• Admisi
  • UII Gateway
  • Email
  • Kontak
  • Bahasa Indonesia
  • English
Universitas Islam Indonesia
  • PENDIDIKAN
    • Program Pendidikan
    • Penerimaan Mahasiswa Baru
    • Merdeka Belajar Kampus Merdeka
    • Informasi Beasiswa
    • Fasilitas Kampus
    • Jelajahi Yogyakarta
  • PENELITIAN
    • Pusat Studi & Laboratorium
    • Riset & Pengajaran
    • Portal Jurnal
    • Konferensi & Seminar
  • PENGABDIAN
    • Pengabdian & Dakwah
    • Lingkungan & Keberlanjutan
    • Simpul Tumbuh
    • Donasi UIIPeduli
  • INTERNASIONAL
    • International Admission
    • Kantor Urusan Internasional
    • Mobilitas Internasional
    • Program Gelar Ganda
    • Erasmus+ CBHE di UII
  • LAYANAN
    • Mahasiswa
    • Alumni
    • Kemitraan
    • Publik & Rekan Media
    • Paten & Hak Cipta
  • PROFIL
  • Click to open the search input field Click to open the search input field Search
  • Menu Menu
You are here: Home1 / Indeks Berita2 / Berita Kegiatan3 / Memahami Makna Puasa Sempurna
Berita Kegiatan

Memahami Makna Puasa Sempurna

Memasuki hari ketujuh Ramadan 1446 H, Mahasiswa/i Universitas Islam Indonesia (UII) masih berantusias untuk mengikuti kajian Spesial Senja, pada Jumat (7/3), di Auditorium Prof. Abdul Kahar Mudzakir. Kajian yang bertemakan Puasa Sempurna, Bekal Hidup Mulia kali ini menghadirkan Gus Maulana Al Arief sebagai pembicara.

Aktivitas ngabuburit identik dengan kegiatan yang dilakukan pada sore hari sembari menunggu waktu berbuka. Menurut Gus Maulana, aktivitas tersebut bisa menjadi ibadah jika dilakukan dengan niat yang benar. “Allah menyukai orang yang ngabuburit dengan niat baik. Tidur siang pun bisa menjadi ibadah jika diniatkan untuk menghindari maksiat atau mempersiapkan diri menjalankan ibadah lainnya,” jelasnya.

Lebih lanjut, ia menjelaskan bahwa dalam puasa terdapat dua jenis pembatal, yakni yang membatalkan puasa itu sendiri dan yang hanya membatalkan pahalanya. Salah satu contoh yang membatalkan pahala puasa adalah ghibah. Namun, Gus Maulana menambahkan bahwa tidak semua bentuk ghibah itu dilarang. “Saat menjadi saksi di pengadilan atau membahas pemimpin yang tidak adil atau dzalim, hal tersebut justru harus dibicarakan,” ungkapnya.

Gus Maulana juga menjelaskan terkait imsak yang sering disalahpahami oleh masyarakat. Istilah imsak tidak ada di zaman Rasulullah, tetapi merupakan kebiasaan ulama Indonesia sebagai pengingat agar umat Islam lebih berhati-hati sebelum memasuki waktu Subuh. “Jika masih makan saat imsak, itu tidak membatalkan puasa. Namun, tetap perlu hati-hati karena azan Subuh bisa saja tidak tepat sesuai perhitungan. Ditakutkan waktu masuk subuh yang telat oleh muadzin,” ujarnya.

Selain itu, Gus Maulana juga menyoroti pentingnya menjaga segala lubang yang ada pada diri saat berpuasa, yakni mulut, telinga, hidung, dubur, dan qubul. Salah satu hal yang kerap dipertanyakan adalah hukum menelan air ludah, sikat gigi, serta masuknya benda ke dalam lubang-lubang tubuh. Menelan air ludah tidak membatalkan puasa kecuali jika bercampur dengan zat lain seperti pasta gigi atau darah dari gusi. Oleh karena itu, ulama menganjurkan sikat gigi dilakukan sebelum Subuh atau setelah berbuka agar lebih aman, begitu pula dengan mandi. Apabila mandi ketika sedang berpuasa, lalu air tidak sengaja masuk ke lubang telinga, maka dihitung batal, karena dilakukan dengan sengaja dan bukan bernilai ibadah. Berbeda dengan berkumur saat wudhu yang hukumnya tidak membatalkan puasa, karena tujuannya untuk beribadah.

Terkait penggunaan obat-obatan, Gus Maulana menegaskan bahwa ada perbedaan hukum di antara jenisnya. Infus dan bius total dapat membatalkan puasa, sementara suntikan seperti vaksin atau suntik KB tidak membatalkan. “Kalau inhaleruntuk asma, ini diperbolehkan jika memang diperlukan untuk memperlancar pernapasan, karena menjaga kesehatan juga bagian dari ibadah, dan menggunakan obat tetes mata juga tidak membatalkan puasa.” tambahnya.

Kajian yang berlangsung menjelang waktu berbuka ini menjadi momen refleksi bagi para jamaah dalam memahami esensi puasa. Selain mendapatkan ilmu yang bermanfaat, para jamaah juga berkesempatan untuk berbuka bersama dengan iftar yang telah disediakan panitia, menambah keberkahan di bulan suci Ramadan ini. (MANF & DA/AHR/RS)

8 Maret 2025
Share this entry
  • Share on Facebook
  • Share on X
  • Share on WhatsApp
  • Share on LinkedIn
  • Share by Mail
https://www.uii.ac.id/wp-content/uploads/2025/03/Spesial-Senja-Cahaya-Ramadhan.jpg 738 1168 Humas https://www.uii.ac.id/wp-content/uploads/2021/12/Logo-Web-80-1.png Humas2025-03-08 12:49:562025-03-10 12:56:00Memahami Makna Puasa Sempurna

Berita Terakhir

  • UII Gelar Bedah Buku Mahfud MD, Angkat Dinamika Hukum dan Politik Nasional
  • UII Dorong Produktivitas Publikasi Ilmiah Melalui Pelatihan Pemanfaatan Agentic AI
  • Hadirkan Teknologi LC-MS/MS Mutakhir, UII Gelar Workshop dan Resmikan Kolaborasi Industri
  • CILACS UII Jadi Rujukan UM Gresik dalam Pengembangan Tes Kompetensi Bahasa Arab
  • Seameo Biotrop Perkuat Kolaborasi Regional Untuk Mendorong Implementasi Circular Economy Melalui Pendidikan Dan Inovasi

Gedung GBPH Prabuningrat (Rektorat)
Kampus Terpadu Universitas Islam Indonesia
Jl. Kaliurang km. 14,5 Sleman, Yogyakarta 55584 Indonesia

Telepon: +62 274 898444
Faks: +62 274 898459
Email: info[at]uii.ac.id

Akreditasi Institusi Unggul. Universitas Islam Indonesia telah mendapatkan Akreditasi Institusi Unggul dari Badan Akreditasi Nasional Perguruan Tinggi (BAN-PT) pada tahun 2022.

© Hak Cipta 2025 - Universitas Islam Indonesia - Yayasan Badan Wakaf Universitas Islam Indonesia | Pengelolaan Situs Web | Pernyataan Sangkalan | Tampilan Lama | Konten terakhir dimutakhirkan 25 Januari 2024
Link to: Radio Unisia dan DPPAI Hadirkan Kultum Ramadhan Tentang Sedekah Link to: Radio Unisia dan DPPAI Hadirkan Kultum Ramadhan Tentang Sedekah Radio Unisia dan DPPAI Hadirkan Kultum Ramadhan Tentang Sedekah Link to: Menggali Hikmah Islam Melalui Kitab Klasik dengan Ramadan Mengaji Link to: Menggali Hikmah Islam Melalui Kitab Klasik dengan Ramadan Mengaji Menggali Hikmah Islam Melalui Kitab Klasik dengan Ramadan Mengaji Scroll to top Scroll to top Scroll to top