• Admisi
  • UII Gateway
  • Email
  • Kontak
  • Bahasa Indonesia
  • English
Universitas Islam Indonesia
  • PENDIDIKAN
    • Program Pendidikan
    • Penerimaan Mahasiswa Baru
    • Merdeka Belajar Kampus Merdeka
    • Informasi Beasiswa
    • Fasilitas Kampus
    • Jelajahi Yogyakarta
  • PENELITIAN
    • Pusat Studi & Laboratorium
    • Riset & Pengajaran
    • Portal Jurnal
    • Konferensi & Seminar
  • PENGABDIAN
    • Pengabdian & Dakwah
    • Lingkungan & Keberlanjutan
    • Simpul Tumbuh
    • Donasi UIIPeduli
  • INTERNASIONAL
    • International Admission
    • Kantor Urusan Internasional
    • Mobilitas Internasional
    • Program Gelar Ganda
    • Erasmus+ CBHE di UII
  • LAYANAN
    • Mahasiswa
    • Alumni
    • Kemitraan
    • Publik & Rekan Media
    • Paten & Hak Cipta
  • PROFIL
  • Click to open the search input field Click to open the search input field Search
  • Menu Menu
You are here: Home1 / Indeks Berita2 / Berita Kegiatan3 / Semua Profesi Punya Peran Yang Penting Dalam Dakwah
Berita Kegiatan, Pilihan

Semua Profesi Punya Peran Yang Penting Dalam Dakwah

Direktorat Pendidikan dan Pembinaan Agama Islam (DPPAI) Universitas Islam Indonesia (UII) menggelar acara Pelatihan Dakwah Tenaga Kependidikan dengan tema “Meraih Kesempurnaan Ibadah Dengan Bekerja”. Dengan berlokasi di Gedung Kuliah Umum (GKU) Prof. Sardjito Lt. 1 pada Minggu (30/10), acara tersebut dikhususkan kepada Cleaning Service, Pasukan Kuning, dan Tukang Kebun UII.

Direktur DPPAI UII, Drs. Nanang Nuryanta, M.Pd., mengungkapkan bahwa profesi apapun adalah aktivitas yang sangat mulia. Apalagi pekerjaan tersebut dilaksanakan dengan penuh semangat dan ikhlas. Pekerjaan yang dijalankan dengan demikian maka akan bernilai ibadah, dan dapat membawa keberkahan di dalam hidup.

“Saya tidak melihat apapun pekerjaannya, tapi apa bentuk kontribusi Bapak Ibu semuanya dan kontribusinya bukan kaleng-kaleng, tapi sungguh sangat memberikan dampak dan kebermanfaatan, memaksimalkan proses pembelajaran di UII. Oleh karena itu, maka kita harus ada kesungguhan. Ibadah tidak ada artinya apa-apa kalau tidak diniatkan kepada Allah. Oleh karena itu, semua aktivitas kita diniatkan untuk ibadah, insyaallah apa yang dilakukan Bapak Ibu tidak sia sia,“ ujarnya saat memaparkan materi.

Sementara itu, materi yang disajikan dibagi menjadi 3. Pertama pembahasan thaharah, kedua praktek salat, dan ketiga adalah berdakwah dengan profesi. Materi mengenai cara bersuci dibersamai oleh Muhammad Najib Asyrof, S.Pd.I, Lc., M.Ag., Dosen FIAI UII itu menjelaskan bahwa setiap manusia memiliki hak untuk berdakwah tanpa memandang status sosial maupun status pekerjaannya.

“Apapun pekerjaannya, kita bisa menjadi duta dakwah, meskipun kita bajunya kotor, kita tidak luput dari kewajiban berdakwah sepanjang kita masih merasakan nikmatnya taklif dan kita merasa yang kita sampaikan itu baik dengan orang lain. Berdakwah tidak harus di mimbar akademik, bisa di rumah mengajari anak-anaknya, dan tidak ada kata terlambat. Mudah-mudahan bisa menjadi pasokan pahala untuk kita semua,”ucapnya.

Sementara itu, materi mengenai praktek salat diulas oleh Fuat Hasanudin, Lc., MA. Ruang lingkup bahasannya tentang hal ihwal praktek salat yang meliputi syarat wajib salat, syarat sahnya salat, rukun salat, sunnah dalam salat, serta tata cara salat sesuai tuntunan serta perbedaan perbedaan salat dari kemashyuran 4 madzhab.

Berikutnya acara dilanjutkan dengan pemaparan dari Bagya Agung Prabowo, S.H., M.Hum, Ph.D. Menurutnya, semua profesi yang ditekuni memiliki derajat yang sama di hadapan Allah Swt. 

“Manusia itu terbentuk oleh pola pikir (aqliyah) dan pola sikap (nafsiyah). Siapapun Bapak Ibu itu tidak penting, yang penting itu pola pikir kita dan pola sikap kita. Apapun profesinya, di mata Allah itu sama, yang membedakan itu ketaqwaannya jadi jangan pernah iri atau memandang kalah dengan orang lain, di mata Allah itu sama,” tambahnya.

Terakhir, ia berpesan kepada seluruh peserta untuk senantiasa berdakwah dan menebar kebaikan. “Secara garis besar dakwah ada 3 macam, pertama dakwah yang disampaikan dengan ucapan, kedua dakwah yang disampaikan dengan perbuatan, yang ketiga dakwah melalui tulisan-tulisan. Segala profesi apapun sangat mungkin melakukan ketiganya. Mengingatkan orang lain satu profesi itu sudah termasuk dakwah bil lisan,” pungkasnya. (AMG/ESP)

31 Oktober 2022
Share this entry
  • Share on Facebook
  • Share on X
  • Share on WhatsApp
  • Share on LinkedIn
  • Share by Mail
https://www.uii.ac.id/wp-content/uploads/2022/10/Semua-Profesi-Punya-Peran-Yang-Penting-Dalam-Dakwah.jpg 482 700 humas https://www.uii.ac.id/wp-content/uploads/2021/12/Logo-Web-80-1.png humas2022-10-31 13:17:112022-10-31 13:19:36Semua Profesi Punya Peran Yang Penting Dalam Dakwah

Berita Terakhir

  • UII Dorong Produktivitas Publikasi Ilmiah Melalui Pelatihan Pemanfaatan Agentic AI
  • Hadirkan Teknologi LC-MS/MS Mutakhir, UII Gelar Workshop dan Resmikan Kolaborasi Industri
  • CILACS UII Jadi Rujukan UM Gresik dalam Pengembangan Tes Kompetensi Bahasa Arab
  • Seameo Biotrop Perkuat Kolaborasi Regional Untuk Mendorong Implementasi Circular Economy Melalui Pendidikan Dan Inovasi
  • UII Lantik Dekan dan Wakil Dekan Periode 2026–2030, Tekankan Penguatan Tata Kelola dan Adaptasi Zaman

Gedung GBPH Prabuningrat (Rektorat)
Kampus Terpadu Universitas Islam Indonesia
Jl. Kaliurang km. 14,5 Sleman, Yogyakarta 55584 Indonesia

Telepon: +62 274 898444
Faks: +62 274 898459
Email: info[at]uii.ac.id

Akreditasi Institusi Unggul. Universitas Islam Indonesia telah mendapatkan Akreditasi Institusi Unggul dari Badan Akreditasi Nasional Perguruan Tinggi (BAN-PT) pada tahun 2022.

© Hak Cipta 2025 - Universitas Islam Indonesia - Yayasan Badan Wakaf Universitas Islam Indonesia | Pengelolaan Situs Web | Pernyataan Sangkalan | Tampilan Lama | Konten terakhir dimutakhirkan 25 Januari 2024
Link to: DPKA UII Kuatkan Keterampilan Nonteknis Lulusan Link to: DPKA UII Kuatkan Keterampilan Nonteknis Lulusan DPKA UII Kuatkan Keterampilan Nonteknis Lulusan Link to: Mengubah Sampah Jadi Bernilai Sebagai Sumber Daya Link to: Mengubah Sampah Jadi Bernilai Sebagai Sumber Daya Mengubah Sampah Jadi Bernilai Sebagai Sumber Daya Scroll to top Scroll to top Scroll to top