• Admisi
  • UII Gateway
  • Email
  • Kontak
  • Bahasa Indonesia
  • English
Universitas Islam Indonesia
  • PENDIDIKAN
    • Program Pendidikan
    • Penerimaan Mahasiswa Baru
    • Merdeka Belajar Kampus Merdeka
    • Informasi Beasiswa
    • Fasilitas Kampus
    • Jelajahi Yogyakarta
  • PENELITIAN
    • Pusat Studi & Laboratorium
    • Riset & Pengajaran
    • Portal Jurnal
    • Konferensi & Seminar
  • PENGABDIAN
    • Pengabdian & Dakwah
    • Lingkungan & Keberlanjutan
    • Simpul Tumbuh
    • Donasi UIIPeduli
  • INTERNASIONAL
    • International Admission
    • Kantor Urusan Internasional
    • Mobilitas Internasional
    • Program Gelar Ganda
    • Erasmus+ CBHE di UII
  • LAYANAN
    • Mahasiswa
    • Alumni
    • Kemitraan
    • Publik & Rekan Media
    • Paten & Hak Cipta
  • PROFIL
  • Click to open the search input field Click to open the search input field Search
  • Menu Menu
You are here: Home1 / Berita Kegiatan2 / Perkembangan Terbaru Kasus Covid-19 di Indonesia
Berita Kegiatan

Perkembangan Terbaru Kasus Covid-19 di Indonesia

Continuing Medical Education Fakultas Kedokteran Universitas Islam Indonesia (CME FK UII) mengadakan webinar CORONA 3.0 dengan mengangkat tema “Clinical Update and New Phenomenon of Covid-19”. Webinar ini dilatarbelakangi perkembangan kasus Covid-19 di Indonesia yang dalam satu tahun terakhir telah memakan korban 45.334 ribu jiwa per 30 April 2021. Salah satu upaya pencegahan adalah dengan vaksinasi. Selain menciptakan kekebalan kelompok (herd immunity), vaksinasi juga diharapkan dapat menjaga produktivitas dan meminimalisasi dampak sosial dan ekonomi. Namun, saat ini masyarakat Indonesia masih sedikit yang tervaksin, sehingga masih jauh dari herd immunity.

“Dari 200 vaksin yang diteliti, sebanyak 7 sudah disetujui. Di Indonesia baru ada dua yang diedarkan yaitu, sinovac dan astra zeneca,” papar Dr. dr. Erlina Burhan, M.Sc, Sp.P (K) pada sesi pertama mengenai “Covid-19 Nowadays”.

Varian baru virus covid-19 yang ditemukan di Indonesia pada Maret 2021 adalah VOC B.1.1.7. Varian baru ini diindikasikan dapat meningkatkan transmisi dan dapat mengurangi efektivitas vaksin. Sebelumnya pada November 2020 ditemukan varian baru juga di Indonesia yaitu N439K yang diindikasikan dapat mengurangi keberhasilan vaksin.

“Seiring berjalannya waktu, mutasi pada virus adalah kejadian normal. Ketika variasi yang terbentuk meningkatkan risiko terhadap manusia, baik melalui transmisi, virulensi, dan efektivitas tatalaksana vaksin,” jelasnya.

Semua vaksin memiliki kemampuan dalam mencegah penularan dan manifestasi Covid-19. Semakin banyak yang tervaksin, akan semakin menekan penularan. Sehingga tidak perlu pilih-pilih vaksin.

“Vaksin bukanlah benteng tunggal kita dalam berperang melawan virus covid-19. Protokol 5M, 3T, dan menjaga imunitas tubuh harus selalu kita terapkan dalam kehidupan new normal ini,” tutupnya.

Angka kematian akibat Covid-19 diketahui berkaitan dengan kerusakan pada organ paru-paru. Namun, berbagai penelitian menunjukkan adanya kerusakan pada sistem jantung dan pembuluh, berupa koagulopati pada pasien Covid-19. Koagulopati adalah gangguan pembekuan darah yang mengakibatkan perdarahan yang berlebihan.

“Pada pasien Covid-19 ditemukan tanda koagulopati seperti peningkatan D-dimer, trombositopenia ringan, dan pemanjangan prothrombin time,” papar Prof. Dr. dr. Budi Yuli Setianto, SpPD-KKV, Sp.JP (K) pada sesi dua mengenai “New Phenomenon of Covid-19: Management of Multisystem Inflammatory Syndrome of Coagulopathy.”

Selanjutnya pada sesi terakhir disampaikan langsung oleh dr. Andi Sulistyo Nugroho, Sp.KFR mengenai “Rehabilitasi Medik Pasca Covid-19.” Rehabilitasi tersebut bertujuan untuk memelihara fungsi dan mencegah disabilitas serta meningkatkan kualitas hidup. “Target dari rehabilitasi salah satunya adalah meredakan kecemasan,” jelasnya.

Rehabilitasi medik pasca Covid-19 dibagi menjadi fase akut, subakut, dan jangka panjang. Klinis yang harus diperhatikan adalah status dari virus itu sendiri pada pasien. (UAH/ESP)

4 Mei 2021
Share this entry
  • Share on Facebook
  • Share on X
  • Share on WhatsApp
  • Share on LinkedIn
  • Share by Mail
https://www.uii.ac.id/wp-content/uploads/2021/05/Perkembangan-Terbaru-Kasus-Covid-19-di-Indonesia.png 450 800 humas https://www.uii.ac.id/wp-content/uploads/2026/07/Logo-UII-Kuning.png humas2021-05-04 10:51:592021-08-12 15:10:00Perkembangan Terbaru Kasus Covid-19 di Indonesia

Berita Terakhir

  • UII dan Pemkab Ngawi Eksplorasi Kerja Sama Strategis
  • Tingkatkan Kualitas Riset, UII Gelar Workshop Penguatan Tata Kelola Jurnal Ilmiah
  • UII Inisiasi CDC Islamic Universities National Gathering, Bahas Masa Depan Karier Generasi Z
  • UII Dukung Penanganan Kenakalan Remaja di DIY
  • BP Inauguration 2026: Momen Selebrasi dan Transformasi Mahasiswa Bridging Program UII

Gedung GBPH Prabuningrat (Rektorat)
Kampus Terpadu Universitas Islam Indonesia
Jl. Kaliurang km. 14,5 Sleman, Yogyakarta 55584 Indonesia

Telepon: +62 274 898444
Faks: +62 274 898459
Email: info[at]uii.ac.id

Akreditasi Institusi Unggul. Universitas Islam Indonesia telah mendapatkan Akreditasi Institusi Unggul dari Badan Akreditasi Nasional Perguruan Tinggi (BAN-PT) pada tahun 2022.

© Hak Cipta 2025 - Universitas Islam Indonesia - Yayasan Badan Wakaf Universitas Islam Indonesia | Pengelolaan Situs Web | Pernyataan Sangkalan | Tampilan Lama | Konten terakhir dimutakhirkan 25 Januari 2024
Link to: Tips Menjaga Kesehatan Kulit Ketika Berpuasa Link to: Tips Menjaga Kesehatan Kulit Ketika Berpuasa Tips Menjaga Kesehatan Kulit Ketika Berpuasa Link to: Memperbanyak Doa di Bulan Ramadan Link to: Memperbanyak Doa di Bulan Ramadan Memperbanyak Doa di Bulan Ramadan Scroll to top Scroll to top Scroll to top