Program Studi Teknik Sipil Lingkungan

Universitas Islam Indonesia (UII) terus meningkatkan kualitas pendidikannya. Hal ini ditunjukkan dengan raihan akreditasi unggul yang diperoleh dua program studi (prodi) di lingkungan UII, yakni Teknik Sipil dan Teknik Lingkungan. Kedua prodi di bawah Fakultas Teknik Sipil dan Perencanaan (FTSP) ini mendapatkan akreditasi unggul berdasarkan implementasi dari peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) yang baru tentang akreditasi program studi. Peraturan tersebut menyatakan bahwa prodi yang telah terakreditasi internasional (untuk prodi teknik harus terakreditasi di dalam lingkup Washington Accord) dapat disetarakan menjadi prodi Unggul dalam pandangan akreditasi nasional.

Disampaikan oleh Ketua Prodi Sarjana Teknik Sipil (PSTS) UII, Dr. Ir. Sri Amini Yuni Astuti, MT, Teknik Sipil UII sebelumnya telah memperoleh akreditasi internasional dari Japan Accreditation Board for Engineering Education (JABEE) pada 2015 dan Indonesian Accreditation Board for Engineering Education (IABEE) pada 2016.

Adapun akreditasi secara nasional dari BAN-PT juga mendapatkan akreditasi A (Unggul) berdasarkan SK BAN-PT No. 2388/SK/BAN-PT/Akred/S/VII/2019. Menurutnya, ada beberapa keunggulan PSTS UII sehingga layak menyandang akreditasi unggul. Pertama, PSTS UII memiliki keunikan pembeda dengan prodi sejenis di perguruan tinggi lain.

“Keunikan kami terletak pada konsentrasi aspek penurunan risiko bencana. Hal ini tercermin dalam kurikulum dan proses belajar mengajar (PBM), riset bidang kebencanaan, dukungan SDM profesional bidang kebencanaan, pusat studi kebencanaan, serta memiliki jenjang lanjutan yang selaras, yaitu Program Magister dan Doktor Teknik Sipil, yang juga memiliki konsentrasi/penguatan aspek kebencanaan”, terangnya melalui wawancara tertulis.

Ia juga menambahkan proses belajar mengajar di prodinya telah menerapkan konsep Plan, Do, Check, Action (PDCA) yang sejalan dengan ketentuan akreditasi. “Kami mendesain profil lulusan yang kemudian diimplementasi ke dalam kurikulum dan metode pembelajaran, termasuk fasilitas sumberdaya dan sumberdaya manusia. Selanjutnya, kami juga memastikan evaluasi rutin menyeluruh dari proses-proses sebelumnya. Terakhir, kami terus menerus melakukan continuous improvement terhadap setiap aspek PDCA”, imbuhnya.

Tak lupa, Sri Amini juga menghaturkan apresiasi dan terimakasih kepada segenap pihak yang berkontribusi dalam capaian itu. “Terimakasih kepada ibu Miftahul Fauziah, Ph.D (Kaprodi Teknik Sipil 2014-2018) dan bapak Berliyan Kushari, M.Eng (Sekprodi Teknik Sipil 2014-2018) sebagai pelaku sejarah pada masa perjuangan meraih akreditasi internasional”, ungkapnya.

Senada, Teknik Lingkungan UII juga telah mengantongi akreditasi internasional Accreditation Board for Engineering and Technology (ABET) dan IABEE serta akreditasi nasional A BAN-PT berdasarkan SK No. 2861/SK/BAN-PT/Akred/S/XII/2016.

Ketua Prodi Teknik Lingkungan UII, Eko Siswoyo, Ph.D menilai bahwa akreditasi unggul berhasil diraih karena pengakuan atas kualitas lulusan yang mampu bersaing secara nasional dan internasional.

“Terbukti dengan banyaknya lulusan Teknik Lingkungan UII yang diterima dan berkarya sebagai ASN maupun profesional di perusahaan nasional dan internasional. Selain itu, tidak sedikit lulusan yang berwirausaha sebagai konsultan dan kontraktor di bidang lingkungan”, ujarnya melalui wawancara tertulis.

Di samping itu, Teknik Lingkungan UII juga didukung dengan laboratorium modern yang telah terakreditasi Komite Akreditasi Nasional (KAN) dengan ISO 17025.

Menurut Sri Amini Yuni Astuti, manfaat akreditasi unggul juga dirasakan pihak eksternal. Ia memerinci banyak institusi lain yang meminta bantuan untuk dibimbing dan dikawal proses akreditasi internasionalnya maupun dalam penyusunan perbaikan PBM dan kurikulum (lebih dari 25 institusi sampai dengan saat ini). Ini merupakan ladang amal untuk meningkatkan kualitas pendidikan di tanah air.

Ia juga melihat adanya akreditasi memberi dampak positif memotivasi mahasiswa untuk meningkatkan keaktifan belajar dan berkegiatan positif. Mereka juga lebih percaya diri ketika lulus nanti dan lebih mudah diterima di dunia kerja. Bahkan banyak lulusan yang sudah diterima kerja sebelum wisuda.

“Masyarakat berharap bangsa kita akan menjadi bangsa yang maju, yang mandiri, bisa merdeka menentukan nasibnya sendiri. Kini mereka mempuyai alternatif kampus berkualitas tempat menimba ilmu putra-putrinya”, ungkapnya.

Sedangkan Eko Siswoyo meyakini akreditasi unggul membuat masyarakat semakin mantap memanfaatkan sarana yang ada di Prodi TL UII baik itu SDM maupun fasilitas pendukung seperti laboratorium.

Mahasiswanya juga semakin mendapatkan tempat mengembangkan potensi di kancah global. Beberapa tahun belakangan, pihaknya rutin memberangkatkan mahasiswa mengikuti pertukaran pelajar di kampus-kampus elit di Jepang seperti Hokkaido University, Kyoto University, Tokyo University of Science, dll. Tentunya kampus-kampus tersebut menaruh kepercayaan menerima mahasiswa UII karena melihat kredibilitas akreditasi internasional yang disandang.

Di akhir wawancara, keduanya tetap berkomitmen untuk terus melakukan pengembangan berkelanjutan (continuous improvement) dan inovasi untuk menunjang proses belajar mengajar dengan memperhatikan perubahan-perubahan dan tuntutan pasar. Hal ini diperlukan untuk menghasilkan lulusan yang berkualitas. (ESP)

Informasi selengkapnya tentang program studi terkait silakan kunjungi link berikut ini:
Program Studi Teknik Sipil: civil.uii.ac.id
Program Studi Teknik Lingkungan: environtment.uii.ac.id