• Admisi
  • UII Gateway
  • Email
  • Kontak
  • Bahasa Indonesia
  • English
Universitas Islam Indonesia
  • PENDIDIKAN
    • Program Pendidikan
    • Penerimaan Mahasiswa Baru
    • Merdeka Belajar Kampus Merdeka
    • Informasi Beasiswa
    • Fasilitas Kampus
    • Jelajahi Yogyakarta
  • PENELITIAN
    • Pusat Studi & Laboratorium
    • Riset & Pengajaran
    • Portal Jurnal
    • Konferensi & Seminar
  • PENGABDIAN
    • Pengabdian & Dakwah
    • Lingkungan & Keberlanjutan
    • Simpul Tumbuh
    • Donasi UIIPeduli
  • INTERNASIONAL
    • International Admission
    • Kantor Urusan Internasional
    • Mobilitas Internasional
    • Program Gelar Ganda
    • Erasmus+ CBHE di UII
  • LAYANAN
    • Mahasiswa
    • Alumni
    • Kemitraan
    • Publik & Rekan Media
    • Paten & Hak Cipta
  • PROFIL
  • Click to open the search input field Click to open the search input field Search
  • Menu Menu
You are here: Home1 / Berita Kegiatan2 / Memperbanyak Doa di Bulan Ramadan
Berita Kegiatan

Memperbanyak Doa di Bulan Ramadan

Doa merupakan salah satu ibadah dan bentuk komunikasi manusia kepada Penciptanya. Ketika berdoa, kita bebas bermunajat dengan cara bercerita keluh kesah, memohon ataupun meminta terhadap yang Maha Kuasa alam raya. Tentunya dengan tata krama yang telah diajarkan oleh Nabi Muhammad yang mulia kepada seluruh umatnya.

Hal tersebut diungkapkan oleh Ustadz Ahmad Fathan Hidayatullah, M.Sc dalam acara Kajian Online Penyejuk Iman (KOPI) pada Senin (03/05). Acara yang bertemakan “Waktu Mustajab di Bulan Ramadhan” itu diselenggarakan oleh Direktorat Pendidikan & Pembinaan Agama Islam (DPPAI) via Zoom.

Ustadz sekaligus tenaga pengajar Fakultas Teknik Industri (FTI) UII itu menyatakan, sebagai manusia yang lemah di hadapan Tuhan, kita diharuskan untuk berdoa. Ini merupakan upaya agar mendapatkan pertolongan Allah baik di dunia maupun di akhirat kelak.

“Semua urusan kita ini di tangan Allah, kita akui kita ini hamba yang sangat lemah, dan kita sangat membutuhkan pertolongan dari Allah. Berbagai masalah kehidupan yang di hadapan kita, baik kecil atau besar semuanya dalam genggaman Allah. Oleh karenanya hendaknya kita sebagai seorang muslim yang bertauhid ini mengadukan semua urusan kita hanya kepada Allah,” ungkap beliau.

Ia menekankan bahwa doa merupakan obat bagi kaum muslim. Adanya doa juga mampu memberikan manfaat dan mencegah adanya mala bahaya bagi diri sendiri, keluarga ataupun bagi kaum muslim. Oleh karenanya, seorang muslim harus memperbanyak doa terlebih pada bulan Ramadan.

“Doa adalah obat yang bisa memberikan manfaat dan dia bisa mencegah keburukan yang akan menimpa kita. Hal ini senada dengan hadits yang disampaikan Rasulullah yang artinya doa itu memberikan manfaat atau kebaikan untuk perkara-perkara yang telah turun atau terjadi dan yang belum terjadi oleh karena itu perbanyaklah berdoa,” ungkap beliau.

Ada dua waktu mustajab berdoa yang dapat dikabulkan oleh Allah. Pertama adalah di waktu sahur dan sepertiga malam. Yang kedua adalah orang yang berpuasa sampai berbuka, pemimpin yang adil dan orang yang terzholimi.

“Waktu sahur dan sepertiga malam terakhir. Rasulullah bersabda bahwa setiap malam Allah turun ke langit dunia ketika sisa sepertiga malam terakhir dan Allah berfirman siapa yang berdoa kepadaku akan aku kabulkan siapa yang meminta kepadaku kan kuberi dan siapa yang mohon ampun kepadaku akan aku ampunkan. Yang kedua adalah sepanjang hari ketika puasa, yang dijelaskan oleh Nabi ada doa yang tidak tertolak, yakni orang yang berpuasa sampai buka, pemimpin yang adil dan orang yang terzholimi,” pungkasnya. (AMG/ESP)

4 Mei 2021
Share this entry
  • Share on Facebook
  • Share on X
  • Share on WhatsApp
  • Share on LinkedIn
  • Share by Mail
https://www.uii.ac.id/wp-content/uploads/2021/05/Ustadz-Ahmad-Fathan-Hidayatullah.jpg 450 800 humas https://www.uii.ac.id/wp-content/uploads/2026/07/Logo-UII-Kuning.png humas2021-05-04 13:42:182021-05-05 13:43:21Memperbanyak Doa di Bulan Ramadan

Berita Terakhir

  • Perkuat Kolaborasi Internasional dan Kebudayaan, Program Studi Farmasi UII Gelar Pembukaan G-PICE 2026
  • Universitas Mohammad Natsir Pelajari Sistem Pendidikan Pondok Pesantren UII melalui Kunjungan Studi Tiru
  • CILACS UII Terima Studi Banding UPT Bahasa Universitas Negeri Padang
  • UII dan Unhan RI Perkuat Sinergi, Bahas Isu Maritim hingga Diplomasi Pertahanan
  • Sumpah Dokter ke-72 FK UII: Cetak 2.688 Alumni, Soroti Tantangan Pasien Berbekal AI hingga Peluang Bisnis Medis

Gedung GBPH Prabuningrat (Rektorat)
Kampus Terpadu Universitas Islam Indonesia
Jl. Kaliurang km. 14,5 Sleman, Yogyakarta 55584 Indonesia

Telepon: +62 274 898444
Faks: +62 274 898459
Email: info[at]uii.ac.id

Akreditasi Institusi Unggul. Universitas Islam Indonesia telah mendapatkan Akreditasi Institusi Unggul dari Badan Akreditasi Nasional Perguruan Tinggi (BAN-PT) pada tahun 2022.

© Hak Cipta 2025 - Universitas Islam Indonesia - Yayasan Badan Wakaf Universitas Islam Indonesia | Pengelolaan Situs Web | Pernyataan Sangkalan | Tampilan Lama | Konten terakhir dimutakhirkan 25 Januari 2024
Link to: Perkembangan Terbaru Kasus Covid-19 di Indonesia Link to: Perkembangan Terbaru Kasus Covid-19 di Indonesia Perkembangan Terbaru Kasus Covid-19 di Indonesia Link to: Renungan Mengapa Masih Bertemu Ramadan Tahun Ini? Link to: Renungan Mengapa Masih Bertemu Ramadan Tahun Ini? Renungan Mengapa Masih Bertemu Ramadan Tahun Ini? Scroll to top Scroll to top Scroll to top