• Admisi
  • UII Gateway
  • Email
  • Kontak
  • Bahasa Indonesia
  • English
Universitas Islam Indonesia
  • PENDIDIKAN
    • Program Pendidikan
    • Penerimaan Mahasiswa Baru
    • Merdeka Belajar Kampus Merdeka
    • Informasi Beasiswa
    • Fasilitas Kampus
    • Jelajahi Yogyakarta
  • PENELITIAN
    • Pusat Studi & Laboratorium
    • Riset & Pengajaran
    • Portal Jurnal
    • Konferensi & Seminar
  • PENGABDIAN
    • Pengabdian & Dakwah
    • Lingkungan & Keberlanjutan
    • Simpul Tumbuh
    • Donasi UIIPeduli
  • INTERNASIONAL
    • International Admission
    • Kantor Urusan Internasional
    • Mobilitas Internasional
    • Program Gelar Ganda
    • Erasmus+ CBHE di UII
  • LAYANAN
    • Mahasiswa
    • Alumni
    • Kemitraan
    • Publik & Rekan Media
    • Paten & Hak Cipta
  • PROFIL
  • Click to open the search input field Click to open the search input field Search
  • Menu Menu
You are here: Home1 / Berita Kegiatan2 / Membedah Ilmu Sosial dan Humaniora dalam Perspektif Islam
Berita Kegiatan

Membedah Ilmu Sosial dan Humaniora dalam Perspektif Islam

Ilmu sosial dan humaniora merupakan cabang ilmu untuk memahami aspek kehidupan manusia. Kedua ilmu ini telah dikaji sejak zaman pra-Islam maupun pada masa berkembangnya sains Islam modern. UII memiliki empat prodi di bawah Fakultas Psikologi dan Ilmu Sosial Budaya (FPSB) yang banyak mengkajinya. Keempat prodi ini yaitu Ilmu Komunikasi, Psikologi, Hubungan internasional, dan Pendidikan Bahasa Inggris. Pada Selasa (28/9), diadakan bedah buku hasil kolaborasi keempat prodi yang berjudul Ilmu Sosial dan Humaniora dalam Perspektif Islam. Pembicara yang hadir yakni Hariz Enggar Wijaya, M.Psi, Prof. Dr. Heddy Shri Ahimsa Putra, M.A., M.Phil, dan Dr. Syamsuddin Arif, MA.

Hariz Enggar Wijaya berpendapat buku setebal 170-an halaman ini isinya sederhana. “Awalnya Dekan FPSB UII memberikan tugas kepada kami untuk mengembangkan keilmuan sehingga lahirlah buku ini. Kami sempat mencari-cari apa judul yang dapat memayungi keempat bidang prodi di FPSB UII”, katanya. Buku ini bercerita terkait problem di dunia pendidikan dan sains serta relasi agama dan sains berdasarkan sejarah.

Ia menambahkan paradigma problem relasi antara sains dan agama. Ada pendapat bahwa sains itu murni tanpa campur tangan agama. Keadaan ini menghasilkan filsafat materialisme dan ateisme. Selanjutnya terdapat paradigma bahwa sains dan agama masih terpisah namun keyakinan terhadap agama masih ada sehingga disebut sekularisme. Paradigma ini meyakini ada dua kebenaran yang terpisah antara sains dan agama. Paradigma ketiga adalah membaca dan memahami antara sains dan agama merupakan satu bagian yang terpadu atau dikenal dengan paradigma tauhid.

Sementara itu, Prof. Dr. Heddy Shri Ahimsa Putra mengkritisi pada bagian tujuan penulisan terdapat istilah Islamisasi. Istilah ini memunculkan pertanyaan apakah Islamisasi pengetahuan sama dengan Islamisasi pendidikan?. Berdasarkan buku Al Faruqi (1982), Islamisasi merupakan anjuran untuk mempelajari ilmu pengetahuan bersamaan dengan ilmu agama.

“Dalam hal ini tentu kita boleh sepakat ataupun tidak dengan pendapat Al Faruqi. Sangat penting bagi penulis untuk mengulas secara detail istilah tersebut. Karena Islamisasi pengetahuan dan Islamisasi pendidikan memiliki makna yang berbeda yang dapat mengecoh pemahaman pembaca. Perlu ditelaah terkait perbedaan dan persamaan Islamisasi Ilmu Pengetahuan, Islamisasi Pendidikan (di Universitas), dan Pendidikan Islam (di Universitas)”, tegasnya.

Ia juga menekankan perlunya gambaran umum yang lebih tepat dan jelas terkait ilmu sosial humaniora, serta landasan ontologis dan epistemologis yang umum di semua cabang dalam ilmu sosial humaniora. Tanpa adanya gambaran umum kesepakatan akan sulit dicapai berkaitan dengan problem keilmuannya.

Pemateri terakhir, Dr. Syamsuddin Arif menilai terdapat pengaruh hidup Barat dan nilai filosofis Barat yang secara sadar dan tidak disadari sebenarnya sudah memasuki dan menyebar ke sumsum cabang ilmu pengetahuan.

“Maka saya kira yang disebut dalam buku ini terkait 3 landasan sudah tepat. Menarik bagi saya mengenai ulasan salah satu pendapat yang merupakan kritik terhadap tradisi keilmuan Barat Modern. Buku ini mengulas klaim objektivitas, netralitas, dan kritik terhadap teori yang dianut scientist yang mengabaikan aspek historis. Keadaan ini yang menyebabkan kita hanya mempelajari ilmu pengetahuan secara teknis saja”, pungkasnya. (FNJ/ESP)

29 Juli 2020
Share this entry
  • Share on Facebook
  • Share on X
  • Share on WhatsApp
  • Share on LinkedIn
  • Share by Mail
https://www.uii.ac.id/wp-content/uploads/2020/07/fpsb-UII.jpg 450 675 humas https://www.uii.ac.id/wp-content/uploads/2026/07/Logo-UII-Kuning.png humas2020-07-29 18:00:212020-07-30 02:24:18Membedah Ilmu Sosial dan Humaniora dalam Perspektif Islam

Berita Terakhir

  • UII dan Unhan RI Perkuat Sinergi, Bahas Isu Maritim hingga Diplomasi Pertahanan
  • UII dan Pemkot Pekalongan Jalin Kerja Sama Strategis Perkuat Pendidikan dan Pengembangan Daerah
  • UII dan Pemkab Bantul Perkuat Sinergi, Bahas Pengembangan RS UII hingga Peluang Program Beasiswa
  • UII dan Pemkab Ngawi Eksplorasi Kerja Sama Strategis
  • Tingkatkan Kualitas Riset, UII Gelar Workshop Penguatan Tata Kelola Jurnal Ilmiah

Gedung GBPH Prabuningrat (Rektorat)
Kampus Terpadu Universitas Islam Indonesia
Jl. Kaliurang km. 14,5 Sleman, Yogyakarta 55584 Indonesia

Telepon: +62 274 898444
Faks: +62 274 898459
Email: info[at]uii.ac.id

Akreditasi Institusi Unggul. Universitas Islam Indonesia telah mendapatkan Akreditasi Institusi Unggul dari Badan Akreditasi Nasional Perguruan Tinggi (BAN-PT) pada tahun 2022.

© Hak Cipta 2025 - Universitas Islam Indonesia - Yayasan Badan Wakaf Universitas Islam Indonesia | Pengelolaan Situs Web | Pernyataan Sangkalan | Tampilan Lama | Konten terakhir dimutakhirkan 25 Januari 2024
Link to: Konsisten, Kunci Menguasai Bahasa Inggris Link to: Konsisten, Kunci Menguasai Bahasa Inggris Konsisten, Kunci Menguasai Bahasa InggrisSukses Berkarir Sesuai Syariat Islam Link to: Pandemi Tak Halangi Kreativitas Mahasiswa Informatika UII Link to: Pandemi Tak Halangi Kreativitas Mahasiswa Informatika UII Pandemi Tak Halangi Kreativitas Mahasiswa Informatika UII Scroll to top Scroll to top Scroll to top