Dunia statistika yang penuh dengan angka-angka seringkali dianggap sebagai bahasan yang rumit bagi kalangan awam. Meskipun demikian, pada kenyataannya memutuskan untuk meneruskan studi pada jurusan statistika justru menawarkan berbagai macam keunggulan. Hal ini dibahas dengan menarik pada seri pertama Ngobrol Bareng Alumni Statistika (Ngobras) oleh Imam Adiyana belum lama ini di UII secara daring. Imam yang merupakan alumni Statistika UII tahun 2011 itu menjelaskan bagaimana statistika begitu dibutuhkan di berbagai sektor dan dapat diandalkan sebagai ladang rezeki dalam mencari mata pencaharian. 

Lulusan statistika yang memutuskan menjadi praktisi sering dicari perusahaan untuk menangani big data seperti data scientist, data engineer, market researcher dan lain sebagainya. “Selain menjadi praktisi, beberapa mahasiswa statistika yang tertarik melanjutkan ke pendidikan lebih tinggi dan punya keinginan berbagi ilmu bisa mendalami jenis pekerjaan sebagai akademisi seperti dosen maupun konsultan statistik”, terang Imam. 

Tak hanya itu, tidak menutup kemungkinan bagi para lulusan statistika untuk merintis karir secara mandiri sebagai entrepreneur maupun bidang lain yang masih bersinggungan dengan statistika.

Lebih lanjut, Imam menjelaskan bagaimana perkembangan teknologi saat ini yang terus melaju pada era big data. Big data dapat dipecahkan dengan mempelajari ilmu-ilmu statistika. “Pada big data, pekerjaan yang bersinggungan dengan statistika adalah data scientist, data analyst, dan data engineer. Ketiganya tentunya punya perbedaan pada fokusnya masing-masing” jelas Imam. 

Sementara seorang data scientist berfokus pada pengambilan proyek data dari ujung ke ujung, membantu menyimpan data dalam jumlah besar, membuat proses pemodelan prediktif, serta menyajikan temuan.

Sedangkan seorang data analyst dituntut untuk dapat menemukan suatu permasalahan lewat sekumpulan data yang telah tersebar. Hasil pekerjaan diserahkan kepada manajemen perusahaan sebagai bahan pertimbangan dalam pengambilan kebijakan. Terakhir adalah data engineers yang menggunakan ilmu komputer untuk memproses kumpulan data yang besar. Data engineers biasanya fokus pada pengkodean, pembersihan kumpulan data, dan penerapan dari permintaan yang berasal dari data scientist.  

Di sisi lain, proses-proses dalam pekerjaan yang berkaitan dalam big data tersebut tentunya membutuhkan operational research (OR). Menurut Imam, operational research dibutuhkan sebagai solusi dari permasalahan operasional perusahaan yang bisa diselesaikan menggunakan metode ilmiah. (IAA/ESP)