• Admisi
  • UII Gateway
  • Email
  • Kontak
  • Bahasa Indonesia
  • English
Universitas Islam Indonesia
  • PENDIDIKAN
    • Program Pendidikan
    • Penerimaan Mahasiswa Baru
    • Merdeka Belajar Kampus Merdeka
    • Informasi Beasiswa
    • Fasilitas Kampus
    • Jelajahi Yogyakarta
  • PENELITIAN
    • Pusat Studi & Laboratorium
    • Riset & Pengajaran
    • Portal Jurnal
    • Konferensi & Seminar
  • PENGABDIAN
    • Pengabdian & Dakwah
    • Lingkungan & Keberlanjutan
    • Simpul Tumbuh
    • Donasi UIIPeduli
  • INTERNASIONAL
    • International Admission
    • Kantor Urusan Internasional
    • Mobilitas Internasional
    • Program Gelar Ganda
    • Erasmus+ CBHE di UII
  • LAYANAN
    • Mahasiswa
    • Alumni
    • Kemitraan
    • Publik & Rekan Media
    • Paten & Hak Cipta
  • PROFIL
  • Click to open the search input field Click to open the search input field Search
  • Menu Menu
You are here: Home1 / Berita Kegiatan2 / Ramadan Momentum Meningkatkan Iman
Berita Kegiatan, Pilihan

Ramadan Momentum Meningkatkan Iman

Bulan suci Ramadan merupakan bulan yang penuh keberkahan, kesempatan bagi segenap umat muslim untuk medekatkan diri kepada Allah SWT. Kesempatan mulia ini pun tersirat dalam berbagai kegiatan Safari Iman Ramadan (SAFIR) yang digagas oleh Takmir Masjid Ulil Albab (TMUA). Kali ini bertempat di Masjid Ulil Albab, Kamis (23/5), SAFIR menghadirkan narasumber ustadz Syatori Abdurrauf dengan topik Hati-Hati Menjaga Hati.

Umat Islam telah memiliki Al-Quran yang keasliannya dijaga oleh Allah SWT. Al-Quran diturunkan bertepatan dengan bulan suci Ramadan. Tujuan diturunkannya Al-Quran ialah seabagai petunjuk bagi manusia khususnya hati manusia, jadi al-Quran berperan sebagai penjaga hati.

Syatori Abdurrauf mengatakan, kebaikan tidaklah sama dengan keburukan dan membalas keburukan orang dengan kebaikan merupakan perbuatan yang mulia. “Namun, mengapa Al-Quran belum bisa mengubah manusia menjadi orang baik,” tambahnya.

Ia menjelaskan hal tersebut terjadi karena belum adanya keinginan untuk membuka pintu hati agar bisa dimasuki Al-Quran. Jika saja Al-Quran masuk ke dalam hati, pasti dapat menjadi sebuah petunjuk bagi manusia. Akibat dari belum terbukanya hati untuk Al-Quran mengindikasikan belum sepenuhnya mengimani ayat-ayat Al-Quran.

Di hadapan para jamaah, Syatori Abdurrauf menganalogikan penjelasannya dengan seekor kucing yang mencuri ikan. Ketika kucing melihat majikannya, maka ia akan takut dan lari. Hal tersebut menjelaskan bahwa kucing itu tahu majikannya tidak menyukai perbuatannya. Lain halnya jika kucing itu melanjutkan tindakannya, maka sang majikan akan merasa diremehkan.

Sama halnya jika kita mengetahui perbuatan-perbuatan yang dilarang oleh Allah SWT, tetapi tetap malakukannya. “Untungnya Allah SWT maha Rahman, maha Rahim. Jika tidak Allah bisa langsung menghukum kita” tutur Syatori Abdurrauf.

Harapan setiap umat muslim dapat membawa iman ketika ajal menjemput. Membawa iman ketika mati berarti iman berada dalam hati bukan hanya di mulut. Allah SWT belum berkenan jika iman manusia hanya sebatas di mulut seperti yang tertera dalam QS Al-Hujurat ayat 14.

Syatori Abdurrauf memberikan tiga langkah agar iman dapat kembali ke dalam hati yakni fat-hul qalbi (membuka hati), tazkiyatul qalbi (membersihkan hati) dan tazyinul qalbi (menghiasi hati). Membuka hati dilakukan dengan dua cara, pertama dengan ditarik dan didorong.

“hati-hati dalam membuka hati, jika ditarik akan mengarah untuk mencintai dunia dan dapat menjadi masalah. Jika membuka hati dengan didorong, maka akan mengarah pada cinta akhirat,” Syatori Abdurrauf mengingatkan.

Langkah yang dapat dilakukan dengan menganggap urusan dunia hanyalah biasa dan urusan akhirat luar biasa. Syatori Abdurrauf menambahkan, melihat dan menyimpulkan segala sesuatu dari sudut pandang akhirat. Terakhir dengan menjadikan akhirat sebagai kecintaan dan kerinduan hidup. Beliau berpesan agar menjadikan Ramadan sebagai kesempatan untuk menghadapkan hidup kearah akhirat, supaya cahaya akhirat masuk ke dalam hati. (NR/RS)

24 Mei 2019
Share this entry
  • Share on Facebook
  • Share on X
  • Share on WhatsApp
  • Share on LinkedIn
  • Share by Mail
https://www.uii.ac.id/wp-content/uploads/2019/05/Ramadan-Momentum-Meningkatkan-Iman.jpg 325 487 humas https://www.uii.ac.id/wp-content/uploads/2026/07/Logo-UII-Kuning.png humas2019-05-24 08:15:352019-05-24 09:50:53Ramadan Momentum Meningkatkan Iman

Berita Terakhir

  • Perkuat Kolaborasi Internasional dan Kebudayaan, Program Studi Farmasi UII Gelar Pembukaan G-PICE 2026
  • Universitas Mohammad Natsir Pelajari Sistem Pendidikan Pondok Pesantren UII melalui Kunjungan Studi Tiru
  • CILACS UII Terima Studi Banding UPT Bahasa Universitas Negeri Padang
  • UII dan Unhan RI Perkuat Sinergi, Bahas Isu Maritim hingga Diplomasi Pertahanan
  • Sumpah Dokter ke-72 FK UII: Cetak 2.688 Alumni, Soroti Tantangan Pasien Berbekal AI hingga Peluang Bisnis Medis

Gedung GBPH Prabuningrat (Rektorat)
Kampus Terpadu Universitas Islam Indonesia
Jl. Kaliurang km. 14,5 Sleman, Yogyakarta 55584 Indonesia

Telepon: +62 274 898444
Faks: +62 274 898459
Email: info[at]uii.ac.id

Akreditasi Institusi Unggul. Universitas Islam Indonesia telah mendapatkan Akreditasi Institusi Unggul dari Badan Akreditasi Nasional Perguruan Tinggi (BAN-PT) pada tahun 2022.

© Hak Cipta 2025 - Universitas Islam Indonesia - Yayasan Badan Wakaf Universitas Islam Indonesia | Pengelolaan Situs Web | Pernyataan Sangkalan | Tampilan Lama | Konten terakhir dimutakhirkan 25 Januari 2024
Link to: SAFIR UII Berbagi Kasih dengan 1000 Anak Yatim Link to: SAFIR UII Berbagi Kasih dengan 1000 Anak Yatim SAFIR UII Berbagi Kasih dengan 1000 Anak Yatim Link to: Raih Berkah Ramadan Dengan Menjaga Tali Silaturahmi Link to: Raih Berkah Ramadan Dengan Menjaga Tali Silaturahmi Raih Berkah Ramadan Dengan Menjaga Tali Silaturahmi Scroll to top Scroll to top Scroll to top