Universitas Mohammad Natsir Pelajari Sistem Pendidikan Pondok Pesantren UII melalui Kunjungan Studi Tiru
Direktorat Pondok Pesantren Universitas Islam Indonesia menerima kunjungan studi tiru dari Universitas Mohammad Natsir (UMNatsir) Bukittinggi pada Rabu (29/7). Kegiatan yang berlangsung mulai pukul 07.30 WIB di Aula Pondok Pesantren UII, Jalan Selokan Mataram, Dabag, Condongcatur, Depok, Sleman, ini menjadi ajang berbagi pengalaman mengenai pengelolaan pesantren berbasis perguruan tinggi sekaligus mempererat hubungan antarlembaga pendidikan Islam.
Rombongan Universitas Mohammad Natsir dipimpin langsung oleh Rektor UMNatsir, Afridian Wirahadi Ahmad, S.E., M.Sc., Ak., CA., CGAE, beserta jajaran pimpinan universitas. Kedatangan mereka disambut oleh Pengasuh Pondok Pesantren UII Putra, Ust. Dr. Suyanto, S.Ag., M.S.I., M.Pd., serta Pengasuh Pondok Pesantren UII Putri, Ust. Tajul Muluk, M.Ag.
Acara diawali dengan sambutan dari pihak Pondok Pesantren UII yang memaparkan sejarah, visi, serta sistem penyelenggaraan pendidikan pesantren. Setelah sesi pemaparan, kegiatan dilanjutkan dengan dialog interaktif yang memungkinkan peserta dari UMNatsir menggali lebih dalam mengenai berbagai aspek pengelolaan pesantren, mulai dari kurikulum, sistem penerimaan santri, hingga strategi pembinaan mahasiswa selama menempuh pendidikan di pesantren.
Dalam sambutannya, Suyanto menjelaskan bahwa Pondok Pesantren UII didirikan bukan semata-mata untuk memenuhi kebutuhan kader internal universitas, melainkan juga sebagai sarana mencetak kader umat yang mampu memberikan kontribusi lebih luas bagi masyarakat.
“Jadi harapannya Bapak-Ibu sekalian. Pesantren ini bukan sekadar untuk kader internal yang ada di UII, tetapi juga kader yang untuk umat gitu maksudnya,” ujarnya.
Ia juga memaparkan bahwa sistem pembelajaran di Pondok Pesantren UII dirancang agar dapat berjalan berdampingan dengan perkuliahan di universitas. Menurutnya, struktur akademik di pesantren memiliki kemiripan dengan sistem pendidikan tinggi, namun dengan beban studi yang disesuaikan.
“Kalau sistem perkuliahan yang ada di pondok ini. Ini mirip seperti di kampus, hanya jumlah SKS-nya itu tidak sebanyak di kampus. Kita total itu hanya ada 66 SKS sampai dengan selesai,” jelasnya.
Sementara itu, Rektor Universitas Mohammad Natsir, Afridian Wirahadi Ahmad, menyampaikan apresiasi atas sambutan yang diberikan oleh Pondok Pesantren UII. Ia turut memperkenalkan latar belakang yayasan yang menaungi Universitas Mohammad Natsir sebagai lembaga yang berorientasi pada pelayanan kepada masyarakat.
“Yayasan ini (Yayasan YARSI) tidak milik pribadi. Dia murni 100 persen milik umat, tidak ada di organ pengurus itu sama sekali tidak mencari uang. Mendedikasikan harinya memang tidak untuk mencari uang di sini, tapi memang ingin membangun,” ungkapnya.
Menurut Afridian, tujuan utama kunjungan ini adalah mempelajari praktik baik yang telah diterapkan oleh Pondok Pesantren UII agar dapat diadaptasi secara bertahap sesuai dengan kondisi dan sumber daya yang dimiliki UMNatsir.
“Nah, jadi kami ke sini bermaksud memang untuk meniru, Ustaz. Jadi tujuan kita untuk studi tiru, memang step by step kami akan coba dengan keterbatasan tentu yang ada. Tapi kami punya niat bagaimana ini bisa kami lakukan juga,” katanya.
Antusiasme rombongan UMNatsir juga terlihat dalam sesi dialog. Berbagai pertanyaan diajukan untuk memahami lebih rinci mekanisme operasional pesantren. Salah satu topik yang menjadi perhatian adalah sistem penerimaan santri serta hubungan antara proses penerimaan mahasiswa dengan program kepesantrenan.
Kunjungan studi tiru ini diharapkan menjadi awal dari terjalinnya kerja sama yang lebih luas antara Universitas Mohammad Natsir dan Pondok Pesantren Universitas Islam Indonesia. Selain menjadi sarana berbagi praktik baik dalam pengelolaan pesantren, kegiatan ini juga mencerminkan semangat kolaborasi antarperguruan tinggi Islam dalam meningkatkan kualitas pendidikan, memperkuat pembinaan karakter mahasiswa, serta menyiapkan kader-kader umat yang mampu memberikan kontribusi bagi masyarakat dan bangsa. (MFPS/AHR/RS)





