Jurusan Farmasi Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (FMIPA) Universitas Islam Indonesia (UII) menggandeng University of Rhode Island (URI) Amerika Serikat, dan Politeknik Kesehatan Kementerian Kesehatan Republik Indonesia Yogyakarta (PolKesYo) untuk meningkatkan edukasi gaya hidup sehat. Edukasi itu tergambar dalam kegiatan J-Term 2020 yang sudah dilaksanakan sejak tahun 2016. Pada tahun 2020, kegiatan ini diperluas dengan melibatkan PolKesYo. J-Term 2020 mengusung topik GLOBAL HEALTH INDONESIA J-TERM 2020: Interdisciplinary Exploration of Key Health Issues and Social Determinants of Health in Relation to the World Health Organization Sustainable Development Goals In Indonesia.

Program yang dilaksanakan dari tanggal 7 sampai dengan 14 Januari ini memiliki beberapa kegiatan seperti Guest Lecture Series, FGD (Focus Group Discussion), kunjungan ke puskesmas dan rumah sakit. Di samping itu, juga terdapat kegiatan pengabdian masyarakat yang akan dilakukan di Dusun Pelem, Harjobinangun, Pakem Sleman untuk meningkatkan implementasi hasil dari program ini langsung kepada masyarakat. Di sana masyarakat akan belajar bersama relawan tentang bagaimana menjalankan gaya hidup sehat.

Tentunya hal ini dimulai dari diet sehat dengan lebih sering mengkonsumsi buah dan sayuran, mengurangi daging, rutin berolahraga serta check-up berkala minimal 2 kali setahun untuk mendeteksi gejala stroke, hipertensi maupun diabetes sebagai usaha dari pencegahan.

Kegiatan ini diikuti oleh 21 siswa dari University of Rhode Island, 10 dari UII (berasal dari tiga bidang ilmu yang berbeda yaitu Farmasi, Kedokteran, dan Psikologi), sepuluh dari PolKesYo serta enam dosen dari UII, lima dari PolKesYo, dan empat Profesor dari URI.

Matthew Bertin, Ph.D yang merupakan asisten professor URI mengaku saat ini pihaknya sedang berkolaborasi dengan UII Untuk mengeksplorasi salah satu tumbuhan obat di Indonesia sebagai anti-kanker. Diharapkan mahasiswa juga dapat mengetahui peran dari obat tradisional untuk pencegahan penyakit.

Sementara, Kerrie Ellis, DN.P., APRN-CNP dari keperawatan URI menjelaskan bahwa mahasiswa keperawatan URI datang ke sini untuk melihat bagaimana gizi, kesehatan fisik dan jiwa masyarakat di sini karena dengan memahami faktor akan memiliki dampak terhadap diabetes, hipertensi dan stroke. Karena faktor di sini juga ada di Amerika dan ia berharap bisa belajar dari situasinya dan menyampaikan informasi mengenai hal tersebut kepada masyarakat.

Ia yakin untuk mencegah penyakit diabetes, hipertensi dan stroke dapat dilakukan 4 hal mendasar yakni dengan rajin berolahraga, mengkonsumsi makanan yang sehat, mengelola stress, serta meningkatkan kesadaran mengenai kesehatan pada masyarakat. (DRD/ESP)