• Admisi
  • UII Gateway
  • Email
  • Kontak
  • Bahasa Indonesia
  • English
Universitas Islam Indonesia
  • PENDIDIKAN
    • Program Pendidikan
    • Penerimaan Mahasiswa Baru
    • Merdeka Belajar Kampus Merdeka
    • Informasi Beasiswa
    • Fasilitas Kampus
    • Jelajahi Yogyakarta
  • PENELITIAN
    • Pusat Studi & Laboratorium
    • Riset & Pengajaran
    • Portal Jurnal
    • Konferensi & Seminar
  • PENGABDIAN
    • Pengabdian & Dakwah
    • Lingkungan & Keberlanjutan
    • Simpul Tumbuh
    • Donasi UIIPeduli
  • INTERNASIONAL
    • International Admission
    • Kantor Urusan Internasional
    • Mobilitas Internasional
    • Program Gelar Ganda
    • Erasmus+ CBHE di UII
  • LAYANAN
    • Mahasiswa
    • Alumni
    • Kemitraan
    • Publik & Rekan Media
    • Paten & Hak Cipta
  • PROFIL
  • Click to open the search input field Click to open the search input field Search
  • Menu Menu
You are here: Home1 / Berita Kegiatan2 / Mahasiswa UII Raih Juara Lomba Poster Ilmiah Nasional
Berita Kegiatan

Mahasiswa UII Raih Juara Lomba Poster Ilmiah Nasional

Mahasiswa Fakultas Kedokteran Universitas Islam Indonesia (FK UII) berhasil menyabet juara 3 poster ilmiah dalam ajang lomba Atma Jaya United Scholar Competition and Annual Congress (AESCULAPIUS) 2021. Perlombaan yang berlangsung hingga akhir Maret 2021 itu diikuti mahasiswa rumpun kesehatan di Indonesia dan diadakan oleh Universitas Katolik Atma Jaya Jakarta. Delegasi FK UII yang diwakili oleh Siti Anita Aprilia, Dita Juliana Pravita, dan Nisrina Hanifah Afnan angkatan 2018 berhasil mengalahkan pesaing lainnya yang berasal dari UI, UNPAD, UB, UDAYANA, UNEJ dan banyak universitas lainnya. Tentu hal tersebut merupakan kebanggaan yang diharapkan dapat memicu mahasiswa lainnya untuk mengharumkan nama FK UII di kancah nasional.

Tim FK UII mengangkat tema “Air Pollution as The Single Largest Environmental Health Risk and its Effect to Noncommunicable Disease that Constitute the Global Cause of Death” sebagai karya. Pemilihan ini didasari perkembangan ilmu kedokteran di bidang biomolekuler, khususnya penggunaan SiRNA (Small interfering RNA) pada pengobatan kanker, meski penelitian tersebut masih terdapat kekurangan. Oleh karenanya, mereka berinisiatif menggabungkan beberapa komponen yang memungkinkan meningkatkan efek SiRNA pada kanker paru.

Disampaikan Dita Juliana Pravita, SiRNA yang terenkapsulasi liposom terkonjugasi hyaluronic acid memiliki potensi sebagai metode terapi kanker paru. “SiRNA diketahui dapat menghambat perkembangan sel kanker paru, meningkatkan kemampuan bunuh diri sel kanker, dan mengurangi kemampuan invasif serta metastasis. Ini akan memberikan efek terapi maksimal dengan efek samping yang rendah”, jelasnya.

Penyakit kanker paru menempati urutan ketiga setelah kanker serviks dengan rata-rata kematian 10.9 per 100.000 penduduk Indonesia. Sebagian besar, kasus kanker paru disumbang oleh jenis Non-Small-Cell-Lung-Carcinoma (NSCLC) dengan prevalensi sebesar 80-85%. Menghirup suatu zat yang bersifat karsinogenik dinilai menjadi faktor penyebab utama jenis kanker ini. Tingginya tingkat polutan gas akibat penggunaan bahan bakar fosil semakin meningkatkan kekhawatiran akan kanker tersebut.

Kanker paru jenis NSCLC biasanya ditangani melalui pembedahan sebagai terapi utama, diikuti radiasi, kemoterapi, dan terapi target. Namun penggunaan terapi yang ada saat ini masih memiliki efek samping yang tinggi. Contohnya adalah penggunaan cisplatin dan doxorubicin dalam kemoterapi berisiko menimbulkan gangguan ginjal dan jantung. Selain itu dapat juga menimbulkan resistensi terhadap obat yang akan membutuhkan dosis yang lebih tinggi lagi. Kelemahan obat-obatan tersebut hanya memiliki konsentrasi akumulasi yang rendah di jaringan paru.

“Kami harap dengan adanya poster ini bisa mengedukasi masyarakat mengenai bahayanya kanker paru-paru. Paparan polusi udara yang terus menerus akan meningkatkan risiko untuk terkena penyakit kanker paru-paru. Hal ini juga mengapa angka kanker paru-paru tinggi di kota besar yang memiliki kualitas udara buruk,” pesan Nisrina Hanifah Afnan.

Seperti diketahui, kanker paru merupakan penyakit seluler dengan kemampuan onkogenik dan penyebaran yang tinggi. Berdasarkan data WHO 2020, kanker paru menempati urutan kedua sebagai bentuk kanker dengan angka prevalensi tertinggi di dunia. Pengobatan terhadap kanker paru saat ini menitikberatkan pada penggunaan kemoterapi, namun penggunaannya diketahui memiliki efek samping serta angka kegagalan yang tinggi. (UH/ESP)

23 Maret 2021
Share this entry
  • Share on Facebook
  • Share on X
  • Share on WhatsApp
  • Share on LinkedIn
  • Share by Mail
https://www.uii.ac.id/wp-content/uploads/2021/03/Mahasiswa-UII-Raih-Juara-Lomba-Poster-Ilmiah-Nasional.jpg 450 675 humas https://www.uii.ac.id/wp-content/uploads/2026/07/Logo-UII-Kuning.png humas2021-03-23 15:50:252021-03-23 15:53:34Mahasiswa UII Raih Juara Lomba Poster Ilmiah Nasional

Berita Terakhir

  • UII dan Unhan RI Perkuat Sinergi, Bahas Isu Maritim hingga Diplomasi Pertahanan
  • UII dan Pemkot Pekalongan Jalin Kerja Sama Strategis Perkuat Pendidikan dan Pengembangan Daerah
  • UII dan Pemkab Bantul Perkuat Sinergi, Bahas Pengembangan RS UII hingga Peluang Program Beasiswa
  • UII dan Pemkab Ngawi Eksplorasi Kerja Sama Strategis
  • Tingkatkan Kualitas Riset, UII Gelar Workshop Penguatan Tata Kelola Jurnal Ilmiah

Gedung GBPH Prabuningrat (Rektorat)
Kampus Terpadu Universitas Islam Indonesia
Jl. Kaliurang km. 14,5 Sleman, Yogyakarta 55584 Indonesia

Telepon: +62 274 898444
Faks: +62 274 898459
Email: info[at]uii.ac.id

Akreditasi Institusi Unggul. Universitas Islam Indonesia telah mendapatkan Akreditasi Institusi Unggul dari Badan Akreditasi Nasional Perguruan Tinggi (BAN-PT) pada tahun 2022.

© Hak Cipta 2025 - Universitas Islam Indonesia - Yayasan Badan Wakaf Universitas Islam Indonesia | Pengelolaan Situs Web | Pernyataan Sangkalan | Tampilan Lama | Konten terakhir dimutakhirkan 25 Januari 2024
Link to: Membebaskan Diri dari Belenggu Diskriminasi Ras Link to: Membebaskan Diri dari Belenggu Diskriminasi Ras Membebaskan Diri dari Belenggu Diskriminasi Ras Link to: Meningkatkan Kualitas Pendidikan Madrasah Link to: Meningkatkan Kualitas Pendidikan Madrasah Meningkatkan Kualitas Pendidikan Madrasah Scroll to top Scroll to top Scroll to top