Universitas Islam Indonesia (UII) kembali mendapat kepercayaan universitas dari negara lain untuk menjalin kerjasama. Kali ini, UII menerima kunjungan delegasi dari Universiti Teknikal Malaysia Melaka (UTeM), pada Rabu (10/4), di Gedung Rektorat UII. Pertemuan ini merupakan upaya kedua belah pihak dalam membentuk kerja sama baru.

Inisiasi kerjasama dilakukan oleh Fakulti Kejuruteraan Pembuatan dari UTeM dengan Faculty of Industrial Technology dari UII dengan kerjasama Panitia Journal of Advanced Manufacturing Technology (JAMT). Pusat Pengurusan Penyelidikan dan Inovasi (CRIM). Dalam pertemuan dilakukan penandatanganan MoU serta mendiskusikan tentang kelanjutan kerjasama dalam bidang penyelidikan dan penulisan jurnal kolaborasi.

Dalam diskusi, Prof. Dato’ Dr. Abu Bin Abdullah selaku Pengarah Pusat Pembuatan Termaju UTeM menjelaskan mengenai poin-poin apa saja yang ditawarkan oleh UTeM kepada UII.

“UII didirikan jauh lebih dulu dibandingan dengan Universitas Teknisi Malaysia Melaka. Oleh karena itu, UII sudah memiliki pengalaman yang lebih banyak sehingga kami menyadari akan pentingnya menjalin kerjasama dengan UII khususnya akademik di bidang teknologi sehingga banyak pelajaran yang dapat ditukar selama menjalin kerjasama,” paparnya.

Lebih lanjut disampaikan Abu Bin Abdullah, pihaknya memiliki program studi yang bernama Teknik Manufaktur sedangkan UII memiliki Prodi yang bernama Teknik Industri. Meski memiliki nama yang berbeda, namun ia meyakini bahwa Teknik Manufaktur dengan Teknik Industri memiliki kemiripan seperti kecenderungan dalam pembelajaran di kedua jurusan tersebut.

“Yaitu keduanya diajarkan mengenai manajemen dan teknologi. Sehingga kami mengharapkan adanya kerjasama antar kedua jurusan tersebut,” lanjutnya.

Selain di bidang akademik, Universitas Teknisi Malaysia Melaka juga menawarkan kerjasama di bidang penelitian dan publikasi jurnal. Abu berharap kerjasama yang nantinya akan terjalin dapat menjadikan ilmu yang ada di universitas dapat dijadikan ladang untuk bekerjasama bukan untuk sebuah kompetisi.

Menanggapi tawaran dari UTeM, Fathul Wahid mengapresiasi keinginan untuk melakukan kerjasama tersebut. Fathul berharap, kerjasama ini tidak hanya dilakukan di lingkup Fakultas Teknologi Industri saja, tetapi dapat menyebar luas ke fakultas lainnya di lingkungan UII.

Pada acara kunjungan kerjasama ini, diakhiri dengan penyerahan cinderamata serta kunjungan ke laboratorium Jurusan Teknik Indusstri FTI UII yang bertempat di Gedung KH. Mas Mansyur UII.

Dalam kunjungan, turut hadir dari UII Ir. Wiryono Raharjo, M.Arch., Ph.D. selaku Wakil Rektor Bidang Networking dan Kewirausahaan, Prof. Dr. Ir. Hari Purnomo., M.T selaku Dekan Fakultas Teknologi Industri, Hangga Fathana, S.IP., B.Intl.St., M.A selaku Direktur Kemitraan/Kantor Urusan Internasional

Sementara dari UTeM turut hadir Prof. Madya Dr. Mohd. Warikh bin Abd. Rashid selaku Timbalan Pengarah Pusat Pengurusan Penyelidikan dan Inovasi, Dr. Mohd Shukor bin Salleh selaku Penyelaras serta Dr. Saifudin Hafiz bin Yahaya selaku Pensyarah Kanan. (NIQ/ESP)