• Admisi
  • UII Gateway
  • Email
  • Kontak
  • Bahasa Indonesia
  • English
Universitas Islam Indonesia
  • PENDIDIKAN
    • Program Pendidikan
    • Penerimaan Mahasiswa Baru
    • Merdeka Belajar Kampus Merdeka
    • Informasi Beasiswa
    • Fasilitas Kampus
    • Jelajahi Yogyakarta
  • PENELITIAN
    • Pusat Studi & Laboratorium
    • Riset & Pengajaran
    • Portal Jurnal
    • Konferensi & Seminar
  • PENGABDIAN
    • Pengabdian & Dakwah
    • Lingkungan & Keberlanjutan
    • Simpul Tumbuh
    • Donasi UIIPeduli
  • INTERNASIONAL
    • International Admission
    • Kantor Urusan Internasional
    • Mobilitas Internasional
    • Program Gelar Ganda
    • Erasmus+ CBHE di UII
  • LAYANAN
    • Mahasiswa
    • Alumni
    • Kemitraan
    • Publik & Rekan Media
    • Paten & Hak Cipta
  • PROFIL
  • Click to open the search input field Click to open the search input field Search
  • Menu Menu
You are here: Home1 / Berita Kegiatan2 / Meneladani Akhlak Rasulullah dalam Berkehidupan
Berita Kegiatan

Meneladani Akhlak Rasulullah dalam Berkehidupan

Fakultas Kedokteran Universitas Islam Indonesia (FK UII) mengadakan Studium Generale Taklim bersamaan dengan peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW 1443 H, pada Selasa (19/10).

Umat Islam hanya membutuhkan waktu 23 tahun melalui Rasulullah Muhammad SAW untuk membentuk suatu masyarakat. “Rasul merupakan sosok yang sangat dicintai dengan wajah tampan dan senyum yang hangat,” ujar dr. Arief Alamsyah, MARS, Dosen FK Universitas Brawijaya selaku pembicara.

dr. Arief mengajak mahasiswa untuk meneladani akhlaq Rasulullah, salah satunya adalah dengan memanah. Makna tersirat dalam memanah adalah melatih rasa ikhlas dalam diri seseorang. Setelah memilih target dan menarik anak panah kita harus melepaskannya untuk meraih target.

dr. Arief juga menceritakan jika Rasulullah SAW adalah sosok yang kuat fisiknya, menguasai salah satu bela diri merupakan salah satu hal yang baik. “Meski dalam sejarah Rasulullah SAW diceritakan memiliki kemampuan berperang yang baik, namun Rasul tidak pernah membunuh siapapun. Begitu dijaganya Rasul oleh Allah SWT,” katanya.

Akhlak lain yang bisa ditiru dari diri Rasulullah SAW adalah sabar. Kita bisa melihat sifat tersebut dari usaha beliau menggembala kambing sejak usia 12 tahun. Sedangkan saat ini gaya hidup cenderung serba cepat dengan mobilitas yang tinggi. Tak jarang menghalalkan cara-cara yang buruk untuk meraih suatu hal.

Sifat lain yang bisa ditiru adalah al-amin atau jujur. Contoh sederhana menurut dr. Arief adalah jujur saat mengerjakan soal ujian. Apalagi saat proses pembelajaran online, kesempatan untuk berbuat curang jauh lebih besar. Namun, perlu diingat keberkahan suatu ilmu bukan dinilai dari angkanya namun manfaat yang dibawa sepanjang sisa hidup. Sehingga prinsip hidup jujur harus senantiasa dipegang tak hanya oleh mahasiswa, namun semua umat manusia.

“Profesi dokter jangan sampai membatasi karier kita untuk mencontoh diri Rasul, salah satunya adalah berdagang,” tegasnya.

dr. Arief menceritakan Rasululloh SAW sudah berdagang sejak usia 12 tahun hingga ke Negeri Syam. Lalu, pada usia 25 tahun beliau menjalankan bisnis internasional milik Sayyidatina Khadijah yang lebih besar. Tentunya, itu merupakan hal yang baik serta halal yang bisa ditiru oleh umat Islam.

Tuntutan pekerjaan, masalah sosial, hingga kesulitan ekonomi seringkali membuat manusia merasa sedih bahkan hingga ke tahap stress. Tak jarang juga hal itu membuat orang cenderung bingung dan rapuh, tanpa iman yang kuat jiwa manusia mudah sekali tergoncang. Buruknya adalah saat kesedihan ia lupa akan Allah SWT, hingga mencari pertolongan pada hal yang kurang baik.

“Rasulullah SAW selalu mengingatkan kita untuk dzikrullah (mengingat Allah SWT), semua hal datang dari-Nya, maka saat baik atau sulit ingatlah dan kembalikan semua pada-Nya,” pesan dr. Arief. (UAH/RS)

20 Oktober 2021
Share this entry
  • Share on Facebook
  • Share on X
  • Share on WhatsApp
  • Share on LinkedIn
  • Share by Mail
https://www.uii.ac.id/wp-content/uploads/2020/05/Masjid-Ulil-Albab_UII.jpg 450 675 humas https://www.uii.ac.id/wp-content/uploads/2026/07/Logo-UII-Kuning.png humas2021-10-20 15:41:592021-11-23 15:43:46Meneladani Akhlak Rasulullah dalam Berkehidupan

Berita Terakhir

  • UII Buka PPDS Patologi Klinik, Perkuat Kemitraan dengan Pemkab Sragen
  • UII dan Badilag MA RI Gelar Seminar Nasional, Bahas Arah Baru Penyelesaian Sengketa Ekonomi Syariah di Era Digital
  • UII Lepas Mahasiswa Pengabdian Masyarakat SINERA 2026 ke Kabupaten Buton
  • UII Luncurkan Fakultas Teknik Desain Inovasi, Perkuat Kolaborasi untuk Masa Depan Berkelanjutan
  • FIAI UII Gelar Diskusi Kajian Turats Bahas Implementasi Epistemologi Ulil Albab dalam Ilmu Sosial

Gedung GBPH Prabuningrat (Rektorat)
Kampus Terpadu Universitas Islam Indonesia
Jl. Kaliurang km. 14,5 Sleman, Yogyakarta 55584 Indonesia

Telepon: +62 274 898444
Faks: +62 274 898459
Email: info[at]uii.ac.id

Akreditasi Institusi Unggul. Universitas Islam Indonesia telah mendapatkan Akreditasi Institusi Unggul dari Badan Akreditasi Nasional Perguruan Tinggi (BAN-PT) pada tahun 2022.

© Hak Cipta 2025 - Universitas Islam Indonesia - Yayasan Badan Wakaf Universitas Islam Indonesia | Pengelolaan Situs Web | Pernyataan Sangkalan | Tampilan Lama | Konten terakhir dimutakhirkan 25 Januari 2024
Link to: Tim Dokar UII Tuai Hasil Positif Link to: Tim Dokar UII Tuai Hasil Positif Tim Dokar UII Tuai Hasil PositifPernyataan Sikap UII Link to: Reforma Agraria, Jaminan Perlindungan Hak Atas Tanah Link to: Reforma Agraria, Jaminan Perlindungan Hak Atas Tanah Peran PemudaReforma Agraria, Jaminan Perlindungan Hak Atas Tanah Scroll to top Scroll to top Scroll to top