• Admisi
  • UII Gateway
  • Email
  • Kontak
  • Bahasa Indonesia
  • English
Universitas Islam Indonesia
  • PENDIDIKAN
    • Program Pendidikan
    • Penerimaan Mahasiswa Baru
    • Merdeka Belajar Kampus Merdeka
    • Informasi Beasiswa
    • Fasilitas Kampus
    • Jelajahi Yogyakarta
  • PENELITIAN
    • Pusat Studi & Laboratorium
    • Riset & Pengajaran
    • Portal Jurnal
    • Konferensi & Seminar
  • PENGABDIAN
    • Pengabdian & Dakwah
    • Lingkungan & Keberlanjutan
    • Simpul Tumbuh
    • Donasi UIIPeduli
  • INTERNASIONAL
    • International Admission
    • Kantor Urusan Internasional
    • Mobilitas Internasional
    • Program Gelar Ganda
    • Erasmus+ CBHE di UII
  • LAYANAN
    • Mahasiswa
    • Alumni
    • Kemitraan
    • Publik & Rekan Media
    • Paten & Hak Cipta
  • PROFIL
  • Click to open the search input field Click to open the search input field Search
  • Menu Menu
You are here: Home1 / Berita Kegiatan2 / Memaksimalkan Ibadah Sebelum Ramadan Berpindah
Berita Kegiatan

Memaksimalkan Ibadah Sebelum Ramadan Berpindah

Program Studi Kimia UII akreditasi Unggul

Bulan suci Ramadan telah memasuki sepuluh hari terakhir. Di hari-hari ini pula, umat Islam mendambakan dapat bejumpa dengan lailatul qadr. Malam dengan berbagai keistimewaan yang dijanjikan oleh Allah Swt. Karenanya, tidak sedikit dari umat Islam meningkatkan ibadahnya di waktu-waktu ini.

Berkenaan dengan hal tersebut, Program Studi Pendidikan Kimia Universitas Islam Indonesia (UII) memberikan suntikan semangat kepada para guru untuk dapat meningkatkan ibadahnya. Tergambar pada kajian yang diadakan secara daring bertemakan Memaksimalkan Ibadah Sebelum Ramadan Berpindah, pada Senin (18/5).

Kajian tersebut menghadirkan Ustadz Dr. H. Mardani Ali Sera, M.Eng., yang saat ini juga mengemban amanah sebagai anggota Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR RI) periode 2019-2024.

Ustadz Mardani membuka kajian dengan mengingatkan bahwa dalam mengajar harus lillahita’ala atau ikhlas mengajar karena mengharap ridho Allah Swt. Karena jika tidak guru akan mudah frustasi. Mengajar sendiri merupakan salah satu ibadah yang sangat besar pahalanya.

“Dalam suatu negara, jika ingin baik masyarakatnya, maka dimulai dari pendidikannya, yang berarti juga dimulai dari kualitas guru dalam mengajar baik dalam hal pelajaran maupun akhlak,” jelasnya.

Lebih lanjut Ustadz Mardani menjelaskan melatih ikhlas mengajar salah satunya dengan memperbanyak ibadah, oleh karena itu ia mengajak para guru untuk memasksimalkan 10 hari terakhir bulan Ramadan ini dengan memperbanyak amalan sunah.

“Menjadi guru amatlah berat, oleh karena itu guru harus dekat dengan Allah, agar Allah selalu membantu kita apalagi cobaan pandemi saat ini,” tandasnya.

Ustadz Mardani pun mengutip sebuah hadist: “Jika ia mendekat kepada-Ku sejengkal, Aku mendekat kepadanya sehasta. Jika ia mendekat kepada-Ku sehasta, Aku mendekat kepadanya sedepa. Jika ia datang kepada-Ku dengan berjalan (biasa), maka Aku mendatanginya dengan berjalan cepat.” (HR. Bukhari no. 6970 dan Muslim no. 2675)”.

Dalam paparannya, Ustadz Mardani juga memberikan tips kepada para guru untuk beribadah dikala pandemi ini:

Pertama, perbaiki hubungan dengan Allah SWT. “Kita harus selalu dekat dengan Allah dengan memperbanyak doa, dan di antara doa yang wajib kita mohon adalah doa untuk para murid, karena hal ini sering dilakukan oleh para Syeikh ataupun para Ulama terdahulu,” jelasnya.

Kedua adalah membuat perencanaan ibadah. “Jika kita tidak pernah membuat rencana, sama saja kita berencana untuk gagal, maka dari itu, yuk kita rencanakan ibadah apa saja yang harus dilakukan dengan terjadwal, target yang jelas dan terukur,” terangya.

Yang terakhir adalah memperbanyak aksi. “Yang paling penting adalah aksi, melakukan semua yang telah direncanakan dan melihat proses dan hasilnya,” paparnya.

Sebagai penutup Ustadz Mardani berpesan kepada para guru. “Berat bagi kita sebagai pilar, yaitu guru. Mari para guru kita perbaiki diri kita, dekat dengan Allah agar kita bisa memperbaiki Negara kita dengan pendidikan.” pungkasnya. (MH/RS)

22 Mei 2020
Share this entry
  • Share on Facebook
  • Share on X
  • Share on WhatsApp
  • Share on LinkedIn
  • Share by Mail
https://www.uii.ac.id/wp-content/uploads/2020/05/FMIPA-UII.jpg 450 675 humas https://www.uii.ac.id/wp-content/uploads/2026/07/Logo-UII-Kuning.png humas2020-05-22 10:50:532020-05-22 10:50:53Memaksimalkan Ibadah Sebelum Ramadan Berpindah

Berita Terakhir

  • UII Sambut 22 Mahasiswa Internasional dalam Program P2A UIISAGE BRIDGE 2026
  • UII Gelar Studium Generale Ungkap Akar Perilaku Menyimpang dalam Masyarakat
  • Perkuat Kolaborasi Internasional dan Kebudayaan, Program Studi Farmasi UII Gelar Pembukaan G-PICE 2026
  • Universitas Mohammad Natsir Pelajari Sistem Pendidikan Pondok Pesantren UII melalui Kunjungan Studi Tiru
  • CILACS UII Terima Studi Banding UPT Bahasa Universitas Negeri Padang

Gedung GBPH Prabuningrat (Rektorat)
Kampus Terpadu Universitas Islam Indonesia
Jl. Kaliurang km. 14,5 Sleman, Yogyakarta 55584 Indonesia

Telepon: +62 274 898444
Faks: +62 274 898459
Email: info[at]uii.ac.id

Akreditasi Institusi Unggul. Universitas Islam Indonesia telah mendapatkan Akreditasi Institusi Unggul dari Badan Akreditasi Nasional Perguruan Tinggi (BAN-PT) pada tahun 2022.

© Hak Cipta 2025 - Universitas Islam Indonesia - Yayasan Badan Wakaf Universitas Islam Indonesia | Pengelolaan Situs Web | Pernyataan Sangkalan | Tampilan Lama | Konten terakhir dimutakhirkan 25 Januari 2024
Link to: Memadukan Agama, Rasionalitas dan Kemanusiaan Link to: Memadukan Agama, Rasionalitas dan Kemanusiaan Memadukan Agama, Rasionalitas dan KemanusiaanRamadhan Dermawan - UII Link to: RESIST Bantu Arsitek Rencanakan System Struktur Link to: RESIST Bantu Arsitek Rencanakan System Struktur RESIST Bantu Arsitek Rencanakan System Struktur Scroll to top Scroll to top Scroll to top