• Admisi
  • UII Gateway
  • Email
  • Kontak
  • Bahasa Indonesia
  • English
Universitas Islam Indonesia
  • PENDIDIKAN
    • Program Pendidikan
    • Penerimaan Mahasiswa Baru
    • Merdeka Belajar Kampus Merdeka
    • Informasi Beasiswa
    • Fasilitas Kampus
    • Jelajahi Yogyakarta
  • PENELITIAN
    • Pusat Studi & Laboratorium
    • Riset & Pengajaran
    • Portal Jurnal
    • Konferensi & Seminar
  • PENGABDIAN
    • Pengabdian & Dakwah
    • Lingkungan & Keberlanjutan
    • Simpul Tumbuh
    • Donasi UIIPeduli
  • INTERNASIONAL
    • International Admission
    • Kantor Urusan Internasional
    • Mobilitas Internasional
    • Program Gelar Ganda
    • Erasmus+ CBHE di UII
  • LAYANAN
    • Mahasiswa
    • Alumni
    • Kemitraan
    • Publik & Rekan Media
    • Paten & Hak Cipta
  • PROFIL
  • Click to open the search input field Click to open the search input field Search
  • Menu Menu
You are here: Home1 / Mahasiswa Dituntut Kreatif di Era Disruptif
Berita Kegiatan, Pilihan

Mahasiswa Dituntut Kreatif di Era Disruptif

Universitas Islam Indonesia (UII) menggelar kuliah umum kepemimpinan dan kewirausahaan mahasiswa bertemakan Kreatif di Era Disruptif pada Senin (14/5), di Gedung Kuliah Umum Prof. Dr. Sardjito, Kampus Terpadu UII. Jalannya kuliah umum dibuka secara resmi oleh Wakil Rektor I UII, Dr.-Ing. Ir. Ilya Fadjar Maharika, MA., IAI.

Disampaikan Ilya Fadjar Maharika, esensi diadakannya kuliah umum adalah untuk membangun kompetensi mahasiswa menjadi Insan Ulil Albab. Menurutnya UII menciptakan insan Ulil Albab melalui integrasi human knowledge yang artinya mengintegrasikan pengetahuan menjadi manusia yang utuh sehingga tidak adalagi pengetahuan yang berbeda-beda dan dapat memecah persatuan manusia.

Narasumber yang dihadirkan dalam kuliah umum kali ini ialah Achmad Baslan yang merupakan pengusaha sekaligus penggiat Kicau Mania dan pendiri Yayasan Konservasi BnR. Narasumber selanjutnya ialah Fajar Nugroho, seorang sutradara muda yang telah bershasil menyutradai beberapa film layar kaca seperti film ‘Terbang: Menembus Langit.”

Dalam materi yang disampaikan, Achmad Baslan atau yang akrab dipanggil Bang Boy menyampaikan bagaimana usahanya menciptakan peluang dalam membantu penghidupan orang lain dari dulu hingga sekarang. Alumni Fakultas Ekonomi 1986 tersebut menuturkan bahwa mahasiswa harus mampu berfikir kreatif dan tidak ragu mencoba sesuatu yang baru.

“Kita harus bisa menciptakan ide baru yang nantinya bisa memanggil orang untuk datang kepada kita, dengan demikian kitalah yang akan jadi pemenangnya. Orang yang hanya punya modal akan kalah dengan orang yang punya semangat tinggi,” tuturnya.

Awal kiprah Achmad Baslan di dunia konservasi burung diawali dengan mendirikan BnR tanpa modal. Ia berpesan kepada para mahasiswa untuk menjadi pioneer dalam kreatifitas dan inovasi.

“Ada tiga sikap untuk membentuk karakter seorang pemenang. Pertama semangat dimana kerja keras membentuk kesadaran menciptakan dan membangun lapangan pekerjaan sendiri. Kedua tidak gengsi dan percaya diri dengan jiwa kreatif atau ide yang kita miliki, dan ketiga tidak mudah mengeluh atau putus asa serta berani mengambil resiko,” tuturnya.

Dengan tekad yang kuat hingga saat ini RnB dirian Achmad Baslan terus berkembang dan menguasai sektor pembudidayaan burung, tidak hanya ditingkat nasional tetapi juga internasional.

Materi kedua disampaikan oleh sutradara muda Fajar Nugroho yang juga merupakan alumni Fakultas Hukum UII 1998. Fajar menuturkan bahwa walaupun Ia merupakan seorang mahasiswa hukum akan tetapi ia sangat tertarik dengan bidang penulisan atau jurnalistik.

“Hobi saya saat kuliah adalah menulis, dengan mencoba mencari berita kemudian dijadikan artikel dan disebarkan dilingkungan kampus,” tambahnya.

Fajar terus menggali hobinya hingga muncul ide untuk bisa menyampaikan berita melalui audiovisual karena dianggap lebih menarik bagi para audiens yang menyaksikan. Melihat peluang tersebut, Fajar mulai kembali mengasah kemampuannya untuk bisa membuat inovasi seperti film.

“Intinya harus tekun dan mau belajar, memanfaatkan peluang untuk terus belajar, inisiatif dan berkreasi. Menjalin koneksi juga diperlukan, dan intinya dengan mencoba hal baru apapun bisa dilakukan dan jangan takut gagal karena kegagalan ada untuk keberhasilan,” ujarnya. (RR/RS)

14 Mei 2018
Share this entry
  • Share on Facebook
  • Share on X
  • Share on WhatsApp
  • Share on LinkedIn
  • Share by Mail
https://www.uii.ac.id/wp-content/uploads/2018/05/Kuliah-Umum-UII-Mahasiswa-Dituntut-Kreatif-di-Era-Disruptif-1.jpg 309 477 humas https://www.uii.ac.id/wp-content/uploads/2026/07/Logo-UII-Kuning.png humas2018-05-14 14:11:192018-05-14 14:13:18Mahasiswa Dituntut Kreatif di Era Disruptif

Berita Terakhir

  • Jawab Kebutuhan Pasien Internasional, CILACS UII dan RS Panti Nugroho Teken MoU Interpreter Bahasa Arab 
  • UII Terima Kunjungan Universitas Pertahanan RI
  • UII dan IKPI Perkuat Kolaborasi untuk Siapkan Konsultan Pajak Adaptif di Era AI dan Coretax
  • UII Hadirkan Light Show di Stasiun Tugu Yogyakarta, Perkenalkan Kampus Melalui Pertunjukan Visual
  • UKM TQFI UII Resmi Buka Grand Final International Quranic Festival 2026

Gedung GBPH Prabuningrat (Rektorat)
Kampus Terpadu Universitas Islam Indonesia
Jl. Kaliurang km. 14,5 Sleman, Yogyakarta 55584 Indonesia

Telepon: +62 274 898444
Faks: +62 274 898459
Email: info[at]uii.ac.id

Akreditasi Institusi Unggul. Universitas Islam Indonesia telah mendapatkan Akreditasi Institusi Unggul dari Badan Akreditasi Nasional Perguruan Tinggi (BAN-PT) pada tahun 2022.

© Hak Cipta 2025 - Universitas Islam Indonesia - Yayasan Badan Wakaf Universitas Islam Indonesia | Pengelolaan Situs Web | Pernyataan Sangkalan | Tampilan Lama | Konten terakhir dimutakhirkan 25 Januari 2024
Link to: Mahasiswa UII Torehkan Prestasi di Bidang Olahraga Link to: Mahasiswa UII Torehkan Prestasi di Bidang Olahraga Mahasiswa UII Torehkan Prestasi di Bidang Olahraga Link to: Mahasiswa UII Juara Debat Nasional di Universitas Negeri Makasar Link to: Mahasiswa UII Juara Debat Nasional di Universitas Negeri Makasar Mahasiswa UII Juara Debat Nasional di Universitas Negeri Makasar Scroll to top Scroll to top Scroll to top