• Admisi
  • UII Gateway
  • Email
  • Kontak
  • Bahasa Indonesia
  • English
Universitas Islam Indonesia
  • PENDIDIKAN
    • Program Pendidikan
    • Penerimaan Mahasiswa Baru
    • Merdeka Belajar Kampus Merdeka
    • Informasi Beasiswa
    • Fasilitas Kampus
    • Jelajahi Yogyakarta
  • PENELITIAN
    • Pusat Studi & Laboratorium
    • Riset & Pengajaran
    • Portal Jurnal
    • Konferensi & Seminar
  • PENGABDIAN
    • Pengabdian & Dakwah
    • Lingkungan & Keberlanjutan
    • Simpul Tumbuh
    • Donasi UIIPeduli
  • INTERNASIONAL
    • International Admission
    • Kantor Urusan Internasional
    • Mobilitas Internasional
    • Program Gelar Ganda
    • Erasmus+ CBHE di UII
  • LAYANAN
    • Mahasiswa
    • Alumni
    • Kemitraan
    • Publik & Rekan Media
    • Paten & Hak Cipta
  • PROFIL
  • Click to open the search input field Click to open the search input field Search
  • Menu Menu
You are here: Home1 / Berita Kegiatan2 / Mahasiswa UII Manfaatkan Kulit Buah Salak Sebagai Obat Antidiabetes
Berita Kegiatan

Mahasiswa UII Manfaatkan Kulit Buah Salak Sebagai Obat Antidiabetes

Sekelompok mahasiswa Program Studi Farmasi Universitas Islam Indonesia (UII) meneliti Pemanfaatan Potensi Lokal Ekstrak Kulit Buah Salak (Salacca zalacca cv. (Gaertn.) Vos ). Mahasiswa UII ini terdiri dari Arman Suryani (2014), Nindy Mutia Pratiwi (2014) dan Ega Astiana Nuzul Wahyuni (2017).

Disampaikan Arman Suryani pada Rabu (9/5), Indonesia memiliki keanekaragaman hayati yang melimpah yang dapat digunakan sebagai tanaman obat. Salah satunya adalah buah salak, bagian yang dapat digunakan sebagai obat tradisional adalah kulit dari buah salak (Salacca zalacca cv. (Gaertn.) Vos ) tersebut.

Masyarakat zaman dulu telah menggunakan kulit buat salak (Salacca zalacca cv. (Gaertn.) Vos) untuk diolah menjadi teh dan digunakan sebagai obat antidiabetes. “Uji fitokimia menunjukkan kulit buah salak mengandung senyawa flavonoid, tannin dan alkaloid. Kandungan flavonoid dalam kulit buah salak dapat menurunkan kadar glukosa dalam darah,” ujar Arman Suryani.

Namun demikian menurut Arman Suryani penggunaan bahan alam memiliki keterbatasan, yaitu sering mengalami kegagalan pada fase klinik disebabkan karena rendahnya bioavailabilitas (Alam et al., 2012). Dibuat sediaan nanopartikel polimer polylactic-co-glycolic-acid (PLGA) untuk meningkatkan bioavailabilitas dalam upaya menghindari kegagalan pada fase klinis dalam proses adsorbsi sediaan sebagai anti diabetes dari ekstrak kulit buah salak (Salacca zalacca cv. (Gaertn.) Vos.).

”Sehingga dapat menambah nilai budidaya yang lebih luas dalam upaya meningkatkan daya saing bangsa dengan memanfaatkan potensi lokal,” imbuhnya.

Disampaikan Nindy Mutia Pratiwi, proses pembuatan nanopartikel ekstrak kulit buah salak (Salacca zalacca cv. (Gaertn.) Vos.) adalah dengan melakukan maserasi dengan menggunakan etanol 70% kemudian ekstrak diuapkan dengan rotary evaporator hingga menjadi ekstrak kental.

“Nanopartikel dibuat dengan menggunakan metode solvent evaporation. Formulasi mengalami beberapa pengujian seperti penentuan ukuran globul dan pengukuran zeta potensial, pengamatan morfologi nanopartikel menggunakan transmission electron microscopy (TEM), uji stabilitas, dan uji antidiabetes pada ikan zebra fish,” jelasnya.

Sementara Ega Astiana menuturkan penelitian pembuatan sediaan nanopartikel menggunakan ekstak kulit buah salak (Salacca zalacca cv. (Gaertn.) Vos ) yang didanai oleh Kemenristekdikti dalam program kreativitas mahasiwa (PKM). Penelitian diharapkan dapat memperkenalkan bahwa limbah kulit buah salak bisa dimanfaatkan sebagai terapi antidiabetes dan dapat meningkatkan daya saing potensi lokal.

9 Mei 2018
Share this entry
  • Share on Facebook
  • Share on X
  • Share on WhatsApp
  • Share on LinkedIn
  • Share by Mail
https://www.uii.ac.id/wp-content/uploads/2018/07/Mahasiswa-UII-Manfaatkan-Kulit-Buah-Salak-Sebagai-Obat-Antidiabetes.jpg 325 433 humas https://www.uii.ac.id/wp-content/uploads/2026/07/Logo-UII-Kuning.png humas2018-05-09 14:22:292018-07-16 14:24:32Mahasiswa UII Manfaatkan Kulit Buah Salak Sebagai Obat Antidiabetes

Berita Terakhir

  • Perkuat Kolaborasi Internasional dan Kebudayaan, Program Studi Farmasi UII Gelar Pembukaan G-PICE 2026
  • Universitas Mohammad Natsir Pelajari Sistem Pendidikan Pondok Pesantren UII melalui Kunjungan Studi Tiru
  • CILACS UII Terima Studi Banding UPT Bahasa Universitas Negeri Padang
  • UII dan Unhan RI Perkuat Sinergi, Bahas Isu Maritim hingga Diplomasi Pertahanan
  • Sumpah Dokter ke-72 FK UII: Cetak 2.688 Alumni, Soroti Tantangan Pasien Berbekal AI hingga Peluang Bisnis Medis

Gedung GBPH Prabuningrat (Rektorat)
Kampus Terpadu Universitas Islam Indonesia
Jl. Kaliurang km. 14,5 Sleman, Yogyakarta 55584 Indonesia

Telepon: +62 274 898444
Faks: +62 274 898459
Email: info[at]uii.ac.id

Akreditasi Institusi Unggul. Universitas Islam Indonesia telah mendapatkan Akreditasi Institusi Unggul dari Badan Akreditasi Nasional Perguruan Tinggi (BAN-PT) pada tahun 2022.

© Hak Cipta 2025 - Universitas Islam Indonesia - Yayasan Badan Wakaf Universitas Islam Indonesia | Pengelolaan Situs Web | Pernyataan Sangkalan | Tampilan Lama | Konten terakhir dimutakhirkan 25 Januari 2024
Link to: Kalender Hijriah Global Sebagai Pemersatu Umat Link to: Kalender Hijriah Global Sebagai Pemersatu Umat Kalender Hijriah Global Sebagai Pemersatu Umat Link to: Mahasiswa UII Raih Juara Debat Inklusi dan Disabilitas Link to: Mahasiswa UII Raih Juara Debat Inklusi dan Disabilitas Mahasiswa UII Raih Juara Debat Inklusi dan Disabilitas Scroll to top Scroll to top Scroll to top