• Admisi
  • UII Gateway
  • Email
  • Kontak
  • Bahasa Indonesia
  • English
Universitas Islam Indonesia
  • PENDIDIKAN
    • Program Pendidikan
    • Penerimaan Mahasiswa Baru
    • Merdeka Belajar Kampus Merdeka
    • Informasi Beasiswa
    • Fasilitas Kampus
    • Jelajahi Yogyakarta
  • PENELITIAN
    • Pusat Studi & Laboratorium
    • Riset & Pengajaran
    • Portal Jurnal
    • Konferensi & Seminar
  • PENGABDIAN
    • Pengabdian & Dakwah
    • Lingkungan & Keberlanjutan
    • Simpul Tumbuh
    • Donasi UIIPeduli
  • INTERNASIONAL
    • International Admission
    • Kantor Urusan Internasional
    • Mobilitas Internasional
    • Program Gelar Ganda
    • Erasmus+ CBHE di UII
  • LAYANAN
    • Mahasiswa
    • Alumni
    • Kemitraan
    • Publik & Rekan Media
    • Paten & Hak Cipta
  • PROFIL
  • Click to open the search input field Click to open the search input field Search
  • Menu Menu
You are here: Home1 / Berita Kegiatan2 / Daun Bambu Kuning Sebagai Antibakteri
Berita Kegiatan

Daun Bambu Kuning Sebagai Antibakteri

Sekelompok mahasiswa Program Studi Farmasi Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (FMIPA) Universitas Islam Indonesia (UII) mengembangkan penelitian berjudul Biosintesis Nanoherbal Ekstrak Daun Bambu Kuning dengan teknologi ramah lingkungan untuk pengobatan infeksi saluran kemih.

Dalam penelitiaannya, sekelompok mahasiswa UII yang beranggotakan Amelia Arum Prasetya (Farmasi 2017), Prima Aulia Putra (Farmasi 2015), Amalia Humairah (Farmasi 2017) mendapat bimbingan dari Dr Yandi Syukri, S.Si., M.SI., Apt.

Disampaikan Amelia pada Jumat (12/7), di Indonesia banyak tanaman yang masih sangat jarang digunakan sebagai tanaman obat salah satunya bambu kuning. Bambu kuning merupakan tanaman yang masih sedikit pemanfaatan, sedangkan di dalam daun bambu kuning terdapat kandungan kimia yang berupa flavonoid.

“Flavonoid dapat digunakan sebagai antibakteri yang dapat membunuh bakteri Pseudomonas aeruginosa yang merupakan sebuah bakteri penyebab infeksi yang salah satunya adalah infeksi saluran kemih,” paparnya.

Prima menambahkan, adanya permasalahan tersebut mendasari penelitian yang dilakukan untuk mengetahui karakteristik nanopartikel emas ekstrak daun bambu kuning dan aktivtas dalam menghambat bakteri pseudomonas aeruginosa.

Hasil yang didapat, formula terbaik untuk uji daya hambat pertumbuhan bakteri dari nanopartikel emas ekstrak daun bambu kuning adalah dengan perbanding ekstrak: HauCl4 (1300 µl : 1000 µl), dengan parameter pengukuran aktivitas nanopartikel emas ekstrak daun bambu kuning terhadap pertumbuhan bakteri Pseudomonas aeruginosa dengan luas zona hambat sebesar 0,907 cm.

“Pada pengujian ini menunjukkan bahwa ekstrak daun bambu kuning dapat menghambat aktivitas bakteri pseudomonas aeruginosa,” tandas Prima.

15 Juli 2019
Share this entry
  • Share on Facebook
  • Share on X
  • Share on WhatsApp
  • Share on LinkedIn
  • Share by Mail
https://www.uii.ac.id/wp-content/uploads/2019/07/Daun-Bambu-Kuning-Sebagai-Antibakteri-1.jpg 300 433 humas https://www.uii.ac.id/wp-content/uploads/2026/07/Logo-UII-Kuning.png humas2019-07-15 11:29:112019-07-15 11:32:03Daun Bambu Kuning Sebagai Antibakteri

Berita Terakhir

  • UII Buka PPDS Patologi Klinik, Perkuat Kemitraan dengan Pemkab Sragen
  • UII dan Badilag MA RI Gelar Seminar Nasional, Bahas Arah Baru Penyelesaian Sengketa Ekonomi Syariah di Era Digital
  • UII Lepas Mahasiswa Pengabdian Masyarakat SINERA 2026 ke Kabupaten Buton
  • UII Luncurkan Fakultas Teknik Desain Inovasi, Perkuat Kolaborasi untuk Masa Depan Berkelanjutan
  • FIAI UII Gelar Diskusi Kajian Turats Bahas Implementasi Epistemologi Ulil Albab dalam Ilmu Sosial

Gedung GBPH Prabuningrat (Rektorat)
Kampus Terpadu Universitas Islam Indonesia
Jl. Kaliurang km. 14,5 Sleman, Yogyakarta 55584 Indonesia

Telepon: +62 274 898444
Faks: +62 274 898459
Email: info[at]uii.ac.id

Akreditasi Institusi Unggul. Universitas Islam Indonesia telah mendapatkan Akreditasi Institusi Unggul dari Badan Akreditasi Nasional Perguruan Tinggi (BAN-PT) pada tahun 2022.

© Hak Cipta 2025 - Universitas Islam Indonesia - Yayasan Badan Wakaf Universitas Islam Indonesia | Pengelolaan Situs Web | Pernyataan Sangkalan | Tampilan Lama | Konten terakhir dimutakhirkan 25 Januari 2024
Link to: Lengkuas Merah Untuk Redakan Jerawat Link to: Lengkuas Merah Untuk Redakan Jerawat Lengkuas Merah Untuk Redakan Jerawat Link to: Riset Senyawa Turunan Xanton Untuk Antikanker Paru Link to: Riset Senyawa Turunan Xanton Untuk Antikanker Paru Riset Senyawa Turunan Xanton Untuk Antikanker Paru Scroll to top Scroll to top Scroll to top