Rektor dan Wakil Rektor Bidang Kerjasama, Kemahasiswaan, Keagamaan dan Alumni (Wakil Rektor III) Universitas Islam Indonesia (UII) Periode 2017-2018 secara resmi dilantik dan diambil sumpahnya pada Senin 13 Maret 2017, di Gedung Kuliah Umum Prof. Dr. Sardjito UII. Pelantikan ini merupakan tindak lanjut pasca mundurnya Dr. Ir. Harsoyo, M.Sc. dan Dr. Abdul Jamil, SH., MH. selaku Rektor dan Wakil Rektor III UII pada 26 Junuari 2017 yang lalu.

Prosesi pelantikan diawali dengan pembacaan Surat Keputusan Pengurus Yayasan Badan Wakaf  (PYBW) UII, Nomor 03/SK-PYBW /Pjb/III/2017 tentang pemberhentian Dr.–ing. Ir. Ilya Fadjar Maharika., MA., IAI. dari jabatan Pelaksana Tugas Rektor UII. Prosesi dilanjutkan dengan pelantikan dan pengambilan sumpah Nandang Sutrisno, SH., M.Hum., LLM., Ph.D. sebagai Rektor oleh Ketua Umum Yayasan Badan Wakaf UII, Dr. Ir. Luthfi Hasan, MS. berdasarkan SK PYBW UII, Nomor 04/SK-PYBW/Pjb/III/2017.

Selanjutnya, Nandang Sutrisno selaku Rektor UII terpilih melantik dan mengambil sumpah Ir. Agus Taufiq, MSc. Sebagai Wakil Rektor III UII Periode 2017-2018. Dengan pelantikan ini, komposisi lengkap pimpinan UII yakni Nandang Sutrisno, SH., M.Hum., LLM., Ph.D. sebagai Rektor, Dr.-Ing. Ir. Ilya Fadjar Maharika, MA., IAI.sebagai Wakil Rektor I, Dr. Drs. Nur Feriyanto, M.Si. sebagai Wakil Rektor II dan Ir. Agus Taufiq, M.Sc. sebagai Wakil Rektor III.

Dalam pidato pertamanya sebagai Rektor, Nandang Sutrisno menyampaikan kesiapannya menjalankan amanah dan melanjutkan langkah-langkah yang telah dilakukan oleh pimpinan sebelumnya. Di hadapan Pimpinan Yayasan dan Pengurus Yayasan Badan Wakaf UII serta para pimpinan di lingkungan UII, Nandang Sutrisno siap melanjutkan proses penyelesaian terkait persoalan Mapala Unisi. Di antaranya yakni tetap berempati dengan keluarga korban dan juga siap mengawal proses hukum.

Selain itu tentang persoalan Mapala Unisi, Ia akan menindaklanjuti keputusan senat UII terkait penegakan disiplin mahasiswa dan mengambil langkah-langkah terbaik yang diperlukan. ”Dengan seluruh jajaran saya berkomitmen untuk meyakinkan masyarakat bahwa persoalan Mapala Unisi merupakan peristiwa pertama dan terakhir,” tegas Nandang Sutrisno.

Nandang Sutrisno mengajak seluruh sivitas akademika UII untuk menjadi duta-duta rahmatan lil’alamin dengan menyebarkan kebajikan, manfaat, dan kasih sayang di muka bumi, sesuai dengan visi UII. Dalam periode kepemimpinan yang singkat, ia juga mengajak seluruh komponen di UII untuk bahu membahu dalam menjalankan renstra UII, dan membangkitkan kembali semangat kerja. ”Saya mengajak seluruh sivitas akademika UII untuk bekerja keras, bekerja tuntas, bekerja cerdas, dan bekerja ikhlas,” ujarnya.

Sementara Dr. Luthfi Hasan selaku Ketua Umum Yayasan Badan Wakaf UII, dalam sambutannya menyampaikan rasa syukur atas pelantikan yang telah berjalan lancar sehingga pelaksana tugas Rektor dan Wakil Rektor yang semula dijadwalkan berjalan dua bulan hanya berlangsung selama lima minggu. Dalam kesempatan ini Dr. Luthfi Hasan juga menyampaikan rasa terima kasih dan mengapresiasi dedikasi dan kerja keras yang telah dijalankan oleh pelaksana tugas Rektor dan Wakil Rektor III selama lima minggu ini.

Lebih lanjut Dr. Luthfi Hasan menegaskan, tugas Rektor ke depan, dalam waktu 14 bulan memiliki tuntutan pekerjaan cukup tinggi, di antaranya tantangan perguruan tinggi yang semakin besar. Ia berharap UII tidak hanya dikenal sebagai the oldest (tertua), namun juga the best (terbaik). “Sivitas akademika UII harus bersemangat untuk mendukung Rektor dengan berbagai kontribusi, agar tetap dapat mempertahankan prestasi dan capaian UII selama ini,” paparnya.