Universitas Islam Indonesia (UII) menjadi salah satu tempat pelaksanaan Vaksinasi Merdeka yang digelar secara serentak di 96 titik lokasi dipenjuru wilayah Indonesia pada Rabu (22/9). Dalam penyelenggaraan vaksinasi yang digagas oleh Kementerian Sekretariat Negara bersinergi dengan Kepolisian Republik Iondonesia (Polri) ini, Presiden RI Ir. Joko Widodo berkesempatan menyapa para peserta vaksinasi melalui zoom meeting dari kampus IPB University.

Presiden Joko Widodo menekankan pentingnya vaksinasi untuk melindungi diri dari Covid-19. Presiden juga berpesan untuk terus menjaga protokol kesehatan. “Saat ini dua hal yang dikejar, pertama vaksinasi dipercepat dan yang kedua protokol kesehatan terus kita perkuat,” pesan Presiden.

Dalam kesempatannya, Presiden Joko Widodo juga mengingatkan masing-masing daerah untuk segera menghabiskan stok vaksin yang ada. Presiden juga berjanji akan mengirim stok vaksin ke daerah ketika stok vaksin sebelumnya telah habis. “Stok yang ada dihabiskan dulu, baru saya kirim,” tuturnya.

Kegiatan Vaksinasi Merdeka di Auditorium Abdulkahar Mudzakkir Kampus Terpadu UII ditujukan untuk masyarakat umum dan mahasiswa dengan jumlah 3000 dosis vaksin sinovac. Tampak hadir meninjau Kapolda DIY Irjen Pol. Drs. Asep Suhendar, M.Si., Sekretaris Daerah Kabupaten Sleman Harda Kiswaya, S.E., M.Si. dan Rektor UII, Prof. Fathul Wahid, S.T., M.Sc., Ph.D.

Di sela pelaksanaan, Prof Fathul Wahid mengemukakan kegiatan vaksinasi merupakan bagian ikhtiar UII dengan pihak lain, kali ini dengan Polri untuk membantu vaksinasi mahasiswa dan masyarakat. “Alhamdulillah hari ini untuk suntikan pertama kita upayakan sampai 3000 dosis, dan nanti suntikan kedua kita tunggu 28 hari lagi,” paparnya.

Pelakasanaan Vaksinasi di kampus UII sendiri berjalan lancar tanpa kendala. “Alhamdulillah pelaksanaan berjalan lancar dan tertib, Kapolda DIY dan semua jajaran hadir untuk mengikuti langsung pembukaan Vaksinasi Merdeka serentak di 96 titik seluruh Indonesia oleh Bapak Presiden yang dijalankan dari IPB University, di Bogor,” tutur Fathul Wahid.

Fathul Wahid juga menyinggung kerjasama yang terjalin baik dengan Pemerintah Kabupaten Sleman. “Kerjasama dengan pemerintah setempat juga jalan terus, alhamdulillah Dinas Kesehatan Kabupaten Sleman juga mendukung kami dengan luar biasa, tidak hanya untuk vaksinasi tetapi juga untuk pengelolaan shelter kabupaten,”

“Mudah mudahan shelter selalu siap sedia meskipun kita selalu berdo’a kosong terus, sehingga pertanda bahwa pandemi sudah mulai terkendali dan tidak lagi ada paparan yang sangat masif,” tambah Fathul Wahid. (RS)