagi sama dunia usaha,” jelasnya dalam Bincang Bareng Mahasiswa (BBM) Ekonomi Islam pada, Sabtu (8/8).

Syarif Ihsanuddin mengawali bisnis pada saat kerja sampingan sebagai supir mobil bak pengantar barang antar provinsi. Saat itu ia sering melewati jalur pantura dan kerap bertemu dengan pengrajin kerang dari pesisir pantai utara. Sejak saat itulah Syarif Ihsanuddin memulai bisnisnya di bidang kerajinan dari cangkang kerang. “Awalnya saya membuat gantungan kunci, terus dipasarkan ke teman-teman dan ada yang pesan 100 pcs buat souvenir,” tambahnya.

Owner Sabila Craft tersebut menyampaikan bahwa sejak masuk ke bangku perkuliahan ia memberi tantangan kepada dirinya untuk dapat hidup mandiri, “Waktu itu saya bilang sama Ibu kalau mau hidup mandiri, ini juga sebagai challenge buat diri saya biar bisa terus berkembang,” ungkapnya.

Komitmen Syarif Ihsanuddin untuk memasarkan bisnisnya hingga ke pasar internasional dimulai saat dirinya menjadi mahasiswa. Pada saat itu, Syarif Ihsanuddin gencar melakukan riset pasar guna melihat pasar mana yang cocok untuk produk yang ia tawarkan. Hal itu dilakukan di sela-sela kesibukannya sebagai mahasiswa semester 1.

Setelah melakukan riset pasar, ia melihat ada peluang besar dalam memasarkan produk di pasar internasional, namun saat itu Syarif Ihsanuddin masih belum memiliki akses untuk menggapai pasarnya. “Akhirnya saya kontak lagi dengan teman-teman pengrajin yang dulu saya kenal, terus saya disarankan untuk ketemu sama buying agent (agen pembeli),” jelasnya.

Setelah menemui agen pembeli tak langsung membuat produknya tembus ke pasar internasional. Pada enam bulan pertama Syarif Ihsanuddin membangun sampel produk untuk dikirimkan ke agen pembeli, “Itu nggak langsung diterima, sampel saya ditolak berkali kali dulu sampai dapat yang pas,” jelasnya. Agen pembeli perlu menyeleksi sampel yang telah dibuat oleh produsen dan disesuaikan dengan pembeli di luar negeri. “Saya masih ingat betul orderan pertama saya saat itu ke USA, seribu pcs mangkok dari kulit kerang,” tambahnya.

Untuk dapat masuk ke pasar internasional, Syarif Ihsanuddin menyampaikan hal yang terpenting yang harus dimiliki adalah legalitas. Legalitas merupakan syarat mutlak yang terdiri dari NPWP (Nomor Pokok Wajib Pajak), NIB (Nomor Induk Berusaha), dan NIK (Nomor Induk Kepabeanan).

Hingga saat ini, Syarif Ihsanuddin telah memasarkan produknya melalui berbagai portal belanja internasional. Dirinya mengaku bahwa saat ini sudah bukan dirinya yang berjuang mencari agen pembeli, namun justru agen pembeli yang mencari dirinya. Di masa pandemi saat ini, permintaan order Sabila Craft sempat menurun. Terutama disebabkan karena 80% pasar Sabila Craft berada pada negara-negara yang memiliki kebijakan lockdown, “Jadi ada beberapa proyek yang pending, bahkan cancel gara-gara lockdown”, jelas Syarif Ihsanuddin.

Namun dirinya tak lantas menyerah, pandemi ini dijadikan sebagai ajang evaluasi. Salah satunya dengan memanfaatkan instagram sebagai media promosi di pasar nasional. “Di instagram saya memanfaatkan hashtag aja sih, pernah pas pandemi ini justru ada juga yang order dari luar negeri lewat instagram”, tuturnya. Selain itu, Syarif Ihsanuddin juga telah berperan dalam membuka lapangan pekerjaan pada 12 karyawan yang terdiri dari satu kepala produksi dan 11 pengrajin kerang.

Syarif Ihsanuddin melanjutkan membagi cerita saat menentukan nama bisnisnya. “Sabila itu disarankan dari Ibu saya, saat harus mengurus legalitas bisnis saya. Sabila artinya selalu ada jalan, sebagai doa dari Ibu juga agar kalau ada masalah apapun Sabila Craft bisa tetap bertahan karena selalu ada jalan dari Allah,” ungkapnya.

Kesibukannya dalam mengurus bisnis Sabila Craft yang telah merambah di pasar internasional tidak membuat kuliahnya terabaikan. Syarif Ihsanuddin memberikan rahasianya untuk tetap lancar berkuliah, “Yang penting harus pintar bagi waktu, selain itu tips saya selalu merencanakan apa yang akan saya lakukan esok hari,” jelasnya.

Terakhir, Syarif Ihsanuddin menyampaikan bahwa salah satu hal terpenting yang membawanya hingga pada kesuksesan ini adalah ridho orang tua, “Jadilah pribadi yang punya agama sebagai bekal attitude, amanah dengan customer, dan seringlah komunikasi dengan orangtua, karena ridho orang tua akan mempermudah segala urusan”. (VTR/RS)

10 Agustus 2020
Share this entry
  • Share on Facebook
  • Share on X
  • Share on WhatsApp
  • Share on LinkedIn
  • Share by Mail
https://www.uii.ac.id/wp-content/uploads/2020/06/FIAI-UII-1.jpg 450 651 humas https://www.uii.ac.id/wp-content/uploads/2026/07/Logo-UII-Kuning.png humas2020-08-10 14:27:342020-08-10 14:29:54Kuliah Lancar, Bisnis Gemilang

Berita Terakhir

  • UII dan Badilag MA RI Gelar Seminar Nasional, Bahas Arah Baru Penyelesaian Sengketa Ekonomi Syariah di Era Digital
  • UII Lepas Mahasiswa Pengabdian Masyarakat SINERA 2026 ke Kabupaten Buton
  • UII Luncurkan Fakultas Teknik Desain Inovasi, Perkuat Kolaborasi untuk Masa Depan Berkelanjutan
  • FIAI UII Gelar Diskusi Kajian Turats Bahas Implementasi Epistemologi Ulil Albab dalam Ilmu Sosial
  • UII Sambut 22 Mahasiswa Internasional dalam Program P2A UIISAGE BRIDGE 2026

Gedung GBPH Prabuningrat (Rektorat)
Kampus Terpadu Universitas Islam Indonesia
Jl. Kaliurang km. 14,5 Sleman, Yogyakarta 55584 Indonesia

Telepon: +62 274 898444
Faks: +62 274 898459
Email: info[at]uii.ac.id

Akreditasi Institusi Unggul. Universitas Islam Indonesia telah mendapatkan Akreditasi Institusi Unggul dari Badan Akreditasi Nasional Perguruan Tinggi (BAN-PT) pada tahun 2022.

© Hak Cipta 2025 - Universitas Islam Indonesia - Yayasan Badan Wakaf Universitas Islam Indonesia | Pengelolaan Situs Web | Pernyataan Sangkalan | Tampilan Lama | Konten terakhir dimutakhirkan 25 Januari 2024
Link to: Menilik Sitem Penyiaran di Indonesia Link to: Menilik Sitem Penyiaran di Indonesia Menilik Sitem Penyiaran di IndonesiaPernyataan Sikap UII Link to: Gaya Hidup Baru di Era New Normal Link to: Gaya Hidup Baru di Era New Normal Gaya Hidup Baru di Era New Normal Scroll to top Scroll to top Scroll to top