• Admisi
  • UII Gateway
  • Email
  • Kontak
  • Bahasa Indonesia
  • English
Universitas Islam Indonesia
  • PENDIDIKAN
    • Program Pendidikan
    • Penerimaan Mahasiswa Baru
    • Merdeka Belajar Kampus Merdeka
    • Informasi Beasiswa
    • Fasilitas Kampus
    • Jelajahi Yogyakarta
  • PENELITIAN
    • Pusat Studi & Laboratorium
    • Riset & Pengajaran
    • Portal Jurnal
    • Konferensi & Seminar
  • PENGABDIAN
    • Pengabdian & Dakwah
    • Lingkungan & Keberlanjutan
    • Simpul Tumbuh
    • Donasi UIIPeduli
  • INTERNASIONAL
    • International Admission
    • Kantor Urusan Internasional
    • Mobilitas Internasional
    • Program Gelar Ganda
    • Erasmus+ CBHE di UII
  • LAYANAN
    • Mahasiswa
    • Alumni
    • Kemitraan
    • Publik & Rekan Media
    • Paten & Hak Cipta
  • PROFIL
  • Click to open the search input field Click to open the search input field Search
  • Menu Menu
You are here: Home1 / Berita Kegiatan2 / Peran Pemuda Sebagai Penggerak Bangsa
Berita Kegiatan

Peran Pemuda Sebagai Penggerak Bangsa

Pemuda di era kontemporer memiliki peran untuk melestarikan kesuksesan yang telah diwarisi oleh generasi sebelumnya terutama dalam menjaga identitas bangsa. Dituntut untuk menjadi penggerak peradaban, dr. Gamal Albinsaid menyuarakan harapannya pada pemuda-pemudi pada acara Tabligh Akbar yang digelar secara virtual oleh Lembaga Eksekutif Mahasiswa (LEM) FMIPA UII pada Minggu (28/11).

Thorikul Huda, S.Si., M.Sc. selaku Wakil Dekan Bidang Keagamaan, Kemahasiswaan dan Alumni FMIPA UII pada sambutannya mengatakan Tabligh Akbar tersebut digelar guna memperingati kelahiran sang revolusioner sejati baginda besar Muhammad SAW. Thorikul Huda berharap para pemuda-pemudi di lingkungan FMIPA UII mampu mengambil hikmah dari tabligh akbar yang digelar. “Sebagaimana Rasulullah dilahirkan ke muka bumi diutus untuk membawa perubahan ke arah yang lebih baik, kita sebagai generasi muda patut untuk meneladaninya”, sebutnya.

Lebih lanjut, dr. Gamal mengawali penyampaiannya dengan memberikan kilas balik perbandingan dakwah Rasulullah ketika di Mekkah dan Madinah. dr. Gamal menyebut 13 tahun dakwah Rasul di Mekkah dengan 10 tahun di Madinah memiliki banyak perbedaan signifikan khususnya pada jumlah umat yang pada akhirnya memutuskan memeluk Islam. Keputusan untuk hijrah ke Madinah ketika wilayah Mekkah kurang kondusif untuk mengembangkan dakwah menjadi tepat karena Madinah menyambut kehadiran Rasul dengan baik.

Dari kisah tersebut, dr. Gamal ingin para peserta yang hadir untuk turut mengambil pelajaran. Menurutnya, hijrahnya rasul bisa menjadi teladan bagi mahasiswa sebagai kaum terdidik untuk memberi kontribusi besar pada masyarakat dengan berbagai sumber daya yang mahasiswa miliki.

“Semakin berprestasi dan cerdas kawan-kawan mahasiswa, maka semakin berpengaruh dampak yang kawan-kawan berikan dalam memberikan semangat hidup bagi banyak orang di luar sana”, tandasnya.

Kisah lain yang dibagi dr. Gamal pada kesempatan itu adalah penaklukan Konstantinopel ke tangan Islam. Muhammad Al-Fatih sebagai seorang pemuda sekaligus pemimpin 150 ribu tentara pasukan Utsmani pada masa itu menjadi salah satu peristiwa penting dalam sejarah kejayaan Islam. “Dari kisah Al-Fatih kita bisa ambil nilai perjuangan pemuda. Allah ingin tunjukkan bahwa pernah hidup seorang pemuda yang menjaga kedekatan diri dengan Allah dengan menyempurnakan niat, maka Allah akan memberikan pertolongan”, terang dr. Gamal.

Dari beberapa kisah yang telah disampaikan, dr. Gamal menyimpulkan bahwa jalan pemuda untuk menjadi seorang pemimpin yang ideal bukanlah hal yang mudah. Pemimpin sejati terbentuk melalui banyak pengorbanan dan penderitaan yang panjang dan tak berkesudahan. “Jadi terdapat istilah Leiden is Lidjen, Jalan kepemimpinan adalah jalan penderitaan. Memimpin dengan menderita, bukan dengan bersuka cita karena sudah merasa tercapai hajatnya”, tandasnya.

Selain itu, dr. Gamal berharap para pemuda sebagai calon pemimpin bangsa harus mampu menjawab tantangan bahwa keterbatasan bukan merupakan pembenaran untuk tidak berkontribusi. (IAA/ESP)

30 November 2021
Share this entry
  • Share on Facebook
  • Share on X
  • Share on WhatsApp
  • Share on LinkedIn
  • Share by Mail
https://www.uii.ac.id/wp-content/uploads/2021/11/Peran-Pemuda-Sebagai-Penggerak-Bangsa.png 450 800 humas https://www.uii.ac.id/wp-content/uploads/2026/07/Logo-UII-Kuning.png humas2021-11-30 14:05:392021-12-16 14:10:04Peran Pemuda Sebagai Penggerak Bangsa

Berita Terakhir

  • UII dan Unhan RI Perkuat Sinergi, Bahas Isu Maritim hingga Diplomasi Pertahanan
  • Sumpah Dokter ke-72 FK UII: Cetak 2.688 Alumni, Soroti Tantangan Pasien Berbekal AI hingga Peluang Bisnis Medis
  • UII dan Pemkot Pekalongan Jalin Kerja Sama Strategis Perkuat Pendidikan dan Pengembangan Daerah
  • UII dan Pemkab Bantul Perkuat Sinergi, Bahas Pengembangan RS UII hingga Peluang Program Beasiswa
  • UII dan Pemkab Ngawi Eksplorasi Kerja Sama Strategis

Gedung GBPH Prabuningrat (Rektorat)
Kampus Terpadu Universitas Islam Indonesia
Jl. Kaliurang km. 14,5 Sleman, Yogyakarta 55584 Indonesia

Telepon: +62 274 898444
Faks: +62 274 898459
Email: info[at]uii.ac.id

Akreditasi Institusi Unggul. Universitas Islam Indonesia telah mendapatkan Akreditasi Institusi Unggul dari Badan Akreditasi Nasional Perguruan Tinggi (BAN-PT) pada tahun 2022.

© Hak Cipta 2025 - Universitas Islam Indonesia - Yayasan Badan Wakaf Universitas Islam Indonesia | Pengelolaan Situs Web | Pernyataan Sangkalan | Tampilan Lama | Konten terakhir dimutakhirkan 25 Januari 2024
Link to: UII Kukuhkan Tiga Guru Besar Link to: UII Kukuhkan Tiga Guru Besar UII Kukuhkan Tiga Guru Besar Link to: Sains, Teknologi, dan Analisis Data untuk Masa Depan Berkelanjutan Link to: Sains, Teknologi, dan Analisis Data untuk Masa Depan Berkelanjutan Sains, Teknologi, dan Analisis Data untuk Masa Depan Berkelanjutan Scroll to top Scroll to top Scroll to top